Karawang, Lintaskarawang.com — Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap pelaksanaan program Penerangan Jalan Umum (PJU) Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Karawang, peninjauan difokuskan di ruas Jalan Kosambi hingga perbatasan Karawang–Purwakarta (Curug), yang dikenal memiliki mobilitas lalu lintas tinggi.
Kegiatan ini bertujuan memastikan pemasangan PJU berjalan sesuai perencanaan, memenuhi standar teknis, serta tepat sasaran dalam meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Dalam peninjauan lapangan, rombongan DPRD Jabar mengecek langsung kualitas pemasangan, titik lokasi, hingga dampak penerangan terhadap kondisi lalu lintas. Berdasarkan hasil evaluasi, program PJU 2025 di Karawang telah terealisasi sebanyak 224 titik yang tersebar di sejumlah ruas jalan dengan tingkat kerawanan tinggi, baik dari sisi kecelakaan maupun keamanan lingkungan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Anggota Komisi IV DPRD Jabar dalam keterangannya menyampaikan bahwa hasil sementara menunjukkan program berjalan cukup baik.
“Secara umum pemasangan PJU ini sudah sesuai dengan perencanaan, kami melihat langsung di lapangan, titik-titik yang dipasang memang berada di lokasi yang sebelumnya gelap dan rawan. Ini tentu sangat membantu keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.
Keberadaan PJU dinilai memberikan dampak signifikan, jalur Kosambi–Curug yang sebelumnya minim penerangan kini menjadi lebih terang, sehingga meningkatkan visibilitas pengendara pada malam hari sekaligus menekan potensi risiko kecelakaan.
Selain meningkatkan keselamatan, penerangan jalan juga dinilai memberikan rasa aman bagi masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi warga di sekitar ruas jalan tersebut.
Perwakilan UPTD Pengelolaan Prasarana Perhubungan (PPP) Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Wilayah I menjelaskan bahwa pelaksanaan program dilakukan berbasis kebutuhan di lapangan.
“Kami melakukan pemetaan terlebih dahulu terhadap titik-titik rawan, baik dari sisi lalu lintas maupun keamanan lingkungan, pemasangan dilakukan secara bertahap agar tepat sasaran dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.
Program PJU ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan infrastruktur dasar yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Penentuan lokasi pemasangan dilakukan berdasarkan prioritas kebutuhan dengan mempertimbangkan kepadatan lalu lintas dan kondisi lingkungan sekitar.
Komisi IV DPRD Jabar menegaskan akan terus mengawal program serupa pada tahun anggaran berikutnya.
“Kami akan dorong agar pemasangan PJU ini bisa diperluas ke wilayah lain di Karawang, pemerataan infrastruktur penting agar seluruh masyarakat merasakan manfaat yang sama,” tegasnya.
Melalui monitoring ini, diharapkan program PJU ke depan dapat berjalan lebih optimal, tepat sasaran, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Penulis: Wahid
Editor: Aan Ade Warino













Tinggalkan Balasan