Polemik Biaya Pramuka di SDN 1 Karawang Wetan, Kepala Sekolah Buka Suara dan Luruskan Informasi

- Penulis

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Yeni Mulyani S.Pd.SD., M.Pd Kepala Sekolah SDN 1 Karawang Wetan

Keterangan Foto: Yeni Mulyani S.Pd.SD., M.Pd Kepala Sekolah SDN 1 Karawang Wetan

Karawang | Lintaskarawang.com – Menyusul pemberitaan terkait dugaan pungutan liar (pungli) pada kegiatan Pramuka di SDN 1 Karawang Wetan, pihak sekolah akhirnya angkat bicara dan memberikan klarifikasi atas informasi yang sempat menjadi perhatian publik.

Kepala Sekolah SDN 1 Karawang Wetan, Yeni Mulyani, menegaskan bahwa biaya yang tercantum dalam papan informasi sekolah bukan merupakan pungutan wajib, melainkan anggaran untuk mendukung program Gerakan Pramuka Garuda Siaga yang diperuntukkan bagi siswa yang berminat mengikuti program tersebut.

“Anggaran Pramuka Garuda Siaga, satu peruntukannya untuk pendaftaran, yang kedua untuk atribut dan proses administrasi setiap siswa, dan itu untuk Pramuka Garuda Siaga, jadi tidak ada anggaran khusus dari BOS, dan itu dikembalikan kepada orang tua yang siap, karena sistemnya tidak memaksa, bagi yang mau saja,” jelasnya saat memberikan klarifikasi, Jumat (08/05/26).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menegaskan bahwa program Pramuka Garuda Siaga merupakan bentuk pembinaan prestasi bagi peserta didik, sekaligus menjadi salah satu nilai tambah bagi siswa saat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Baca Juga:  Rapat Kegiatan Pelatihan Keterampilan Belajar Satuan Pendidikan PKB Mandiri di Kabupaten Karawang

“Jadi Pramuka Garuda Siaga itu sebagai penghargaan tertinggi di Pramuka di level siaga, manfaatnya nanti bisa digunakan saat mendaftar ke sekolah menengah pertama, sertifikatnya bisa menjadi jalur prestasi,” tambahnya.

Menurut pihak sekolah, program tersebut bersifat pilihan dan tidak diwajibkan kepada seluruh siswa, sekolah juga memastikan tidak ada unsur pemaksaan kepada orang tua murid dalam mengikuti kegiatan tersebut.

Sebelumnya, SDN 1 Karawang Wetan sempat menjadi sorotan setelah muncul keluhan dari sejumlah wali murid terkait rincian biaya kegiatan Pramuka yang dinilai cukup besar, informasi tersebut kemudian memicu dugaan pungutan liar dan menjadi perhatian masyarakat.

Dengan adanya penjelasan dari pihak sekolah, polemik yang sempat berkembang terkait anggaran kegiatan Pramuka di SDN 1 Karawang Wetan diharapkan dapat menjadi terang dan dipahami secara utuh agar tidak terjadi miskomunikasi kembali.

Penulis: Aan Ade Warino

Editor: Dadang A.H

Berita Terkait

Lomba Keagamaan Semarakkan Maulid Nabi di SMPN 2 Lemahabang, Bibit Potensial Mulai Disaring
PSYNERGY Competition 2026 Digelar Perdana, Fakultas Psikologi UBP Karawang Perkuat Jejaring Mahasiswa Tingkat Nasional
Jam Kerja, Pegawai Disdikbud Terlihat Gunakan Sandal, Disiplin Aparatur Dipertanyakan
Dari Perjuangan Menuju Wisuda, Mulyana Hanafi, S.E. Siap Melangkah dan Berkarya
LARANG JUAL BELI LKS, DISDIKBUD KARAWANG DINILAI BELUM JAWAB SOAL PENGAWASAN DAN SANKSI
Disdikbud Karawang Terbitkan Surat Edaran, Sekolah Negeri Dilarang Jual LKS, Buku, dan Seragam
Era Baru Pelayanan Pendidikan di Karawang, Disdikbud Resmikan Ruang Layanan Terpadu
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNSIKA Gelar Workshop “From Theory to Practice” untuk Mempersiapkan Calon Guru Bahasa Inggris yang Adaptif
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 05:14

Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus

Rabu, 16 September 2026 - 02:32

Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang

Jumat, 11 September 2026 - 04:25

Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan

Jumat, 11 September 2026 - 04:12

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga

Jumat, 11 September 2026 - 02:35

DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Kamis, 10 September 2026 - 12:14

Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang

Kamis, 10 September 2026 - 08:22

Proyek Jalan di Puseurjaya Disorot, Muncul Dugaan Permintaan Uang Koordinasi hingga Jutaan Rupiah

Senin, 7 September 2026 - 12:27

63 Desa Terima LHP AMJ, Publik Karawang Menanti Dibukanya Temuan dan Tindak Lanjut

Berita Terbaru