Disnakertrans Karawang dan Polban Gelar Pelatihan Servis AC Mobil untuk Alumni BLK

- Penulis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com — Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang bersama Politeknik Negeri Bandung (Polban) menggelar pelatihan servis dan perbaikan sistem pengondisian udara (AC) mobil di Balai Latihan Kerja (BLK) Karawang, Rabu (12/8/2026).

Pelatihan tersebut diikuti 16 peserta yang merupakan alumni BLK Karawang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi peserta, khususnya alumni yang telah memiliki usaha di bidang servis dan perbaikan AC.

Kepala UPTD BLK Disnakertrans Kabupaten Karawang, Agung Jauhari, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari kerja sama antara BLK Karawang dan Polban yang telah berlangsung sekitar lima tahun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk kegiatan dengan Polban Bandung ini sudah bekerja sama selama lima tahun. Kali ini bentuk kerja samanya melalui pelatihan AC mobil, termasuk bantuan alat dan pembelajaran kepada alumni BLK,” ujar Agung.

Menurutnya, peserta sengaja melibatkan alumni yang telah memiliki usaha agar keterampilan mereka dapat terus dikembangkan sekaligus membuka peluang usaha yang lebih luas.

“Alumni BLK ini kita panggil, khususnya yang sudah memiliki wirausaha, agar dapat meningkatkan keterampilan sekaligus penghasilannya,” katanya.

Agung menjelaskan, sebagian peserta sebelumnya lebih banyak menangani servis AC rumah. Melalui pelatihan tersebut, mereka memperoleh pengetahuan baru mengenai sistem AC kendaraan sehingga dapat menambah jenis layanan yang ditawarkan kepada masyarakat.

“Sebelumnya mereka ada yang berwirausaha di bidang AC rumah, sekarang belajar perbaikan AC mobil. Jadi ada pengetahuan baru yang bisa dikembangkan dan mudah-mudahan dapat menambah penghasilan,” tuturnya.

Kenalkan Teknologi Refrigeran Ramah Lingkungan

Sementara itu, narasumber dari Polban, Prof. Ir. Sumeru, M.T., Ph.D., mengatakan pelatihan tidak hanya diperuntukkan bagi peserta yang sudah berpengalaman, tetapi juga bagi mereka yang baru mulai mempelajari servis AC mobil.

Bagi peserta yang telah memiliki pengalaman, pelatihan diharapkan dapat meningkatkan keterampilan sekaligus memastikan proses servis dilakukan sesuai prosedur. Sementara bagi peserta yang masih pemula, pelatihan diharapkan menjadi bekal untuk membuka usaha servis AC mobil.

“Yang sudah memiliki pengalaman diharapkan bisa meningkatkan skill dan melakukan tindakan servisasi dengan benar. Sedangkan yang belum berpengalaman, setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan bisa membuka bengkel servis AC mobil sendiri,” jelas Sumeru.

Baca Juga:  Pemkab Karawang Gelar Opadi, Antisipasi Kenaikan Harga Jelang Nataru

Selain keterampilan teknis, peserta juga dikenalkan dengan penggunaan refrigeran yang lebih ramah lingkungan, salah satunya R1234yf. Refrigeran tersebut telah banyak digunakan pada kendaraan di Eropa dan Amerika Serikat serta memiliki nilai global warming potential (GWP) di bawah satu.

Kondisi tersebut berbeda dengan refrigeran R134a yang masih banyak digunakan di Indonesia. R134a memiliki nilai GWP sekitar 1.430 sehingga dampaknya terhadap pemanasan global jauh lebih besar apabila terjadi kebocoran.

“AC mobil itu relatif mudah bocor karena ada getaran dari mesin. Ketika refrigeran bocor, sama saja kita membuang zat yang dapat membuat bumi semakin panas,” ungkapnya.

Sumeru menyebutkan, refrigeran R1234yf sebenarnya sudah tersedia di Indonesia. Namun, penggunaannya masih terbatas, antara lain pada kendaraan kelas premium seperti Ferrari dan Lamborghini. Salah satu kendalanya adalah harga yang masih relatif mahal karena tingkat penggunaannya belum luas.

Menurutnya, apabila penggunaan R1234yf semakin masif dan diproduksi secara massal, harga refrigeran tersebut berpotensi menjadi lebih terjangkau.

