KARAWANG | Lintaskarawang.com – Kepala Dusun di Desa Cengkong, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, menyampaikan hak jawab dan klarifikasi terkait informasi yang beredar di masyarakat mengenai dugaan keberpihakan perangkat desa dalam dinamika politik menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).
Dalam klarifikasinya, Kepala Dusun tersebut menegaskan bahwa dirinya tidak pernah bermaksud mengkampanyekan maupun memberikan dukungan politik kepada salah satu bakal calon Kepala Desa Cengkong. Ia juga membantah terlibat sebagai tim sukses ataupun dalam kegiatan politik praktis.
Menurutnya, peristiwa yang menjadi sorotan terjadi ketika dirinya menerima kunjungan BPK Dewan Haji Mulyadi dari Partai NasDem di lingkungan Perumahan BCL. Dalam kesempatan tersebut, ia menyebut dirinya berada dalam kapasitas sebagai tuan rumah sekaligus bagian dari masyarakat.
“Dalam kapasitas sebagai tuan rumah sekaligus bagian dari masyarakat, saya menyambut dan berkomunikasi sebagaimana hubungan sosial kemasyarakatan pada umumnya,” ujarnya dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, interaksi yang terjadi dalam pertemuan tersebut merupakan spontanitas dalam hubungan sosial dan tidak dimaksudkan sebagai kegiatan kampanye ataupun bentuk dukungan kepada bakal calon tertentu.
Kepala Dusun tersebut juga menyampaikan bahwa pada saat peristiwa berlangsung, tahapan Pilkades secara resmi menurut keterangannya belum dibuka. Karena itu, ia berharap kejadian tersebut tidak dipahami di luar konteks maupun dijadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa dirinya telah melakukan kegiatan kampanye atau menunjukkan keberpihakan politik.
Ia menegaskan tetap menghormati hak politik setiap warga negara, termasuk seluruh bakal calon Kepala Desa Cengkong. Sebagai perangkat desa, dirinya menyadari pentingnya menjaga profesionalitas, integritas dan netralitas dalam menjalankan tugas.
“Sebagai perangkat desa, saya menyadari pentingnya menjaga profesionalitas, integritas, serta sikap netral dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat tanpa membeda-bedakan pilihan politik,” katanya.
Terkait adanya ucapan, gestur maupun situasi dalam video yang kemudian menimbulkan persepsi seolah-olah dirinya sedang berkampanye atau memberikan dukungan politik, ia menghargai perhatian dan masukan yang disampaikan masyarakat.
Namun, ia berharap setiap informasi yang beredar dapat dilihat secara utuh dengan mempertimbangkan konteks kejadian, sehingga tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru mengenai sikap dan posisinya sebagai perangkat desa.
Ia menyampaikan hak jawab dan klarifikasi tersebut sebagai bentuk tanggung jawab, keterbukaan serta penghormatan kepada masyarakat Desa Cengkong.
“Saya berharap persoalan ini dapat disikapi secara bijaksana, objektif, dan tidak menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Klarifikasi tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran dari sisi pihak yang bersangkutan sekaligus menjaga suasana tetap kondusif di tengah dinamika politik Desa Cengkong. Seluruh pihak diharapkan dapat mengedepankan sikap saling menghormati serta tidak mudah menarik kesimpulan sebelum memperoleh informasi yang utuh dan terverifikasi.
Penulis : Juhana
Penyunting : Wahid
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT













Tinggalkan Balasan