Kadisnaker Karawang: Program Magang ke Jepang Jadi Solusi Atasi Ketimpangan Lapangan Kerja

- Penulis

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com – Mewakili Bupati Karawang, Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, H. Asep Aang Rahmatullah, S.STP., M.P., membuka kegiatan Pembekalan Program Magang ke Jepang yang merupakan kolaborasi antara Disnakertrans Karawang, Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, dan IM Japan. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Husni Hamid, Kamis (7/5/2026).

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang, Rosmalia Dewi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program magang ke Jepang menjadi salah satu solusi atas ketidakseimbangan antara jumlah pencari kerja dengan ketersediaan lapangan pekerjaan di dalam negeri.

Menurutnya, program ini tidak hanya membuka peluang kerja bagi generasi muda, tetapi juga menjadi sarana peningkatan keterampilan, pengalaman internasional, serta penguatan karakter dan etos kerja peserta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Sekretaris Daerah Karawang, H. Asep Aang Rahmatullah, menegaskan bahwa program magang ke Jepang merupakan salah satu terobosan nyata yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Karawang di bawah kepemimpinan Bupati Karawang sebagai upaya menekan angka pengangguran secara signifikan.

Dalam arahannya, Sekda berpesan kepada seluruh peserta agar menanamkan semangat juang yang tinggi sejak dini. Ia menilai kemampuan beradaptasi dengan budaya dan lingkungan baru menjadi salah satu kunci utama keberhasilan selama menjalani program di Jepang.

Baca Juga:  GEPREK Siapkan 15.000 Pengangguran untuk Aksi Kepung Kawasan Karawang dan Pemda

“Tantangan hidup di negara maju seperti Jepang menuntut ketahanan mental yang luar biasa. Karena itu, para peserta harus mempersiapkan diri secara matang, baik dari segi keterampilan, disiplin, maupun mentalitas,” ujarnya.

Meski demikian, Sekda mengingatkan agar para peserta tetap menjaga identitas dan nilai-nilai budaya sebagai masyarakat Karawang dan bangsa Indonesia.

“Ingat peribahasa, ‘Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung’. Kalian harus pandai menyesuaikan perilaku, sikap, serta menghormati kultur dan budaya kehidupan di sana. Jika kalian mampu menyelaraskan diri dengan aturan dan tradisi di Jepang tanpa kehilangan jati diri, saya yakin kalian akan sukses dan pulang membawa perubahan bagi keluarga serta Kabupaten Karawang,” tegasnya.

Program magang ke Jepang ini diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi para peserta dalam meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan global, sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan sumber daya manusia yang unggul di Kabupaten Karawang. (LK)

Berita Terkait

16 Peserta Pemagangan Disnakertrans Karawang Raih Sertifikat BNSP, Tiga Langsung Diterima Kerja
NAMA SAMBAS MUNCUL DALAM PENGADAAN RAPAT K3S, STATUS ASN KORWIL DIPERTANYAKAN: ADA POTENSI KONFLIK KEPENTINGAN?
Diduga Ada Pembiayaan Ganda Operasional Korwil Cambidik, Transparansi Disdik Karawang Dipertanyakan
Bupati Aep Wujudkan Janji, Modul Belajar Gratis Hadir untuk Siswa SD dan SMP se-Karawang
Bhabinkamtibmas Polsek Rengasdengklok Bersama Masyarakat dan Mahasiswa KKN Unsika Gelar Kerja Bakti Bersihkan Eceng gondok
Tasyakuran Milad Karang Taruna Guruh Raja Gumilang Jadi Momentum Perkuat Kepedulian Sosial dan Persatuan Pemuda
Pipik Taufik Ismail Serap Aspirasi Warga Telukbango, Tegaskan Pengawasan Anggaran Harus Berdampak untuk Masyarakat.
Serap Aspirasi Warga Rengasdengklok, Pipik Taufik Tegaskan Pengawasan Anggaran Harus Berdampak Nyata
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 05:14

Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus

Rabu, 16 September 2026 - 02:32

Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang

Jumat, 11 September 2026 - 04:25

Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan

Jumat, 11 September 2026 - 04:12

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga

Jumat, 11 September 2026 - 02:35

DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Kamis, 10 September 2026 - 12:14

Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang

Kamis, 10 September 2026 - 08:22

Proyek Jalan di Puseurjaya Disorot, Muncul Dugaan Permintaan Uang Koordinasi hingga Jutaan Rupiah

Senin, 7 September 2026 - 12:27

63 Desa Terima LHP AMJ, Publik Karawang Menanti Dibukanya Temuan dan Tindak Lanjut

Berita Terbaru