“Kalau diproduksi secara massal, kemungkinan harganya bisa sama dengan freon biasa. Karena itu harus ada upaya dari pemerintah untuk menganjurkan penggunaan refrigeran yang lebih ramah lingkungan,” ucapnya.

Polban Siapkan Pengembangan Pelatihan AC Mobil Listrik

Sumeru menambahkan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan Polban. Dalam kerja sama tersebut, Polban turut memberikan bantuan berupa trainer unit atau perangkat praktik kepada BLK Karawang untuk mendukung proses pembelajaran peserta.

Ke depan, kerja sama antara Polban dan BLK Karawang juga diarahkan pada perkembangan teknologi otomotif, khususnya kendaraan listrik.

Jika tahun ini pelatihan difokuskan pada sistem AC mobil berbahan bakar minyak, pada tahun berikutnya pelatihan ditargetkan mulai menyasar teknologi AC kendaraan listrik.

“Kalau tahun ini kita fokus pada AC mobil berbahan bakar minyak, insyaallah tahun depan kita akan memberikan pelatihan AC mobil listrik,” pungkas Sumeru.

Melalui pelatihan tersebut, Disnakertrans Karawang dan Polban berharap kompetensi alumni BLK semakin meningkat, sehingga mereka tidak hanya mampu bersaing di dunia kerja, tetapi juga dapat mengembangkan usaha mandiri dan menciptakan peluang ekonomi baru di masyarakat. (LK)

Berita Terkait

Viral Loker PT Midea Indonesia, Dugaan Pungutan Rp10 Juta Jadi Sorotan: Rekrutmen Kerja atau Jual Kursi?
Pendampingan UMKM Mentorship 2026 di Rawamerta Di Gelar, Perkuat Kapasitas Pelaku Usaha agar Naik Kelas.
Diantar Ratusan Pendukung, Asep Supriadi Resmi Daftar Calon Kepala Desa Waringin Jaya
Hadiri Rapim Kadin Karawang 2026, Wabup Maslani Tegaskan Komitmen Jaga Iklim Investasi Demi Dongkrak Ekonomi Daerah
ORMAS/LSM Karawang Soroti Dugaan Monopoli Pengelolaan Limbah B3 CATL, Perusahaan Lokal Merasa Tersisih
Mr Kim Desak Pemkab Karawang Tindak Tegas Alfamart Kalijaya, Soroti Dugaan Manipulasi Persetujuan Lingkungan
KWT Mbah Cipto di Telukjambe Jadi Percontohan Urban Farming, Produksi Ribuan Sayuran hingga Edukasi Anak
Warga Kalijaya Melawan: Dugaan “Akal-akalan Izin” Minimarket Picu Kemarahan Publik
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 14:23

Ada Apa di Hulu Cilamaya? H. Jalal Turun ke Situdam, Pengawasan Limbah Dipertanyakan

Kamis, 10 September 2026 - 07:07

Diiringi Ratusan Pendukung, Asep Supriadi Alias Penser Raih Nomor Urut 3 Pilkades Waringinjaya Kedungwaringin

Minggu, 6 September 2026 - 07:22

Reuni Karyawan PT Farel Internusa Pratama Digelar di Kalimati Amansari, Pererat Silaturahmi Lewat Makan Bersama

Sabtu, 5 September 2026 - 06:55

Korupsi KPR Fiktif PT BAS Rp237 Miliar, Wakil Ketua Bidang Advokasi PDIP Karawang Desak Kejari Bongkar Dugaan Keterlibatan Oknum BTN

Rabu, 2 September 2026 - 04:48

Ratiban Rutin di Kediaman Marjono, Ratusan Warga Sumber urip Padati Doa Bersama Setiap Selasa Malam

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:26

Mr. Kim: Coffee Morning Kodim 0604 Karawang Jadi Sejarah Baru Sinergi TNI dengan Ormas dan LSM

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:41

Direktur CV. Pakar Bangunan Konstruksi,Nurhali Ajak Masyarakat Isi Kemerdekaan dengan Semangat Gotong Royong dan Pembangunan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:35

Hj. Saidah Anwar Nahkodai PBI Karawang Periode 2026–2030, Siap Bangun Prestasi Olahraga Boling

Berita Terbaru