DPRD Karawang Hadiri Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Bersama KPK RI

- Penulis

Kamis, 24 Juli 2025 - 01:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan, Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Karawang menghadiri Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi yang digelar di Aula Husni Hamid, Kamis (24/7/2025). Kegiatan ini menjadi bagian penting dari sinergi antara Pemerintah Daerah dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dalam mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang akuntabel.

Rapat dibuka secara resmi oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, yang menyampaikan apresiasinya atas kehadiran jajaran KPK RI. Ia berharap forum ini dapat memberikan pencerahan dan penguatan terhadap langkah-langkah pencegahan korupsi di Karawang.

“Selamat datang di Kabupaten Karawang. Besar harapan kami, kehadiran KPK mampu memberikan arahan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan terbuka,” ujar Aep dalam sambutannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Aep juga menegaskan komitmen Pemerintah Daerah Karawang untuk terus membangun sistem pemerintahan yang bersih dan berorientasi pada aspirasi masyarakat. Ia menyebutkan bahwa langkah-langkah perbaikan telah dijalankan sesuai dengan semangat “Karawang Maju”.

Sementara itu, Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK RI, Bahtiar Ujang Purnama, yang hadir sebagai narasumber utama, menyampaikan materi tentang Pencegahan Korupsi dan Monitoring, Controlling Surveillance For Prevention (MCSP). Ia juga memaparkan capaian Karawang dalam Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD).

Baca Juga:  Rapat Kerja Pansus RPJMD DPRD Karawang Bahas Capaian Kinerja Pendidikan dan Kesehatan

“Skor MCSP Kabupaten Karawang saat ini mencapai 94,54, menjadi peringkat kedua tertinggi di Jawa Barat. Ini hasil yang patut diapresiasi,” ujar Bahtiar. Ia pun meminta Pemerintah Daerah agar terus konsisten dalam perbaikan tata kelola, termasuk pada aspek perencanaan, penganggaran, pengadaan barang dan jasa, serta manajemen ASN.

Bahtiar menambahkan, sistem MCSP yang dikembangkan KPK mencakup delapan area intervensi, yaitu perencanaan, penganggaran, pengadaan barang dan jasa, pelayanan publik, pengelolaan barang milik daerah, optimalisasi pajak daerah, manajemen ASN, dan pengawasan APIP.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Karawang, jajaran Forkopimda, Sekda Kabupaten Karawang, para kepala OPD, camat, lurah, serta instansi vertikal dan BUMD. Kegiatan ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam penguatan sinergi pemberantasan korupsi di Kabupaten Karawang. (LK)

Berita Terkait

GWN Desak Usut Tuntas Kematian Massal Ikan di Saluran Irigasi Johar
Keadilan yang Tertunda, Pelapor Soroti Lambannya Penanganan Kasus di Polsek Kedungwaringin
Aliansi LBH Karawang Bawa Kasus Grand Swarna dan Kartika Residence ke Senayan
Ketua Forum Aktivis Karawang Mr. Kim: Rakyat Bersatu Tolak Oligarki Masuk Kampung
Komisi III DPRD Karawang Tindaklanjuti Aduan Dugaan Pencemaran Lingkungan dan Perekrutan Tenaga Kerja PT Chang Shin
Komisi IV DPRD Karawang Gelar RDP Bersama GMNI, Bahas Kajian Masyarakat Miskin Kota
Kejari Karawang Segel Kantor Pusat PT BAS, Penyidikan Dugaan Korupsi KPR Bank Himbara Terus Bergulir
Barang Sudah Turun, Plang Belum Ada: Dugaan Minimarket di Kalijaya Dinilai “Ngebut” Meski Ditolak Warga
Berita ini 16 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:07

LBH GABBAR Surati BAPENDA Karawang, Minta Klarifikasi Pengelolaan Pajak Daerah dan Upah Pungut

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:34

Ketua DPAC PSN Tempuran Serahkan Tembusan SK Kepengurusan kepada Muspika, Perkuat Sinergi dengan Pemerintah dan Aparat

Senin, 1 Juni 2026 - 04:40

Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemuda Pancasila PAC Klari Gelar Tabur Bunga di TMP Pancawati

Senin, 1 Juni 2026 - 02:52

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Ujang Suhana: Bung Karno Beri Nyali, Tan Malaka Beri Otak, Prabu Siliwangi Beri Adab

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:03

Proyek Drainase Pulojaya Disorot: Kualitas Dipertanyakan, Pengawas Jangan Tutup Mata!

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:22

Ade Golun PJT II Keluhkan Semrawutnya Kabel dan Tiang Utilitas yang Hambat Normalisasi Saluran di Batujaya

Jumat, 29 Mei 2026 - 04:51

Natala Sumedha Soroti Dugaan Wanprestasi PT CNP, Pemkab Karawang Diminta Tegas

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:44

Alfamart di Kalijaya Diprotes Warga, Legalitas Perizinan Belum Terjawab dalam Musyawarah

Berita Terbaru