Sapa Warga Berbasis Budaya, DPRD Jabar Dorong Pelestarian Pencak Silat di Karawang

- Penulis

Minggu, 12 April 2026 - 10:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARAWANG | Lintaskarawang.com – Suara kendang menggema, diiringi langkah-langkah lincah para pesilat muda yang tampil penuh semangat di Padepokan Pencak Silat Suliwa, Minggu (12/04/2026) siang. Di tengah arus modernisasi yang kian deras, kegiatan Sapa Warga Berbasis Budaya yang digelar Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Pipik Taufik Ismail, menjadi ruang hangat untuk merawat warisan leluhur.

Mengusung tema “Sacagreud Pageuh Sagolek Pangkek Nanjeurkeyn Budaya Sunda”, kegiatan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga upaya nyata menghidupkan kembali kecintaan masyarakat terhadap budaya Sunda, khususnya seni pencak silat dan kesenian tradisional.

Dokumentasi istimewa : Lintaskarawang.com
Dokumentasi istimewa : Lintaskarawang.com
Acara tersebut dihadiri berbagai kalangan, mulai dari Ketua Padepokan Suliwa Bah Karta, Anggota DPRD Kabupaten Karawang H. Karsim, para budayawan, hingga orang tua dan peserta didik padepokan. Kebersamaan itu menciptakan suasana akrab yang memperlihatkan kuatnya ikatan antara budaya dan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di atas panggung sederhana, para murid dari berbagai tingkatan usia tampil percaya diri. Gerakan mereka tegas namun penuh makna, seolah menyampaikan pesan bahwa tradisi belum hilang—ia hanya menunggu untuk terus dijaga.

Puncak perhatian penonton terjadi saat atraksi debus ditampilkan oleh Kang Cucu dan timnya, menghadirkan decak kagum sekaligus rasa haru.

“Debus ini bukan sekadar pertunjukan, tetapi bukti bahwa kesenian asli kita masih hidup,” ujar Kang Cucu, menegaskan pentingnya pelestarian budaya di tengah perubahan zaman.

Baca Juga:  Gelar Kurasi Ketuk Tilu Jaipongan di Universitas Buana Perjuangan

Ketua padepokan, Bah Karta, menyampaikan harapannya agar Padepokan Suliwa tetap menjadi rumah bagi generasi muda untuk belajar dan mencintai budaya. Ia ingin tempat tersebut terus berdiri dan berkembang, menjadi benteng pelestarian nilai-nilai tradisional.

Sementara itu, Pipik Taufik Ismail menilai padepokan seperti Suliwa memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, pencak silat bukan hanya soal bela diri, tetapi juga sarat nilai moral dan jati diri bangsa.

“Ini adalah warisan leluhur yang harus terus dijaga. Dari sini lahir generasi yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga berakar pada budaya,” ujarnya.

Senada dengan itu, H. Karsim menekankan bahwa budaya adalah perekat persatuan. Ia mengajak masyarakat untuk lebih berani menampilkan dan melestarikan budaya Sunda agar tidak tergerus di tanah sendiri.

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa di tengah modernisasi, budaya lokal tetap memiliki tempat penting. Melalui sentuhan seni, gerakan silat, dan semangat kebersamaan, Padepokan Suliwa menghadirkan harapan—bahwa generasi muda akan terus menjaga dan mewariskan identitas budaya sebagai bagian dari jati diri bangsa.

(Wahid)

Berita Terkait

Eratkan Silaturahmi, Kepala Desa Gebangjaya Akan Sajikan Hiburan Beragam di Acara Tasyakuran Khitanan Putranya
Bupati Aep: Tahun Baru Islam Momentum Mempererat Persatuan dan Kepedulian Sosial
Aep Syaepuloh Bahagia Ikuti Kirab Mahkota Binokasih, Tunggangi Kuda dan Sapa Ribuan Warga Karawang
Karawang Bergemuruh, Ribuan Warga Sambut Kirab Mahkota Binokasih hingga Larut Malam
Aep-KDM Tampil Berdampingan di Kirab Binokasih, Ribuan Warga Karawang Histeris
Karawang Jadi Tuan Rumah Kirab Budaya Tatar Sunda, Polres Siaga Amankan Jalur dan Antisipasi Macet
Ribuan Warga Padati Pendopo Bojong Tugu, Hajat Bumi Babarit Berlangsung Semarak
Lewat Drama Tole Iskandar, PSN Kobarkan Nasionalisme di HUT Depok
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 03:19

PSI Karawang Terus Tebar Kebaikan, Salurkan Bantuan Bola untuk MI Attohiriyah Purwadana

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:21

Forum Pemuda NTT Kabupaten Bekasi Galang Dana untuk Korban Gempa Flores di Lippo Cikarang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:08

Gotong Royong Bangun Saluran Air dan Turap, Asep Supriadi Turun Langsung Bersama Warga Kampung Bleker

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:03

Karang Taruna Karawang Salurkan 80 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Tegalwaru

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:58

Warga Warudoyong Keluhkan Saluran Air Tersumbat, RT Dan RW Setempat Gelar Kerja Bakti Bersama Warga

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:42

Sambut HUT RI ke-81, DPC PSN Karawang Bersama Mandala Pratisena Nusantara Gelar Bakti Budaya di Tugu Kebulatan Tekad

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:21

Satu Hari Dua Telur, Sejuta Harapan untuk Masa Depan Anak: Batujaya Perkuat Upaya Tekan Angka Stunting

Senin, 13 Juli 2026 - 00:20

Ratusan Warga Antusias Ikuti Pemeriksaan Mata dan Pembagian Kacamata Gratis di Vihara Buddha Loka

Berita Terbaru