Karawang Heboh, Video Kontrak Politik Paslon No. 1 Sorot Netralitas RW

- Penulis

Senin, 21 Oktober 2024 - 09:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskatawang.com – 21 Oktober 2024, Sebuah video berdurasi 3 menit 23 detik dari akun TikTok @callmecacadut menghebohkan masyarakat Karawang. Dalam video tersebut, terlihat pasangan calon Bupati Karawang nomor urut 1, Acep Jamhuri, melakukan kampanye di Gading Elok 1, Karawang Timur. Video ini menampilkan momen di mana Acep Jamhuri terlibat dalam penandatanganan kontrak politik dengan sejumlah Ketua RW setempat.

Beberapa poin kontrak politik yang dibacakan dalam video itu menyoroti janji-janji Acep Jamhuri untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperbaiki fasilitas di lingkungan Gading Elok 1. Kontrak tersebut juga ditandatangani oleh para Ketua RW sebagai bentuk dukungan resmi.

Poto screen shot video tiktok
Poto screen shot video tiktok@callmecacadut

Namun, unggahan ini menimbulkan polemik di masyarakat, khususnya terkait netralitas para Ketua RW yang semestinya tidak terlibat secara aktif dalam politik praktis. Netralitas aparatur pemerintahan, termasuk Ketua RW, merupakan prinsip penting dalam proses demokrasi untuk memastikan pemilu yang adil dan tidak memihak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, para perangkat desa, termasuk RW, diharapkan untuk bersikap netral dan tidak memihak salah satu pasangan calon dalam pemilu. Selain itu, Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 110 Tahun 2016 tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa mengatur peran Ketua RW yang harus tetap menjaga kedudukan non-politik mereka dalam pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga:  Dukungan Mengalir, LSM Kaliber Indonesia Bersatu Resmi Berpihak kepada Aep Maslani di Pilkada Karawang

Masyarakat setempat pun mulai mempertanyakan keterlibatan Ketua RW dalam kampanye politik ini, dengan beberapa pihak mendesak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Karawang untuk menindaklanjuti isu ini. Mereka khawatir jika netralitas tidak ditegakkan, hal ini dapat mencederai integritas proses pemilihan kepala daerah.

Bawaslu Karawang hingga saat ini belum memberikan pernyataan resmi terkait video tersebut. Namun, mereka diharapkan untuk segera menindaklanjuti laporan dari masyarakat guna memastikan bahwa aturan-aturan yang berlaku dalam pemilu dijalankan dengan baik dan netralitas aparatur desa tetap terjaga.

Situasi ini diharapkan dapat segera diselesaikan melalui proses yang sesuai hukum, untuk menjaga kepercayaan publik terhadap integritas pemilihan di Karawang. (Red)

 

Berita Terkait

Proyek JUT Mekarjaya Jadi Perhatian, Warga Soroti Dugaan Ketebalan Base Course
Rehabilitasi SDN Ciptamarga II Karawang Disorot, Kusen Kropos Diduga Belum Tersentuh
Dugaan Eksploitasi Seragam dan Bangunan di MTs Mursidul Falah Karawang Capai Rp1,3 Juta per Siswa
Musyawarah Kekeluargaan Dugaan Pelecehan Anak di Karawang Berakhir Buntu, Keluarga Korban Pertimbangkan Jalur Hukum
Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Jayakerta Masuk Tahap Klarifikasi, Korban hingga Saksi Dipanggil Polresta Karawang
Diduga Cemarkan Nama Baik FWJI, Mantan Ketua Korwil Bekasi RSP alias Ros Dilaporkan ke Polisi
Monev Disdikbud Karawang Jangan Sekadar Formalitas: Hasil, Temuan dan Tindak Lanjut Harus Terukur
Dari ARKAS ke Penyedia: Dugaan Pengondisian Pengadaan dan Tagihan Sekolah Dasar di Karawang Dipertanyakan
Berita ini 10 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:30

Rehabilitasi SDN Ciptamarga II Karawang Disorot, Kusen Kropos Diduga Belum Tersentuh

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:10

Dugaan Eksploitasi Seragam dan Bangunan di MTs Mursidul Falah Karawang Capai Rp1,3 Juta per Siswa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:24

Musyawarah Kekeluargaan Dugaan Pelecehan Anak di Karawang Berakhir Buntu, Keluarga Korban Pertimbangkan Jalur Hukum

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:24

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Jayakerta Masuk Tahap Klarifikasi, Korban hingga Saksi Dipanggil Polresta Karawang

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:36

Diduga Cemarkan Nama Baik FWJI, Mantan Ketua Korwil Bekasi RSP alias Ros Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:32

Monev Disdikbud Karawang Jangan Sekadar Formalitas: Hasil, Temuan dan Tindak Lanjut Harus Terukur

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:24

Dari ARKAS ke Penyedia: Dugaan Pengondisian Pengadaan dan Tagihan Sekolah Dasar di Karawang Dipertanyakan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:38

Diduga Asal Jadi, Proyek Pagar TPU Bangkuang Rp198 Juta Disorot, Pondasi Dipertanyakan, Pengawas Diminta Turun ke Lapangan

Berita Terbaru