Karawang, Lintaskarawang.com — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Pipik Taufik Ismail, melaksanakan kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan Tahun Anggaran 2026 di Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Sabtu (11/04/26).
Kegiatan tersebut dihadiri aparatur desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, Karang Taruna Desa Wadas, serta perwakilan organisasi kepemudaan seperti GMPI Telukjambe Timur. Dalam forum itu, warga memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan keluhan secara langsung.
Pipik mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari silaturahmi sekaligus upaya menyerap aspirasi masyarakat yang akan diperjuangkan dalam pembahasan anggaran di tingkat provinsi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Hari ini saya bersilaturahmi, di Desa Wadas ini banyak aspirasi dari berbagai kalangan yang ingin disampaikan, dan akan saya perjuangkan agar bisa masuk dalam penganggaran provinsi tahun depan,” ujarnya.
Dalam dialog tersebut, sejumlah persoalan mencuat, warga mengeluhkan sulitnya akses pendidikan bagi anak-anak, khususnya untuk masuk jenjang SMP dan SMA yang kerap terkendala sistem zonasi.
Selain itu, masyarakat mengusulkan agar kawasan Kampung Budaya dapat dialihfungsikan menjadi sekolah SMP atau SMK guna menjawab kebutuhan pendidikan di wilayah tersebut.
Persoalan infrastruktur juga menjadi sorotan, warga menyinggung pembangunan jembatan penghubung antara Desa Wadas dan Ciherang yang hingga kini belum terealisasi, meski sebelumnya direncanakan pada tahun ini.
“Sudah hampir tiga bulan belum ada alokasi untuk pembangunan jembatan tersebut,” ungkap salah satu warga.
Tak hanya itu, kebutuhan air bersih serta perbaikan drainase turut menjadi aspirasi yang disampaikan, mengingat pentingnya fasilitas tersebut untuk menunjang aktivitas sehari-hari masyarakat.
Melalui kegiatan ini, masyarakat berharap DPRD Jawa Barat dapat segera menindaklanjuti berbagai aspirasi tersebut, sehingga kebutuhan dasar warga Desa Wadas dapat terpenuhi secara bertahap melalui program pembangunan daerah.
Penulis: Wahid
Editor: Aan Ade Warino













Tinggalkan Balasan