PT Pupuk Kujang Perkuat Komitmen Lingkungan Melalui Program Penghijauan dan Penurunan Emisi Signifikan

- Penulis

Sabtu, 12 Juli 2025 - 01:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – 11 Juli 2025 PT Pupuk Kujang menegaskan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan dan upaya dekarbonisasi melalui kinerja gemilang program penghijauan dan penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) di tahun 2024 hingga pertengahan 2025. Berbagai inisiatif strategis ini bukan hanya wujud kepatuhan, melainkan bagian integral dari visi hijau perusahaan untuk mencapai pertumbuhan inklusif dan berkelanjutan.

Sepanjang tahun 2024 hingga Mei 2025, Pupuk Kujang telah melaksanakan berbagai program penanaman pohon dengan hasil yang membanggakan. Pada tahun 2024, 5.646 bibit/pohon telah ditanam, berkontribusi pada potensi reduksi emisi sebesar 118.586 Kg CO₂/tahun. Untuk periode awal tahun 2025 (hingga Mei), sebanyak 5.620 bibit/pohon telah ditanam. Secara keseluruhan, total bibit/tanaman yang ditanam mencapai 11.666 bibit/pohon. Penanaman ini tersebar di berbagai lokasi seperti area perusahaan, bantaran Sungai Citarum, Kabupaten Bandung, Taman Eco Edukasi Pagadungan, hingga pesisir pantai Tangkolak, Karawang.

Tidak hanya itu, Pupuk Kujang juga aktif dalam upaya penurunan emisi GRK melalui berbagai inisiatif. Untuk tahun 2024, Pupuk Kujang menargetkan reduksi emisi sebesar 24.659 ton CO₂e. Beberapa program utama yang dijalankan antara lain pemanfaatan hydropower off-grid dari PLTA Jatiluhur, instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di atap Gedung Pusat Administrasi, serta penggantian motor konvensional dengan motor listrik sebagai sarana operasional di area perusahaan. Pengembangan fasilitas pabrik CO₂ cair juga dilakukan sebagai bentuk pemanfaatan emisi, pemeliharaan area hijau, serta pengembangan taman Keanekaragaman Hayati sebagai penyerap karbon dioksida alami. Untuk jangka panjang, PT Pupuk Kujang juga menjalankan program Net Zero Emission (NZE) melalui pengembangan Green Ammonia dan Hybrid Green Ammonia, pemanfaatan produk samping seperti asam formiat, CO₂ cair, dan dry ice, program penghijauan (plantation), serta rencana penggantian pabrik Kujang 1A dengan teknologi yang lebih efisien dan rendah emisi.

“Komitmen kami terhadap lingkungan adalah inti dari strategi bisnis PT Pupuk Kujang. Melalui berbagai program penghijauan dan inisiatif penurunan emisi, kami berupaya tidak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga menjadi pelopor dalam menciptakan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan bagi Indonesia,” ujar M. Arief Rahman, VP Komunikasi dan Adm. Korporat PT Pupuk Kujang.

Dalam semangat ulang tahun ke-50 PT Pupuk Kujang yang baru saja berlalu pada 9 Juni 2025, perusahaan mengimbau para pemangku kepentingan yang ingin mengirimkan karangan bunga ucapan selamat agar dapat menggantinya dengan bibit tanaman hidup. Inisiatif ini merupakan perwujudan nyata dari komitmen PT Pupuk Kujang untuk terus menumbuhkan jejak hijau di Indonesia, sejalan dengan visi “Mewujudkan Visi Hijau melalui Pertumbuhan Inklusif”. (AF/KODAM)

Tentang PT Pupuk Kujang

PT Pupuk Kujang adalah produsen pupuk dan bahan kimia terkemuka di Indonesia, bagian dari Pupuk Indonesia Holding Company. Berkomitmen pada praktik bisnis yang berkelanjutan, Pupuk Kujang terus berinovasi untuk memberikan solusi pertanian yang ramah lingkungan dan berkontribusi pada ketahanan pangan nasional. (LK)

Berita Terkait

Tiga RSUD Karawang Raih Terbaik I Helaran Budaya, Bukti Kekompakan Layanan Publik
Diduga Kain Tampon Tertinggal di Rongga Hidung Pasien, Kuasa Hukum Soroti Penanganan RS Citra Sari Husada dan Minta DPRD Karawang Turun Tangan
Diduga Ada Mark-Up Anggaran Rehabilitasi SDN Solokan I Pakisjaya, Proyek Rp327 Juta Disorot
Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus
Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang
Wakil Abo Bongkar Polemik Beras Bapanas di Rengasdengklok Selatan: Beras 90 karung di GOR, Warga Mengaku Belum Kebagian
Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga
Berita ini 32 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 09:33

Pipik Taufik Ismail Serap Aspirasi Driver Ambulans Desa Karawang Utara, Siap Perjuangkan Payung Hukum dan Legalitas Resmi

Senin, 21 September 2026 - 06:25

Apel Pagi Pemkab Karawang, Bupati Tutup Rangkaian Hari Jadi ke-393 dan Sekda Soroti Penyerapan Anggaran Triwulan III

Senin, 21 September 2026 - 06:18

HUT Karawang ke-393 Ditutup Meriah, Ribuan Warga Padati Hareudang Fest dan Bergoyang Bersama Ade Astrid

Senin, 21 September 2026 - 06:15

Bupati Aep Resmikan Jembatan Harmoni Mas, Permudah Akses dan Dongkrak Mobilitas Warga Telukjambe Timur

Senin, 21 September 2026 - 06:13

Perkuat Toleransi, Pemkab Karawang Gelar “Bupati Menyapa” dan Deklarasi Harmoni Nusantara Sambut HUT Karawang ke-393

Senin, 21 September 2026 - 06:08

ORARI Semarakkan Hari Jadi Karawang ke-393, Bupati Aep: Terus Hadir Saat Masyarakat Membutuhkan

Senin, 21 September 2026 - 06:05

Bupati Aep Tegaskan Grand Final Mojang Jajaka Karawang 2026 Bebas Intervensi, Penilaian Murni Berdasarkan Potensi

Senin, 21 September 2026 - 05:55

Pemkab Karawang Gelar Lomba Cipta Menu B2SA, Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal untuk Gizi Keluarga

Berita Terbaru