Terjawab Sudah, Fenomena Cahaya Misterius di Langit Indonesia Ternyata Sampah Antariksa

- Penulis

Minggu, 5 April 2026 - 05:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar: Fenomena cahaya melintas dilangit Indonesia (video amatir)

Gambar: Fenomena cahaya melintas dilangit Indonesia (video amatir)

Lampung, Lintaskarawang.com – Warga di sejumlah wilayah Lampung hingga Jawa Barat dikejutkan oleh kemunculan cahaya misterius yang melintas di langit indonesia pada Sabtu, (04/04/26) malam hari.

Fenomena tersebut menjadi viral di berbagai platform media sosial setelah sejumlah video memperlihatkan objek bercahaya yang bergerak terang sebelum menghilang.

Kepala Pusat Observatorium Astronomi Itera Lampung (OAIL), Dr. Annisa Novia Indra Putri, memberikan penjelasan ilmiah terkait peristiwa yang sempat memicu tanda tanya publik. Menurutnya, objek bercahaya itu hampir dipastikan bukan komet.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari gerakan dan lintasan pecahan yang terlihat dalam video, itu bukan ciri-ciri komet. Komet umumnya berada dekat Matahari, bukan di dekat Bumi seperti pada peristiwa ini,” ujarnya.

Menurut Annisa, karakteristik objek yang tampak bergerak relatif lambat dan mengalami fragmentasi menunjukkan bahwa fenomena tersebut lebih mengarah pada sampah antariksa, seperti bagian tubuh roket atau satelit yang kembali memasuki atmosfer Bumi.

Ia menjelaskan, ketika benda buatan manusia itu memasuki atmosfer, gesekan ekstrem dengan udara menyebabkan objek tersebut terbakar dan menghasilkan cahaya terang yang dapat terlihat dari permukaan Bumi.

Baca Juga:  Perjuangan Hak Pendidikan Anak Kurang Mampu di Karawang: Menembus Batas Birokrasi demi Masa Depan Karmila

“Fenomena seperti ini memang terlihat dramatis, karena proses terbakar di atmosfer menghasilkan pijaran cahaya yang cukup terang,” katanya.

Berdasarkan interpretasi awal tim dosen Program Studi Sains Atmosfer dan Keplanetan bersama staf OAIL, objek tersebut diduga kuat merupakan bagian dari roket China tipe CZ-3B R/B yang tengah melakukan re-entry atau masuk kembali ke atmosfer.

Meski begitu, Annisa menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan kajian lanjutan untuk mengonfirmasi identitas pasti objek tersebut, Ia juga memastikan masyarakat tidak perlu panik atas kemungkinan dampak dari fenomena itu.

“Tidak perlu khawatir, benda yang jatuh ke Bumi umumnya sudah berinteraksi dengan atmosfer dan terbakar, biasanya hanya menyisakan serpihan kecil yang mampu mencapai permukaan,” jelasnya.

Namun demikian, ukuran awal objek tetap menentukan risiko jatuhnya sisa debris.

“Jika melihat dari video yang beredar, ukurannya tidak terlalu besar, sehingga kemungkinan besar habis terbakar di atmosfer,” tambahnya.

Hingga kini, pihak observatorium masih memantau perkembangan fenomena tersebut sambil menunggu data tambahan untuk memastikan sumber cahaya yang telah menghebohkan dilangit Indonesia.(***)

Editor: Aan Ade Warino

Berita Terkait

MBG untuk Anak, Bukan untuk Ulat: Dugaan Temuan Ulat di SDN Ciptamargi 4 Harus Diusut
Karawang Job Fair 2026 Dibuka, Tersedia Formasi Khusus Penyandang Disabilitas
BPD Tirtasari Memanas! Jumlah Pemilih Mendadak Berlipat, Proses Pemilihan Dituntut Diulang
DPRD Karawang Gelar Rapat Paripurna, Bahas KUA-PPAS 2027 dan Propemperda 2026
BUMDes Mandiri Sejahtera Parungmulya Dorong Masyarakat Jadi Mitra Strategis Kawasan Industri
Dugaan Intimidasi Jelang Pilkades Sumber Urip, Warga Mengaku Dimaki dan Diancam Putus Listrik.
Diduga Minta Uang, Pekerjaan Pemagaran di Sindangmulya Dihentikan Kades, Warga Desak PRKP Turun Tangan
Ayo Bayar PBB-P2 Sebelum 30 September, Inilah Beragam Manfaatnya
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:26

Mr. Kim: Coffee Morning Kodim 0604 Karawang Jadi Sejarah Baru Sinergi TNI dengan Ormas dan LSM

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:41

Direktur CV. Pakar Bangunan Konstruksi,Nurhali Ajak Masyarakat Isi Kemerdekaan dengan Semangat Gotong Royong dan Pembangunan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:35

Hj. Saidah Anwar Nahkodai PBI Karawang Periode 2026–2030, Siap Bangun Prestasi Olahraga Boling

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:48

Puji Gerak Cepat Bupati Karawang, Ketua Pembina KIS Esther Tan Apresiasi Penanganan Kasus Karmila

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:15

Langkah Cepat Pemkab Karawang Atasi Kendala Sekolah Ananda Karmila, Tuai Apresiasi dari PSI dan Komunitas KIS

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 04:13

Desa Payungsari Sukses Laksanakan Penetapan Calon Anggota BPD 2026 – 2034 Sesuai Perbup Karawang No.24 Tahun 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:23

Pendidikan politik repdem Karawang jadi momentum Perkuat solidaritas dan mantapkan barisan hadapi tantangan Zaman

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:14

Peduli Kesehatan Masayarakat, RSUD Jatisari Buka Stand Pelayanan Kesehatan Gratis Untuk Masyarakat Di Gebyar Paten Kecamatan Jatisari

Berita Terbaru