Pipik Taufik Ismail Tekankan Kepemimpinan Berbasis Keteladanan di LDKM 2026 STIE Budi Pertiwi Karawang

- Penulis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 06:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com – Pipik Taufik Ismail, S.Sos., M.M. mengisi acara sebagai narasumber dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh mahasiswa STIE Budi Pertiwi Karawang, Jurusan Ekonomi Pembangunan.

Kegiatan LDKM tersebut mengusung tema “Rise of Jiwa: Dari Warisan Sejarah Menuju Generasi Penerus yang Berkarakter dan Berintelektual”, dan dilaksanakan di Museum Situs Cagar Budaya Batujaya, Kabupaten Karawang, pada Sabtu (17/01/2026) siang.

LDKM 2026 diikuti oleh seluruh mahasiswa STIE Budi Pertiwi Karawang dan menjadi bagian penting dari program pembinaan karakter serta penguatan kapasitas kepemimpinan mahasiswa. Kegiatan ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman dasar kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta kesiapan mental dalam menghadapi tantangan di masa depan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pemaparannya, Pipik Taufik Ismail menegaskan bahwa kepemimpinan sejatinya tidak lahir semata-mata dari penunjukan formal atau jabatan struktural, melainkan tumbuh dari kemampuan individu, integritas pribadi, serta keteladanan yang konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menyampaikan bahwa mahasiswa harus mulai menanamkan nilai-nilai kepemimpinan sejak dini, karena di tangan generasi muda lah masa depan bangsa dan daerah ditentukan. Menurutnya, kepemimpinan bukan hanya soal memimpin orang lain, tetapi juga tentang kemampuan memimpin diri sendiri, bersikap disiplin, bertanggung jawab, serta berani mengambil keputusan.

Baca Juga:  H. Jenal Aripin Tanam Ribuan Pohon Mahoni: Sodaqoh Oksigen untuk Masa Depan

“Pemimpin itu bukan hanya soal ditunjuk secara formal, tapi tentang kemampuan dan keteladanan. Karena itu, saya mengajak teman-teman mahasiswa untuk menumbuhkan pola pikir kepemimpinan, supaya kita bisa berpikir kritis, bertanggung jawab, dan siap mengambil peran di tengah masyarakat,” ujar Pipik di hadapan peserta LDKM.

Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya mahasiswa memiliki pola pikir kritis dan intelektual, namun tetap dibarengi dengan karakter yang kuat, etika, dan kepedulian sosial. Menurutnya, mahasiswa tidak boleh apatis terhadap persoalan di lingkungan sekitar, melainkan harus hadir sebagai agen perubahan (agent of change) yang mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat.

Pipik berharap melalui kegiatan LDKM ini dapat lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, jiwa kepemimpinan, serta kepekaan sosial yang tinggi. Ia menilai mahasiswa memiliki posisi strategis dalam mendorong pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa STIE Budi Pertiwi Karawang mampu menginternalisasi nilai-nilai kepemimpinan yang berakar pada sejarah, budaya, serta semangat kebangsaan, sehingga siap menjadi generasi penerus yang berkarakter, berintelektual, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.

(Wahid)

Berita Terkait

Novia Nurfitriani, S.H. Resmi Dilantik Jadi Anggota BPD Rengasdengklok Selatan
Gema Maulid Nabi Menggema di Karyasari, Tabligh Akbar Hadirkan Ustaz Nana Gerhana
Ketua DPRD Karawang Hadiri Helaran Budaya “Karawang dari Masa ke Masa” Hari Jadi ke-393
Bina Sandra Tantang Peta Politik Cikampek Timur, Ratusan Pendukung Antar Daftar Pilkades
Temuan Fragmen Batu Bata Kuno di Lemahduhur Dilaporkan, Diduga Berkaitan dengan Cagar Budaya
Ahmad Basuni Mantap Maju di Pilkades Sampalan, Diantar Relawan dari Berbagai Dusun
14 Tahun Menjadi Sekdes, Ahmad Basuni Mantap Maju di Pilkades Sampalan: Mengabdi dengan Hati untuk Desa
GOR Disdikpora Berubah Jadi Gudang Alat Kesenian, Terbengkalai dan Terasa Angker
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:30

Ketum BARAK Indonesia Tantang KIM Buka Data: Jangan Asal Kaitkan Ormas dengan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:23

Ketum Banaspati Minta KIM Tak Cap Ormas dan LSM sebagai Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:43

Laskar Merah Putih Kritik KIM: Jangan Stigmatisasi Ormas sebagai Pengganggu Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:29

Fajar Try Suari Kritik Narasi KIM: Audiensi Ormas dan LSM Tak Bisa Serta-Merta Dikategorikan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:16

KIM Disorot, H. Surono: Jangan Balik Narasi, Kritik Masyarakat Harus Dijawab

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:07

Kunjungan Panja DPR RI Dituding Bersifat Sepihak: Pengamat Sebut Keluhan Kawasan Industri Karawang Kaburkan Akar Masalah Lingkungan dan Hak Warga Lokal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:53

BPPKB Banten Karawang Sentil KIM: Jangan Jadikan Investasi Alasan Membungkam Kritik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:46

Sekjen DPP GMPI Kritik Keras KIM Karawang: Jangan Jadikan Isu Investasi untuk Membungkam Kontrol Sosial

Berita Terbaru