Sekretaris I MUI Karawang Soroti Maraknya Peredaran Tramadol dan Eximer, Dampak Mengancam Generasi Muda

- Penulis

Sabtu, 18 April 2026 - 06:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com – Maraknya peredaran obat keras tertentu seperti Tramadol dan Eximer di wilayah Kabupaten Karawang kian meresahkan masyarakat. Obat-obatan tersebut diduga beredar bebas dan menyasar kalangan remaja, sehingga menjadi perhatian serius berbagai pihak.

Sekretaris I MUI Kabupaten Karawang, Yayan Sopian, S.Ag., menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi tersebut. Ia menilai, peredaran obat-obatan ini tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga berdampak besar terhadap moral dan masa depan generasi muda.

“Peredaran obat keras ini sudah sangat mengkhawatirkan. Kurangnya kepekaan para pemangku jabatan menjadi salah satu faktor sehingga para pengedar bisa leluasa menjalankan aksinya,” ujar Yayan saat dimintai keterangan, Sabtu (18/4/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, penyalahgunaan obat seperti Tramadol dan Eximer dapat memicu perubahan perilaku yang signifikan, termasuk hilangnya rasa takut, emosi tidak stabil, hingga tindakan kriminal di kalangan anak muda.

Baca Juga:  Warga Karawang Desak Kapolres Tindak Tegas Peredaran Obat Berbahaya

Ia menegaskan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi pergaulan anak-anak mereka agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan obat-obatan berbahaya tersebut.

“Pengawasan keluarga menjadi benteng utama. Jangan sampai anak-anak kita menjadi korban dari peredaran obat-obatan ini,” tegasnya.

Selain itu, Yayan juga mendorong adanya sinergi antara tokoh agama, tokoh masyarakat, dan aparat penegak hukum untuk melakukan langkah pencegahan serta penindakan yang lebih tegas.

Ia berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait dapat meningkatkan pengawasan, melakukan razia rutin, serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan obat keras tertentu.

“Ini tanggung jawab bersama. Kita harus menyelamatkan generasi muda dari ancaman yang bisa merusak masa depan mereka,” pungkasnya. (LK)

 

 

Berita Terkait

Digempur Polisi! 37 Tersangka dan Puluhan Ribu Pil Haram Dibongkar di Karawang
Kegembiraan Berubah Duka, Penganiayaan di Acara Nikahan Renggut Nyawa
Dugaan Oknum TNI dan Kematian Alfin
Pencurian Motor di Karawang Terungkap Lewat CCTV, Warga Diminta Waspada
Empat Prajurit TNI Diamankan Terkait Dugaan Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS
Modus Rekrutmen Mengatasnamakan PT Dali Foods Indonesia, Korban Merugi Jutaan Rupiah
Dua Terduga Spesialis Curanmor Diringkus Tim Sanggabuana Polres Karawang
Pengerjaan Proyek SMKN Batujaya Tuai Kritik, Pekerja Diduga Tak Gunakan APD
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 08:23

Dualisme MUSKAB KADIN Karawang Memanas, Pakar Hukum Tegaskan Berpotensi Cacat Hukum

Kamis, 16 April 2026 - 14:51

DPRD Karawang Siapkan Rekomendasi Penutupan Theatre Night Mart Usai Sidak

Kamis, 16 April 2026 - 05:09

Kasus Suap Ijon Bekasi, Ade Kuswara Bantah Nama Ono Surono Terkait Aliran Dana

Minggu, 12 April 2026 - 05:24

Viral! Mobil Ngamuk di Tuparev, Polres Karawang Amankan Pelaku

Rabu, 8 April 2026 - 09:47

APBN untuk Motor Listrik, Bukan Gizi? Ujang Suhana Warning BGN soal Potensi Pemborosan Negara

Rabu, 8 April 2026 - 03:25

Lurah Palumbonsari, Indra Sudrajat Kunjungi Rumah Duka Warga yang Meninggal di Medan

Selasa, 7 April 2026 - 03:29

Pansus DPRD Karawang Genjot Raperda Perpustakaan, Soroti SDM dan Digitalisasi

Selasa, 7 April 2026 - 03:17

Pansus DPRD Karawang Intensif Bahas Raperda LKPJ 2025, Evaluasi Kinerja dan Capaian Makro

Berita Terbaru