Karawang | Lintaskarawang.com – Hari yang semula diharapkan membawa rezeki justru berubah menjadi pengalaman pahit bagi Siti Ainun, seorang pedagang Cimim Makaroni yang biasa berjualan di kawasan Jalan Bakan Ngantay, Desa Mekarsari, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang.
Peristiwa itu meninggalkan luka tersendiri bagi Ainun, di tengah harapannya melayani pembeli dan membawa pulang hasil dagangan, ia justru diduga menjadi korban penipuan oleh seorang pria muda yang datang dengan berpura-pura ingin memborong dagangannya.
Menurut keterangan korban, pria tersebut datang dengan sikap meyakinkan, ia mengaku ingin membeli dalam jumlah banyak, membuat Ainun dengan penuh semangat mulai menyiapkan pesanan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun di sela proses transaksi, pelaku kemudian meminjam uang sebesar Rp50 ribu dengan alasan tertentu.
Tanpa menaruh curiga, Ainun memberikan uang tersebut dengan harapan transaksi besar benar-benar terjadi, namun harapan itu pupus setelah membawa uang, pria yang diketahui mengendarai sepeda motor PCX berwarna hitam itu tak pernah kembali.
Bagi sebagian orang, nominal Rp50 ribu mungkin terlihat kecil, namun bagi pedagang kecil yang menggantungkan hidup dari hasil jualan harian, uang tersebut merupakan bagian dari modal yang sangat berarti.
“Awalnya saya percaya karena dia bilang mau borong, saya sampai sudah menyiapkan dagangan, tapi setelah uang dipinjam, orangnya malah pergi dan tidak kembali,” ungkap Siti Ainun, Sabtu (02/05/26).
Kejadian ini menjadi pukulan tersendiri bagi Ainun, sekaligus pengingat bagi para pedagang kecil lainnya agar lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan yang memanfaatkan kepercayaan.
Masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil di wilayah Karawang, diimbau untuk lebih berhati-hati saat bertransaksi dengan orang yang belum dikenal.
Penulis: Juhaeri
Editor: Aan Ade Warino













Tinggalkan Balasan