Soroti Kinerja UPTD Soal Maraknya PKL di Cikampek: Penataan Kota Hanya Slogan?

- Penulis

Senin, 5 Mei 2025 - 03:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Forum Komunikasi Pedagang Kios Pasar Cikampek melayangkan kritik tajam terhadap kinerja Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar Cikampek terkait menjamurnya Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan pasar dan terminal. Mereka mempertanyakan keseriusan pengelolaan dan pengawasan yang dinilai lemah serta hanya fokus pada penarikan retribusi tanpa diimbangi tanggung jawab terhadap ketertiban.

“Ini bukan sekadar soal pedagang cari nafkah. Tapi lebih pada lemahnya pengawasan dan pembiaran pelanggaran yang terjadi secara terus-menerus. Kalau terus dibiarkan, apa fungsi UPTD? Apakah hanya untuk menarik retribusi tanpa tanggung jawab terhadap ketertiban?” ujar Ketua Forum H. Asep R, Senin (5/5/2025).

Menurutnya, kondisi yang terjadi saat ini menjadi ironi di tengah seringnya Pemerintah Kabupaten Karawang menggaungkan kampanye penataan kota. Namun realitanya, wajah kawasan Pasar dan Terminal Cikampek justru semakin semrawut, macet, dan membahayakan para pejalan kaki.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Forum juga menilai langkah Camat Cikampek, Usep Supriatna, AP, M.Si, yang mengeluarkan surat peringatan pertama sejak 23 April 2025 terlalu lambat. Dalam surat tersebut, pedagang diberi tenggat hingga 5 Mei 2025 untuk menempati area resmi dalam pasar atau terminal, namun hingga kini pelanggaran masih terjadi di lapangan.

Baca Juga:  KIM Disorot, H. Surono: Jangan Balik Narasi, Kritik Masyarakat Harus Dijawab

“Seharusnya langkah penertiban ini dilakukan jauh lebih cepat, jangan menunggu sampai kondisinya makin liar. Ini menunjukkan ketidaktegasan UPTD dan dinas terkait dalam menegakkan aturan,” tegas Dede Jaenudin, Wakil Ketua Forum.

Selain itu, Forum juga menyoroti adanya dugaan pembiaran terhadap pungutan retribusi yang dikenakan kepada para PKL di zona terlarang. Hal ini dianggap sebagai bentuk ketidaktransparanan dan melemahkan kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah.

Kritik dari berbagai kalangan pun bermunculan. Penegakan aturan dianggap tebang pilih, dan jika tidak ada langkah tegas serta berkelanjutan, wibawa pemerintah daerah dipastikan akan terus dipertanyakan.

Pemerintah Kecamatan Cikampek telah menegaskan bahwa bila peringatan ketiga tidak diindahkan, maka petugas gabungan akan melakukan penertiban langsung pada 5 Mei 2025. Masyarakat berharap aksi ini bukan hanya sekadar formalitas tahunan, tetapi bentuk nyata ketegasan dalam menata kota.

“Jangan sampai masyarakat menganggap ini cuma permainan menjelang pilkada. Ketegasan pemerintah harus konsisten, bukan musiman,” pungkas H. Asep R, Ketua Forum Komunikasi Pedagang Kios Pasar Cikampek. (LK)

Berita Terkait

JUT Kosambibatu Disorot, Hasil Pengukuran dan Klarifikasi Pihak Terkait Jadi Bahan Verifikasi
FMSB TEGASKAN KOMITMEN KAWAL PERSOALAN PT CMM, IQBAL MAULANA: JANGAN LECEHKAN PENEGAKAN ATURAN PEMERINTAH DAERAH!
Ahmad Basuni Nomor Urut 1, Ahmad Jaenudin Nomor 2 dalam Pilkades Sampalan Kutawaluya
Masyarakat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Mushola SMPN I Pakisjaya Diduga Tidak Transparan.dan abaikan K3.
SEGEL DIPASANG, AKTIVITAS DIDUGA BERJALAN: MENGUJI KETEGASAN DAN KOMITMEN PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG TERHADAP PT CMM
Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian
GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA
JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG
Berita ini 19 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:59

Kebakaran Kantor ATR/BPN Karawang Jadi Sorotan, Pipik Taufik Ismail Pertanyakan Keamanan dan Cadangan Data Pertanahan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:37

Dini Novi Andriyani S.E. Raih Nomor Urut 1 dalam Pengundian Calon Kepala Desa Sindangkarya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:51

Rohmat Sagita Dapat Nomor Urut 3 dalam Pilkades Mulyajaya, Pendukung Beri Kawalan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:37

Bolos Sekolah, Sejumlah Siswa SMP Terjaring Patroli Satpol PP dan MP Kecamatan Rengasdengklok

Senin, 12 Oktober 2026 - 03:20

Selesai Diikuti Ratusan Atlet, Kejurkab PBSI Karawang 2026 Dihujani Protes Soal Aturan ID Peserta

Senin, 12 Oktober 2026 - 03:15

Kejurkab PBSI Pengkab Karawang 2026, Tuai Protes

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:25

Proyek Sanitasi Ratusan Juta di Pajaten Jadi Sorotan, 23 Unit Dibangun, Papan Informasi Diduga Belum Terpasang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:44

210 Bakal Calon Kades Ikuti Tes CAT, Bupati Karawang Tegaskan Seleksi Harus Transparan

Berita Terbaru