Belum Terbit Izin, Kegiatan Angkutan Tanah Di KNIC Kembali Berjalan, Sat Pol PP Karawang Akan Diaudiensi

- Penulis

Rabu, 24 Juli 2024 - 12:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Beberapa pekan lalu, pasca banyaknya protes dari masyarakat perihal kegiatan angkutan tanah dari salah satu lokasi Kawasan Industri, yaitu Karawang New Industry City (KNIC) di Jalan Trans Heksa, Desa Wanajaya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, setelah melakukan rapat, melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) yang memiliki otoritas Penegakan Peraturan Daerah (Gakda). Mengambil langkah tegas, dengan memberhentikan terlebih dahulu kegiatan angkutan tanah dari lokasi.

Karena seperti yang diketahui, dokumen lingkungan yang dimiliki oleh Kawasan Industri KNIC hanya sebatas Cut and Fill tanah, yang artinya hanya sebatas penataan lahan, tanpa mengeluarkan tanah dari lokasi kegiatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hanya saja yang disesalkan oleh Redy Sadiaji, salah seorang masyarakat Karawang. Diduga tindakan tegas Sat Pol PP Karawang hanya berlangsung beberapa hari saja. Pasalnya, pasca adanya tindakan tegas tersebut, selang beberapa hari kemudian kegiatan angkutan tanah dari lokasi Cut and Fiil ke luar kembali berjalan.

Baca Juga:  PKBM Tunas Makrifat Batujaya Mengadakan Lomba Dakwah Aksi Anak Muslim Di Bulan Suci (AKAMSI)

“Padahal sebagai mana informasi yang didapat, sebelum terbitnya perizinan yang lengkap dari instansi yang memiliki otoritas menerbitkan perizinan, kegiatan angkutan tanah distop sampai batas waktu yang tidak ditentukan,” ungkapnya, Rabu (24/7/2024).

“Karena sebagaimana yang diketahui oleh semua pihak, KNIC hanya mengantongi dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), tetapi tidak berikut dengan mengeluarkan tanah ke luar lokasi kegiatan,” urai Redy

“Oleh karena itu, kami akan segera melayangkan surat permintaan audiensi kepada Sat Pol PP Karawang, untuk mempertanyakan komitmen penegakan sebagaimana yang sudah disepakati. Karena yang namanya aturan, apa pun alasannya. Aturan tetap aturan yang harus ditegakkan,” pungkasnya. (Red)

Berita Terkait

MBG untuk Anak, Bukan untuk Ulat: Dugaan Temuan Ulat di SDN Ciptamargi 4 Harus Diusut
Karawang Job Fair 2026 Dibuka, Tersedia Formasi Khusus Penyandang Disabilitas
BPD Tirtasari Memanas! Jumlah Pemilih Mendadak Berlipat, Proses Pemilihan Dituntut Diulang
DPRD Karawang Gelar Rapat Paripurna, Bahas KUA-PPAS 2027 dan Propemperda 2026
BUMDes Mandiri Sejahtera Parungmulya Dorong Masyarakat Jadi Mitra Strategis Kawasan Industri
Dugaan Intimidasi Jelang Pilkades Sumber Urip, Warga Mengaku Dimaki dan Diancam Putus Listrik.
Diduga Minta Uang, Pekerjaan Pemagaran di Sindangmulya Dihentikan Kades, Warga Desak PRKP Turun Tangan
Ayo Bayar PBB-P2 Sebelum 30 September, Inilah Beragam Manfaatnya
Berita ini 8 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 06:54

Mentan Sidak Pompanisasi di Karawang, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran untuk Petani

Selasa, 1 September 2026 - 06:47

Hadiah Cinta untuk Orang Tua, Wabup Karawang Resmikan Masjid Al-Hayza di Klari

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:52

Bawa Aspirasi Petani ke Menteri Pertanian, Ade Golun PJT II Rengasdengklok Sampaikan Keluhan Irigasi yang Dikeluhkan Warga

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:50

BULOG bersama Bapanas Salurkan 181 Ribu Ton Beras Bantuan Pangan di Jawa Barat

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:40

Departemen Umum Hankam 88 Laskar NKRI Pertanyakan Dugaan Pengelolaan Dana Desa Kendaljaya Tahun Anggaran 2024–2025

Minggu, 30 Agustus 2026 - 06:20

Saluran Irigasi Tersumbat Parah, 1.800 Hektare Sawah Terancam Kekurangan Air, Alat Berat Mulai Diterjunkan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:15

Mobil Anggota DPRD Karawang Dikepung 10 Orang Mengaku Debt Collector, Diduga Ada Intimidasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:18

Berkas Aset BUMDes Sindangmulya Diduga Raib, BPD Soroti Transparansi dan Pertanyakan Pembentukan Direktur Baru

Berita Terbaru