Karawang, Lintaskarawang.com — Biaya pengangkutan hasil panen padi menggunakan ojek online gabah di Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang, mengalami lonjakan signifikan. Warga Dusun Karajan Pacing dan Dusun Kalenputat, Desa Pacing, Kecamatan Jatisari, menyebut tarif angkut naik dari Rp10.000 menjadi Rp25.000 per karung.
Kenaikan tarif ini disebabkan oleh kondisi jalan menuju area persawahan yang rusak parah. Jalur yang biasa dilalui ojek kini dipenuhi lumpur dan genangan air, menyulitkan pengojek dalam mengangkut hasil panen.
“Kalau dulu ojek cuma minta sepuluh ribu per karung, sekarang dua puluh lima ribu. Mereka bilang karena jalannya rusak banget, motor sering nyangkut,” ujar seorang petani setempat, Kamis (29/05/25).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kerusakan jalan tersebut diketahui semakin parah setelah hujan mengguyur wilayah Jatisari beberapa waktu terakhir. Hingga kini, belum ada perbaikan menyeluruh dari pihak terkait.
Warga berharap pemerintah desa maupun pemerintah kabupaten segera turun tangan memperbaiki akses jalan. Menurut mereka, jalan rusak tidak hanya meningkatkan ongkos produksi pertanian, tetapi juga berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi warga secara umum.
“Jangan nunggu musim panen lewat, ini urgen. Kita rugi kalau ongkos naik terus begini,” kata salah satu warga Dusun Kalenputat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah daerah terkait kondisi jalan di wilayah tersebut.
Penulis: Juhaeri













Tinggalkan Balasan