Dokumen Dikunci, Kebenaran Dikuliti: PUPR Karawang Disomasi Soal Izin TNM

- Penulis

Kamis, 29 Januari 2026 - 14:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com Dinamika keterbukaan informasi di Kabupaten Karawang kini memasuki babak krusial. Pada Kamis (29/01/2026), Federasi Mahasiswa Islam (FMI) Karawang dan Advokat Persaudaraan Islam (API) Karawang resmi melayangkan Somasi I (Legal Notice) bernomor 01/API/I/2026 kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karawang. Langkah hukum pra-litigasi ini diambil menyusul sikap tidak kooperatif instansi tersebut dalam membuka dokumen perizinan Theater Night Mart (TNM).

Ketua Federasi Mahasiswa Islam (FMI) Karawang, Febry Ramadhan, menegaskan bahwa langkah ini diambil setelah upaya administratif sejak 12 Januari 2026 dan surat penagihan (Urgent Recall) pada 21 Januari diabaikan tanpa alasan hukum yang jelas. Menurut Febry, resistensi birokrasi ini mengindikasikan adanya degradasi transparansi yang sistemik. “Berdasarkan fakta Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD yang mengungkap anomali data OSS dan tidak terpenuhinya syarat teknis PBG, tindakan menahan dokumen publik ini patut diduga sebagai upaya sadar menyembunyikan bukti kejahatan administrasi atau concealment of evidence,” tegas Febry.

Di sisi lain, Advokat Persaudaraan Islam (API) Karawang memberikan tinjauan yuridis yang tajam terkait implikasi pengabaian informasi ini. Ketua API Karawang, Wira Andhika, S.H., menyatakan bahwa somasi ini adalah instrumen Ultimum Remedium. Pihaknya mengacu pada Pasal 52 UU KIP terkait delik pidana informasi publik dan Pasal 20 UU No. 1 Tahun 2023 tentang pertanggungjawaban personal pejabat atas pembiaran (omission). API Karawang memberikan tenggat waktu 7×24 jam bagi Dinas PUPR untuk memulihkan hak publik sebelum eskalasi perkara dipindahkan ke Ombudsman RI dan Kejaksaan Negeri Karawang atas dugaan penyalahgunaan wewenang.

Gerakan ini juga mendapatkan dukungan penuh dari Forum Aliansi Ormas Islam Karawang Bersatu yang diinisiasi oleh Agus Iman. Menurut Agus, sinergi antara Federasi Mahasiswa Islam (FMI) dan Advokat Persaudaraan Islam (API) adalah bentuk tanggung jawab moral masyarakat sipil dalam menuntut akuntabilitas daerah. Ia menegaskan bahwa mosi tidak percaya masyarakat terhadap profesionalisme Dinas PUPR Karawang akan semakin kuat jika transparansi yang merupakan mandat mutlak terus diabaikan.

Kehadiran langsung FMI dan API di Kantor Dinas PUPR menjadi sinyal bahwa supremasi hukum dan UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik harus ditegakkan. Bagi publik Karawang, keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bukti nyata dari tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

(Nur)

Berita Terkait

FMSB TEGASKAN KOMITMEN KAWAL PERSOALAN PT CMM, IQBAL MAULANA: JANGAN LECEHKAN PENEGAKAN ATURAN PEMERINTAH DAERAH!
Ahmad Basuni Nomor Urut 1, Ahmad Jaenudin Nomor 2 dalam Pilkades Sampalan Kutawaluya
Masyarakat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Mushola SMPN I Pakisjaya Diduga Tidak Transparan.dan abaikan K3.
Dugaan Penjualan Buku LKS Rp15 Ribu di SDN Gempol Karya 1 Jadi Sorotan, Aturan Bupati Karawang Dipertanyakan
SEGEL DIPASANG, AKTIVITAS DIDUGA BERJALAN: MENGUJI KETEGASAN DAN KOMITMEN PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG TERHADAP PT CMM
Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian
GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA
JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:37

Dini Novi Andriyani S.E. Raih Nomor Urut 1 dalam Pengundian Calon Kepala Desa Sindangkarya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:16

Sekolah Negeri Tak Boleh Jual LKS? Dugaan Buku Rp15 Ribu di Karawang Memicu Tanda Tanya Besar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:37

Bolos Sekolah, Sejumlah Siswa SMP Terjaring Patroli Satpol PP dan MP Kecamatan Rengasdengklok

Senin, 12 Oktober 2026 - 03:20

Selesai Diikuti Ratusan Atlet, Kejurkab PBSI Karawang 2026 Dihujani Protes Soal Aturan ID Peserta

Senin, 12 Oktober 2026 - 03:15

Kejurkab PBSI Pengkab Karawang 2026, Tuai Protes

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:25

Proyek Sanitasi Ratusan Juta di Pajaten Jadi Sorotan, 23 Unit Dibangun, Papan Informasi Diduga Belum Terpasang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:44

210 Bakal Calon Kades Ikuti Tes CAT, Bupati Karawang Tegaskan Seleksi Harus Transparan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 01:51

Pekerja Tak Pakai APD, Proyek Rehabilitasi SDN Batujaya I Karawang Jadi Sorotan

Berita Terbaru