Integritas Diuji: Haji Aep Syaepuloh Tolak Tawaran 300 Juta Rupiah

Gambar ilustrasi

Gambar ilustrasi

Karawang, Lintaskarawang.com – 9 Juni 2024. Hari itu, di sela-sela kesibukan kerja saat masih menjabat sebagai Wakil Bupati Karawang, Haji Aep Syaepuloh S.E. (JIEP) mendapat kunjungan tak terduga dari seorang pengusaha besar yang bergerak di bidang pengelolaan pasar. Pengusaha tersebut datang dengan tawaran uang sejumlah sekitar 150 juta rupiah. Tanpa basa-basi, JIEP menolak tawaran tersebut dengan tegas dan menunjukkan sikap tidak bersahabat kepada pengusaha pasar tersebut.

Beberapa hari kemudian, pengusaha itu kembali datang ke kantor wakil bupati. Kali ini, dia memaksa protokoler untuk mengatur pertemuan dengan JIEP. Setelah mendapatkan izin, pengusaha tersebut membawa kantong plastik berwarna hitam yang berisi uang sejumlah 300 juta rupiah dan menaruhnya di meja wakil bupati.

“Apa itu?” tanya JIEP kepada pengusaha pasar tersebut. “Uang, Pak, untuk Bapak,” jawab pengusaha itu.

Dengan nada sedikit keras, JIEP berkata, “Bawa uang itu! Saya sudah banyak uang. Asal perlu Bapak ketahui, tidak semua pejabat politik bisa disuap dengan uang. Dan saya tidak akan mengorbankan para pedagang di pasar harus menanggung derita bertahun-tahun membayar beban hutang kios yang begitu mahal.”

Pada saat itu juga, JIEP mengusir pengusaha pasar tersebut seraya berkata, “Maaf ya, Pak, saya bukan tipe pejabat yang sama dengan orang yang telah Bapak suap.”

Cerita ini disampaikan langsung oleh para protokoler wakil bupati dan dapat dipertanggungjawabkan. Tujuan cerita ini bukan untuk pencitraan, tetapi sebagai pengingat bagi kita semua untuk berhati-hati memilih pemimpin di musim pilkada dan Pilgub.

Penting untuk mengenali lebih dekat calon pemimpin, melihat jejak rekam kehidupannya, keluarganya, serta bibit, bebet, dan bobotnya sebelum memberikan dukungan. Hari ini, banyak pemimpin yang tampak berwajah baik dan berbicara dengan sopan, namun hatinya dipenuhi dengan hasrat korupsi dan memperkaya diri sendiri.

Pemilihan pemimpin yang tepat sangat penting untuk masa depan kita semua. Pastikan untuk memilih pemimpin yang benar-benar memiliki integritas dan dedikasi untuk kesejahteraan rakyat, bukan hanya untuk kepentingan pribadi. (Ddg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dilarang menyalin konten halaman lintaskarawang.com