Pupuk Kujang Dorong Inovasi dan Keberlanjutan Pertanian Lewat FESTINOV 2025

- Penulis

Kamis, 24 Juli 2025 - 06:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – PT Pupuk Kujang kembali menunjukkan komitmennya terhadap inovasi dan keberlanjutan dengan sukses menyelenggarakan ajang penghargaan bertajuk Festival Inovasi Pupuk Kujang (FESTINOV) 2025. Mengusung tema “Growing Beyond Boundaries: Memupuk Lebih Luas, Inovasi Tanpa Batas”, kegiatan ini berhasil menarik lebih dari 900 peserta dari internal maupun eksternal perusahaan. Selasa (22/7/2025).

FESTINOV 2025 merupakan puncak dari rangkaian kegiatan inovasi yang telah digelar sejak Agustus 2024. Dari total 196 gugus inovasi yang berpartisipasi, sebanyak 20 gugus terbaik terpilih untuk berkompetisi dalam empat kategori utama, yakni Growth, Sustainability, Value Centric, serta satu kategori khusus Best EBITDA.

Dalam sambutannya, Direktur Utama PT Pupuk Kujang menekankan bahwa inovasi menjadi kunci penting bagi perusahaan untuk terus tumbuh di tengah dinamika global. “Inovasi harus dilakukan secara terukur agar dampaknya optimal dan penggunaan sumber daya menjadi lebih efisien. Mari kita berinovasi secara kreatif, terarah, dan berkelanjutan demi kemajuan industri,” ujar beliau di hadapan peserta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara semakin semarak dengan hadirnya dua pembicara nasional, yakni Gita Wirjawan, mantan Menteri Perdagangan RI (2011-2014), dan Dimas Bagus Wijanarko, CEO Get Plastic. Keduanya membagikan pandangan inspiratif mengenai pentingnya inovasi dan keberlanjutan lingkungan sebagai strategi untuk menjawab tantangan masa depan.

Selain fokus pada inovasi korporat, FESTINOV 2025 juga menjadi momentum bagi Pupuk Kujang untuk menunjukkan kepeduliannya terhadap pendidikan dan lingkungan. Sebanyak 85 beasiswa Kujang Juara diserahkan kepada siswa berprestasi dari Karawang dan Purwakarta, anak-anak petani, serta anak karyawan Pupuk Kujang melalui program Sandika Bhakti Karyawan.

Baca Juga:  KAI Tawarkan Diskon Tiket Hingga 30%, Berlaku 29 Desember 2024 – 5 Januari 2025

Pada sektor lingkungan, penghargaan KURVA Lestari juga diberikan dalam kompetisi Eco Inovasi Karung Plastik untuk Sirkular Ekonomi. Kompetisi ini diikuti oleh 57 tim mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia. Juara pertama diraih oleh tim kolaborasi UGM dan ITB, yang mengembangkan inovasi pengolahan limbah karung menjadi hidrogen melalui metode photoreforming.

SVP Sekretaris Perusahaan Pupuk Kujang, Ade Cahya, menegaskan bahwa program beasiswa dan penghargaan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk membangun masa depan yang lebih berkelanjutan. “Kami percaya bahwa investasi pada generasi muda adalah langkah strategis dalam mendorong kemajuan bangsa,” ungkapnya.

Dengan penyelenggaraan FESTINOV 2025, PT Pupuk Kujang tak hanya mendorong budaya inovasi di lingkungan internalnya, namun juga memperluas dampaknya ke sektor pendidikan, lingkungan, dan masyarakat luas, sejalan dengan visi perusahaan sebagai pelopor pertanian berkelanjutan di Indonesia.

Sebagai anak perusahaan dari Pupuk Indonesia Holding Company, PT Pupuk Kujang terus bertransformasi menjadi perusahaan berbasis inovasi, dengan berkomitmen pada praktik bisnis berkelanjutan untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan petani di seluruh Indonesia. (LK)

Berita Terkait

Pendampingan UMKM Mentorship 2026 di Rawamerta Di Gelar, Perkuat Kapasitas Pelaku Usaha agar Naik Kelas.
ORMAS/LSM Karawang Soroti Dugaan Monopoli Pengelolaan Limbah B3 CATL, Perusahaan Lokal Merasa Tersisih
Mr Kim Desak Pemkab Karawang Tindak Tegas Alfamart Kalijaya, Soroti Dugaan Manipulasi Persetujuan Lingkungan
KWT Mbah Cipto di Telukjambe Jadi Percontohan Urban Farming, Produksi Ribuan Sayuran hingga Edukasi Anak
Warga Kalijaya Melawan: Dugaan “Akal-akalan Izin” Minimarket Picu Kemarahan Publik
Modernisasi Pertanian Tanpa Reforma Agraria Dinilai Ilusi, Aktivis Soroti Ketimpangan Lahan di Karawang
Di Balik Hingar Bingar Dualisme KADIN, UMKM Menjerit di Tengah Kemegahan
Program Magang Resmi ke Jepang Kembali Dibuka, Disnakertrans Karawang Ajak Lulusan SMA/SMK Manfaatkan Kesempatan Emas
Berita ini 16 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:30

Rehabilitasi SDN Ciptamarga II Karawang Disorot, Kusen Kropos Diduga Belum Tersentuh

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:10

Dugaan Eksploitasi Seragam dan Bangunan di MTs Mursidul Falah Karawang Capai Rp1,3 Juta per Siswa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:24

Musyawarah Kekeluargaan Dugaan Pelecehan Anak di Karawang Berakhir Buntu, Keluarga Korban Pertimbangkan Jalur Hukum

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:24

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Jayakerta Masuk Tahap Klarifikasi, Korban hingga Saksi Dipanggil Polresta Karawang

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:36

Diduga Cemarkan Nama Baik FWJI, Mantan Ketua Korwil Bekasi RSP alias Ros Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:32

Monev Disdikbud Karawang Jangan Sekadar Formalitas: Hasil, Temuan dan Tindak Lanjut Harus Terukur

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:24

Dari ARKAS ke Penyedia: Dugaan Pengondisian Pengadaan dan Tagihan Sekolah Dasar di Karawang Dipertanyakan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:38

Diduga Asal Jadi, Proyek Pagar TPU Bangkuang Rp198 Juta Disorot, Pondasi Dipertanyakan, Pengawas Diminta Turun ke Lapangan

Berita Terbaru