Di Balik Hingar Bingar Dualisme KADIN, UMKM Menjerit di Tengah Kemegahan

- Penulis

Rabu, 15 April 2026 - 07:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi

Gambar Ilustrasi

Karawang | Lintaskarawang.com – Hingar bingar pelaksanaan Musyawarah Kabupaten (Mukab) Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Karawang pada Rabu (15/4/2026) justru menimbulkan ironi yang mendalam. Di tengah gegap gempita acara yang digelar di dua tempat berbeda, yakni di Hotel Mercure Karawang dan Resinda Hotel, muncul sorotan tajam dari para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Dualisme KADIN yang terjadi saat ini bukan hanya menjadi konsumsi elite organisasi, tetapi juga berdampak pada kepercayaan publik, khususnya para pelaku usaha kecil yang selama ini menggantungkan harapan pada KADIN sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

Sejumlah pelaku UMKM mengaku melihat situasi ini dengan sinis. Mereka menilai, organisasi yang seharusnya menjadi wadah pemersatu dan pembina dunia usaha justru terjebak dalam konflik internal yang mempertontonkan kemegahan dan ego sektoral.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Harusnya KADIN itu jadi contoh, jadi penggerak ekonomi rakyat. Tapi yang terlihat sekarang malah saling menunjukkan kekuatan dan kemewahan,” ungkap salah satu pelaku UMKM di Karawang yang enggan disebutkan namanya.

Pelaksanaan Mukab yang berlangsung di dua lokasi berbeda, dengan waktu dan hari yang sama, semakin mempertegas adanya perpecahan yang belum menemukan titik temu. Kondisi ini dinilai berpotensi melemahkan peran strategis KADIN dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di sektor UMKM.

Baca Juga:  Bupati Aep Syaepuloh Benahi Sistem Loker Online, Industri Karawang Kembali Percaya Disnaker

Padahal, di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompleks, UMKM membutuhkan pendampingan, akses permodalan, serta jaringan pasar yang kuat peran yang seharusnya dapat difasilitasi oleh KADIN secara optimal.

Alih-alih menjadi solusi, dualisme ini justru dinilai memperlihatkan egoisme kelompok yang lebih mengedepankan kepentingan masing-masing dibandingkan kepentingan bersama.

Situasi ini tentu menjadi catatan serius bagi semua pihak, terutama para pemangku kepentingan di tubuh KADIN, agar segera melakukan konsolidasi dan rekonsiliasi demi mengembalikan marwah organisasi.

Terlepas dari polemik yang terjadi, masyarakat dan pelaku usaha berharap KADIN Karawang dapat kembali ke khitahnya sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Ke depan, diharapkan tidak ada lagi konflik yang justru merugikan pelaku usaha kecil, melainkan langkah nyata yang mampu memberikan dampak langsung bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat luas.

(LK)

Berita Terkait

KERSA Dorong Ekspansi Usaha Ajak UMKM Masuk Sistem Franchise‎
Dari Karawang hingga Depok, Wisatawan Serbu Puncak di Penghujung Liburan
Desa Wadas Kembangkan Green House Melon Premium Lewat BUMDes
Pengusaha Asal Karawang Tembus Pasar Eropa dan Asia
Peresmian Dapur MBG Jomin Barat, Babinsa Tekankan Pentingnya SOP
Program Mentorship 360 dan UMKM Naik Kelas 2025, Perkuat Daya Saing UMKM Karawang
Wonderland Galuh Mas Karawang Hadirkan Promo Libur Natal dan Tahun Baru
Pemkab Karawang Gelar Opadi, Antisipasi Kenaikan Harga Jelang Nataru
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 07:37

Bapenda Karawang Luncurkan SIPAKAR, Layanan Pajak Daerah Kini Terintegrasi Digital

Selasa, 14 April 2026 - 05:38

Usai Tutup Masa Jabatan, Anwar Usman Tersungkur di MK

Senin, 13 April 2026 - 19:19

Cuma Modal KTP! Warga Karawang Kini Bisa Berobat Gratis Tanpa BPJS

Minggu, 12 April 2026 - 07:36

KRL Tembus Karawang, Cikampek Disiapkan Jadi Depo Utama

Sabtu, 11 April 2026 - 05:34

Turun ke Desa, Pipik Taufik Ismail Tampung Keluhan Warga soal PJU, Rutilahu, dan Drainase

Jumat, 10 April 2026 - 07:55

Kasus Suap Proyek Bekasi, Ade Kuswara Kunang Klaim Tak Ada Aliran Dana ke Ono Surono

Kamis, 9 April 2026 - 18:55

LSM Laskar NKRI Napak Tilas di Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok

Rabu, 8 April 2026 - 12:57

Prabowo Kumpulkan Kabinet, Putuskan Harga Haji Turun dan IUP di Kawasan Hutan Dievaluasi

Berita Terbaru