Karawang | Lintaskarawang.com – Aksi cepat jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Karawang membuahkan hasil tak terduga, dalam kegiatan penertiban pengendara, petugas justru berhasil mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu di kawasan Bundaran Ciplaz, Karawang, Sabtu (25/04/26) sore.
Kapolres Karawang, Fiki N. Ardiansyah, melalui Kasi Humas, Cep Wildan, membenarkan peristiwa tersebut, iIa menjelaskan, penangkapan bermula saat personel Unit Turjawali melakukan pengaturan lalu lintas sekitar pukul 16.30 WIB.
“Anggota yang bertugas memberhentikan seorang pengendara sepeda motor karena tidak menggunakan helm, namun saat diperiksa, gerak-gerik yang bersangkutan mencurigakan sehingga dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya dalam keterangan resmi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Petugas kemudian melakukan penggeledahan terhadap dua orang berinisial BA (22), warga Kutawaluya, dan AH (21), warga Pedes dan dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan enam paket sabu yang disembunyikan di dalam saku celana pelaku.
Tak berhenti di situ, berdasarkan hasil interogasi awal, pelaku mengaku telah menyebarkan sejumlah paket sabu di beberapa titik serta masih menyimpan barang lainnya di kediamannya.
“Dari pengakuan pelaku, sebagian paket sudah diedarkan dan sebagian lainnya masih disimpan dengan total sementara yang berhasil diidentifikasi sebanyak 26 paket sabu,” tambahnya.
Menindaklanjuti temuan tersebut, petugas di lapangan langsung berkoordinasi dengan Perwira Pengendali untuk mengamankan pelaku beserta barang bukti. Selanjutnya, kedua terduga pelaku diserahkan kepada Satuan Reserse Narkoba Polres Karawang guna pengembangan lebih lanjut.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bentuk kesigapan anggota di lapangan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami tidak hanya fokus pada ketertiban lalu lintas, tetapi juga berkomitmen memberantas segala bentuk tindak pidana, termasuk peredaran narkotika di wilayah hukum Karawang,” tegas Kapolres melalui Kasi Humas.
Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas dalam kasus tersebut.
Reporter: Fitri
Penyunting: Aan Ade Warino













Tinggalkan Balasan