PT FCC Mangkir dari RDP, DPRD Karawang dan FKUB Tegaskan Komitmen Tuntaskan Persoalan

- Penulis

Kamis, 11 September 2025 - 12:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi IV DPRD Kabupaten Karawang dengan Forum Karawang Utara Bergerak (FKUB) yang digelar di ruang Komisi DPRD Karawang pada Kamis (11/9/2025), menuai sorotan tajam. Pasalnya, pihak PT Fuji Carburetor Co., Ltd. (FCC) Indonesia tidak hadir dalam agenda tersebut. Kamis (11/9/2025).

Rapat penting ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Karawang, H. Endang Sodikin, S.Pd.I., S.H., M.H., serta dihadiri Ketua Komisi IV DPRD Karawang, Drs. H. Asep Junaedi, M.Pd. Forum ini sejatinya menjadi wadah klarifikasi terkait dugaan pelecehan martabat warga Karawang oleh oknum HRD PT FCC.

Ketidakhadiran perusahaan tersebut dinilai menimbulkan kekecewaan. PT FCC dalam suratnya berdalih memiliki agenda internal yang padat dan audit dari induk perusahaan, sehingga meminta penjadwalan ulang pada Selasa, 16 September 2025 mendatang. Sikap ini dituding sebagai bentuk intervensi terhadap kewenangan DPRD Karawang dalam menentukan jadwal RDP.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua DPRD Karawang, Endang Sodikin, menegaskan bahwa lembaganya akan tetap berkomitmen menuntaskan persoalan ini. “RDP akan dijadwalkan ulang, namun kami memastikan pihak PT FCC wajib hadir. Kami juga menyiapkan penerjemah bahasa Jepang agar tidak ada alasan komunikasi yang menghambat forum,” tegasnya.

Sementara itu, Forum Karawang Utara Bergerak (FKUB) menyatakan kekecewaan mendalam atas mangkirnya pihak perusahaan. Mereka menegaskan akan melayangkan surat kepada Polres Karawang dan bahkan siap mendatangi Kementerian BKPM jika PT FCC kembali tidak hadir dalam RDP berikutnya.

Baca Juga:  Dewan Tani H. Karsim Dengarkan Keluhan Petani Sekarwangi, Soroti Krisis Air Irigasi hingga Serangan Hama Tikus

“Jika pada RDP selanjutnya PT FCC kembali mangkir, kami akan menuntut eksekusi nyata terhadap oknum yang telah membuat kegaduhan di Karawang. Kami ingin keadilan ditegakkan agar martabat masyarakat Karawang tidak terusik,” tegas perwakilan FKUB.

Di sisi lain, LBH Bumi Proklamasi yang turut mendampingi FKUB menegaskan proses hukum tetap berjalan. Mereka mendesak kepolisian segera menggelar perkara terkait dugaan pelanggaran Pasal 156 KUHP yang dilakukan oleh salah seorang oknum PT FCC, Oktav Hardiansyah.

“Kami berharap PT FCC menghormati proses hukum yang tengah berjalan di Polres Karawang. Kami juga menuntut agar kepolisian tetap profesional, menjaga koridor hukum, dan memberikan atensi khusus terhadap aspirasi masyarakat Karawang,” ujar perwakilan LBH Bumi Proklamasi.

RDP ini menjadi momentum penting bagi DPRD, FKUB, dan masyarakat untuk memperjuangkan keadilan. Kini, publik menunggu langkah tegas DPRD Karawang dalam memastikan kehadiran PT FCC pada rapat lanjutan serta keseriusan aparat penegak hukum dalam menangani persoalan yang telah mencoreng martabat warga Karawang tersebut. (LK)

Berita Terkait

Proyek JUT Mekarjaya Jadi Perhatian, Warga Soroti Dugaan Ketebalan Base Course
Rehabilitasi SDN Ciptamarga II Karawang Disorot, Kusen Kropos Diduga Belum Tersentuh
Dugaan Eksploitasi Seragam dan Bangunan di MTs Mursidul Falah Karawang Capai Rp1,3 Juta per Siswa
Musyawarah Kekeluargaan Dugaan Pelecehan Anak di Karawang Berakhir Buntu, Keluarga Korban Pertimbangkan Jalur Hukum
Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Jayakerta Masuk Tahap Klarifikasi, Korban hingga Saksi Dipanggil Polresta Karawang
Diduga Cemarkan Nama Baik FWJI, Mantan Ketua Korwil Bekasi RSP alias Ros Dilaporkan ke Polisi
Monev Disdikbud Karawang Jangan Sekadar Formalitas: Hasil, Temuan dan Tindak Lanjut Harus Terukur
Dari ARKAS ke Penyedia: Dugaan Pengondisian Pengadaan dan Tagihan Sekolah Dasar di Karawang Dipertanyakan
Berita ini 27 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:30

Rehabilitasi SDN Ciptamarga II Karawang Disorot, Kusen Kropos Diduga Belum Tersentuh

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:10

Dugaan Eksploitasi Seragam dan Bangunan di MTs Mursidul Falah Karawang Capai Rp1,3 Juta per Siswa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:24

Musyawarah Kekeluargaan Dugaan Pelecehan Anak di Karawang Berakhir Buntu, Keluarga Korban Pertimbangkan Jalur Hukum

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:24

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Jayakerta Masuk Tahap Klarifikasi, Korban hingga Saksi Dipanggil Polresta Karawang

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:36

Diduga Cemarkan Nama Baik FWJI, Mantan Ketua Korwil Bekasi RSP alias Ros Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:32

Monev Disdikbud Karawang Jangan Sekadar Formalitas: Hasil, Temuan dan Tindak Lanjut Harus Terukur

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:24

Dari ARKAS ke Penyedia: Dugaan Pengondisian Pengadaan dan Tagihan Sekolah Dasar di Karawang Dipertanyakan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:38

Diduga Asal Jadi, Proyek Pagar TPU Bangkuang Rp198 Juta Disorot, Pondasi Dipertanyakan, Pengawas Diminta Turun ke Lapangan

Berita Terbaru