BPKB Diduga Hilang di Samsat Karawang, Pelayanan Samsat Disorot Tajam

- Penulis

Sabtu, 11 April 2026 - 07:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar: Ilustrasi AI

Gambar: Ilustrasi AI

Karawang | Lintaskarawang.com – Kinerja pelayanan administrasi kendaraan bermotor kembali menjadi sorotan publik, dugaan hilangnya dokumen penting berupa BPKB dalam proses registrasi kendaraan menyeret nama Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Karawang ke dalam kritik tajam masyarakat.

Kasus ini bermula dari pengurusan Surat Permohonan Registrasi Kendaraan Bermotor dengan Nomor Seri U-05733139. Proses tersebut diurus oleh Aldiansyah, warga Karawang, yang telah melengkapi seluruh identitas diri dan kendaraan, termasuk sepeda motor Honda Beat tahun 2008 dengan nomor rangka dan mesin yang sah.

Proses pengurusan dimulai pada Kamis, 02 April 2026, setelah menjalani tahapan gesek nomor rangka sebagai salah satu syarat administrasi, pemohon justru dihadapkan pada kenyataan pahit, dokumen BPKB yang sebelumnya disimpan dalam proses di Samsat disebut tidak ditemukan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alih-alih mendapatkan solusi, pemohon malah diarahkan ke Polres Karawang untuk mengurus duplikat STNK tanpa penjelasan yang jelas. Proses ini dinilai sebagai bentuk lempar tanggung jawab antar instansi, yang justru memperumit langkah masyarakat dalam memenuhi kewajibannya sebagai wajib pajak.

Ketika pemohon kembali ke Samsat pada hari yang sama sekitar pukul 15.00 WIB, petugas yang menangani proses tersebut sudah tidak berada di tempat. Situasi semakin rumit karena bertepatan dengan hari Jumat hingga Minggu yang merupakan masa libur, sehingga pelayanan praktis terhenti.

Baca Juga:  Apel Pagi Tetap Digelar, ASN Karawang Tunjukkan Disiplin di Tengah Hujan

Upaya lanjutan dilakukan pada Sabtu (11/04/26), namun hasilnya nihil, petugas yang memiliki paraf dalam dokumen ternyata bukan pihak yang menangani proses tersebut. Hal ini menunjukkan lemahnya koordinasi internal serta tidak adanya sistem pelayanan yang terintegrasi dengan baik.

Menurut keterangan Aldiansyah, ia kembali diminta datang pada Senin (13/04/26) untuk menemui petugas yang disebut memiliki kewenangan lengkap dalam pengecekan nomor rangka. Kondisi ini semakin mempertegas bahwa pelayanan publik masih bergantung pada individu, bukan pada sistem yang profesional.

Kekecewaan mendalam juga disampaikan oleh orang tua pemohon, Ade Hasan, ia mempertanyakan standar operasional prosedur (SOP) di Samsat Karawang yang dinilai tidak mencerminkan kualitas pelayanan dari instansi dengan pendapatan daerah yang besar.

“Hallo Samsat Karawang, bagaimana mungkin kantor dengan penghasilan ratusan miliar tidak mampu mengurus satu BPKB? Anak saya disuruh ke Polres, setelah balik ke Samsat malah dibilang BPKB-nya hilang, ini SOP seperti apa? Lempar-lempar tanggung jawab,” tegas Ade Hasan.

Kasus ini menjadi catatan buruk bagi Samsat Karawang, minimnya akuntabilitas dan transparansi berpotensi merusak kepercayaan publik.

Jika tidak segera dievaluasi, praktik pelayanan seperti ini akan terus berulang dan merugikan masyarakat serta reformasi birokrasi harus diwujudkan dalam bentuk nyata, bukan sekadar jargon tanpa implementasi. (LK)

Berita Terkait

Panglima Chaunk Resmi Pimpin HANKAM DPP GMPI, Dewa Sena Serahkan SK Secara Langsung
Kang Bagas Optimistis Abdul Gofur Unggul di Pilkades Wadas, SIWADAS Jadi Program Andalan Transparansi Desa
Kebakaran Hebat Kantor BPN Karawang, Wamen ATR/BPN Tinjau Lokasi Kejadian
MASYARAKAT CIPEUNDEUY TEGAS TOLAK PT CMM, DESAK PEMERINTAH PERIKSA LEGALITAS DAN KEPATUHAN LINGKUNGAN
FMSB Gelar Seminar Lingkungan Hidup, Soroti Tantangan Industrialisasi di Kabupaten Subang
JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG
Novia Nurfitriani, S.H. Resmi Dilantik Jadi Anggota BPD Rengasdengklok Selatan
Gema Maulid Nabi Menggema di Karyasari, Tabligh Akbar Hadirkan Ustaz Nana Gerhana
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:49

Kang Bagas Optimistis Abdul Gofur Unggul di Pilkades Wadas, SIWADAS Jadi Program Andalan Transparansi Desa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:32

Kebakaran Hebat Kantor BPN Karawang, Wamen ATR/BPN Tinjau Lokasi Kejadian

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:09

MASYARAKAT CIPEUNDEUY TEGAS TOLAK PT CMM, DESAK PEMERINTAH PERIKSA LEGALITAS DAN KEPATUHAN LINGKUNGAN

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:54

FMSB Gelar Seminar Lingkungan Hidup, Soroti Tantangan Industrialisasi di Kabupaten Subang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:27

JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:51

Novia Nurfitriani, S.H. Resmi Dilantik Jadi Anggota BPD Rengasdengklok Selatan

Selasa, 29 September 2026 - 11:28

Gema Maulid Nabi Menggema di Karyasari, Tabligh Akbar Hadirkan Ustaz Nana Gerhana

Sabtu, 19 September 2026 - 04:32

Ketua DPRD Karawang Hadiri Helaran Budaya “Karawang dari Masa ke Masa” Hari Jadi ke-393

Berita Terbaru