UMKM Terbantu, Kemenperin Sediakan Program Pendampingan Sertifikasi Halal

- Penulis

Kamis, 29 Februari 2024 - 12:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Credit photo Kemenperin

Credit photo Kemenperin

Lintaskarawang.com – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah mengumumkan peluncuran program pendampingan sertifikasi halal yang bertujuan untuk mendukung 1250 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh Indonesia. Program ini dirancang untuk membantu UMKM dalam memperoleh sertifikasi halal, dengan harapan meningkatkan daya saing produk-produk lokal.

Menurut Menteri Perindustrian, langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat ekosistem UMKM di Indonesia. “Kami berkomitmen untuk memberikan dukungan kepada UMKM agar dapat bersaing di pasar global melalui penerapan standar halal yang lebih baik,” ujar Menteri Perindustrian dalam konferensi persnya.

Program pendampingan ini mencakup serangkaian kegiatan seperti pelatihan, konsultasi, dan bimbingan teknis terkait persyaratan sertifikasi halal. UMKM yang berhasil mengikuti program ini akan mendapatkan bantuan dalam proses pengajuan sertifikasi halal.

Salah satu pemilik UMKM yang telah mengikuti program ini, mengatakan bahwa pendampingan yang diberikan oleh Kemenperin sangat membantu dalam memahami proses dan persyaratan sertifikasi halal. “Kami merasa terbantu dan semakin yakin bahwa produk kami dapat bersaing di pasar yang semakin kompetitif,” ujarnya.

Bagi UMKM yang tertarik untuk mengikuti program pendampingan sertifikasi halal ini, informasi lebih lanjut tentang syarat dan alur pendaftarannya dapat dilihat di [sini](https://www.instagram.com/p/C34xar4SfvB/).

(Red)

Berita Terkait

Pedagang Tolak Revitalisasi Pasar Telagasari, Minta DPRD Gelar RDP
Disnakertrans Karawang dan Polban Gelar Pelatihan Servis AC Mobil untuk Alumni BLK
Pendampingan UMKM Mentorship 2026 di Rawamerta Di Gelar, Perkuat Kapasitas Pelaku Usaha agar Naik Kelas.
ORMAS/LSM Karawang Soroti Dugaan Monopoli Pengelolaan Limbah B3 CATL, Perusahaan Lokal Merasa Tersisih
Mr Kim Desak Pemkab Karawang Tindak Tegas Alfamart Kalijaya, Soroti Dugaan Manipulasi Persetujuan Lingkungan
KWT Mbah Cipto di Telukjambe Jadi Percontohan Urban Farming, Produksi Ribuan Sayuran hingga Edukasi Anak
Warga Kalijaya Melawan: Dugaan “Akal-akalan Izin” Minimarket Picu Kemarahan Publik
Modernisasi Pertanian Tanpa Reforma Agraria Dinilai Ilusi, Aktivis Soroti Ketimpangan Lahan di Karawang
Berita ini 2 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:30

Ketum BARAK Indonesia Tantang KIM Buka Data: Jangan Asal Kaitkan Ormas dengan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:23

Ketum Banaspati Minta KIM Tak Cap Ormas dan LSM sebagai Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:43

Laskar Merah Putih Kritik KIM: Jangan Stigmatisasi Ormas sebagai Pengganggu Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:29

Fajar Try Suari Kritik Narasi KIM: Audiensi Ormas dan LSM Tak Bisa Serta-Merta Dikategorikan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:16

KIM Disorot, H. Surono: Jangan Balik Narasi, Kritik Masyarakat Harus Dijawab

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:07

Kunjungan Panja DPR RI Dituding Bersifat Sepihak: Pengamat Sebut Keluhan Kawasan Industri Karawang Kaburkan Akar Masalah Lingkungan dan Hak Warga Lokal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:53

BPPKB Banten Karawang Sentil KIM: Jangan Jadikan Investasi Alasan Membungkam Kritik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:46

Sekjen DPP GMPI Kritik Keras KIM Karawang: Jangan Jadikan Isu Investasi untuk Membungkam Kontrol Sosial

Berita Terbaru