Jembatan TB 14 di Rengasdengklok Diharapkan Segera Dibangun Ulang

- Penulis

Selasa, 24 September 2024 - 11:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Pihak Perum Jasa Tirta II (PJT II) meminta agar jembatan yang berada di sekitar TB 14, Kecamatan Rengasdengklok, segera diperbaiki dan ditinggikan. Jembatan tersebut dinilai bermasalah karena ketinggiannya yang rendah, sehingga mengganggu aliran air yang sangat vital bagi irigasi sawah di wilayah tersebut.

Menurut Ade Suherman, yang akrab disapa Golun, dari SPP Operasional Seksi Rengasdengklok Wilayah II PJT II, jembatan baru tersebut berdasarkan pengamatan mereka, jembatan ini terlalu rendah. “Gildernya saja terendam air, bagaimana bisa aliran air lancar? Apalagi kalau ada sampah dan eceng gondok, pasti akan menyangkut di sini karena eksisting-nya terlalu rendah,” ungkap Ade Golun.

Pihak PJT II sudah berupaya melakukan penanganan darurat dengan mengerahkan personel untuk membersihkan saluran air dari eceng gondok yang menumpuk di sekitar jembatan. Tindakan ini dilakukan untuk mencegah ancaman terhadap kelancaran irigasi yang sangat diperlukan oleh para petani.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Operasi pembersihan tersebut dipimpin langsung oleh Ade Golun, dengan melibatkan lebih dari 50 anggota yang bekerja sama dengan pengamat sub seksi Karawang, Rudi. Mereka bersama-sama membersihkan saluran air agar dapat kembali berfungsi optimal.

Baca Juga:  Jembatan Penghambat Irigasi di Jayakerta Dibongkar, Petani Kutamakmur Lega

“Kalau jembatan lama, meskipun TMA (Tinggi Muka Air) maksimal, air masih bisa mengalir dengan sisa 20 cm. Tapi jembatan baru ini malah terendam, sehingga jelas menghambat aliran air,” jelas Ade Golun.

Permasalahan ini sudah disampaikan ke pimpinan PJT II dan juga telah bersurat kepada instansi terkait. Menurut Ade Golun, langkah ini diambil agar segera ada tindakan lebih lanjut dari pihak-pihak terkait untuk memperbaiki jembatan tersebut.

“Semoga segera terealisasi, karena ini sangat penting untuk kelancaran suplai air ke ribuan hektar sawah di wilayah Rengasdengklok dan sekitarnya, serta untuk keperluan MCK warga,” harap Ade Golun.

Selain itu, masalah ini juga dianggap bisa berdampak buruk pada ketahanan pangan jika dibiarkan berlarut-larut. Air yang tersumbat akan merusak irigasi, yang berdampak pada produktivitas pertanian di wilayah tersebut.

Dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah dan instansi terkait, diharapkan pembangunan ulang jembatan TB 14 ini dapat segera dilaksanakan, sehingga aliran air kembali normal dan kebutuhan irigasi masyarakat dapat terpenuhi.

“Kami sangat berharap instansi terkait dapat memperhatikan kondisi ini dan segera melakukan perbaikan yang dibutuhkan,” tutup Ade Golun. (Red/D’Kasur)

 

Berita Terkait

JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG
MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu
MIRIS! Di Mana Pengawasan? Dugaan Pelanggaran Terjadi, Keselamatan dan Kepentingan Publik Dipertaruhkan!
Ketum BARAK Indonesia Tantang KIM Buka Data: Jangan Asal Kaitkan Ormas dengan Gangguan Investasi
Ketum Banaspati Minta KIM Tak Cap Ormas dan LSM sebagai Gangguan Investasi
KIM Dikritik KOMPAK: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Gangguan Keamanan
Laskar Merah Putih Kritik KIM: Jangan Stigmatisasi Ormas sebagai Pengganggu Investasi
Fajar Try Suari Kritik Narasi KIM: Audiensi Ormas dan LSM Tak Bisa Serta-Merta Dikategorikan Gangguan Investasi
Berita ini 30 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:44

210 Bakal Calon Kades Ikuti Tes CAT, Bupati Karawang Tegaskan Seleksi Harus Transparan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:59

Viral Video Genangan di Depan SPPG Pasirjengkol 3 Karawang, Benarkah Limbah Dapur? Ini Klarifikasinya

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:45

DPRD Karawang Terima Aspirasi Pedagang Pasar Telagasari, Revitalisasi Diminta Ditunda

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:11

2.251 Anggota BPD Karawang Dilantik, Masa Keanggotaan 2026–2034

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:25

Konsolidasi 234 SC Jabar di Karawang, Bahas Penguatan Kader dan Persiapan Konvencab

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:14

Berat Badan Capai 160 Kg, Rivaldy Terbaring Tak Berdaya, Pemkab Karawang Turun Tangan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 04:06

Hadapi Kemarau Panjang, Pemkab Karawang Gelar Salat Istisqa dan Perkuat Penanganan Krisis Air

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:50

Bukan Sekadar Simbol Sejarah, Paguyuban Tugu Kebulatan Tekad Buktikan Perawatan Nyata Sejak 2019

Berita Terbaru