Wali Murid Menjerit, Praktisi Hukum Geram Soroti Dugaan Pungli di SDN 1 Karawang Wetan

- Penulis

Jumat, 24 April 2026 - 15:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Poto: Rincian biaya di papan informasi SDN 1 Karawang Wetan

Keterangan Poto: Rincian biaya di papan informasi SDN 1 Karawang Wetan

Karawang | Lintaskarawang.com – Dunia pendidikan kembali menjadi sorotan menyusul dugaan pungutan liar (pungli) yang terjadi di SDN 1 Karawang Wetan, yang berlokasi di Jl. Sedap Malam No. 2, Guro II, Kelurahan Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang.

Dugaan pungli tersebut mencuat setelah pihak sekolah menyampaikan rincian biaya kegiatan Pramuka melalui papan informasi di lingkungan sekolah dengan biaya yang dibebankan kepada siswa disebut mencapai hampir Rp500 ribu, yang kemudian menuai keberatan dari sejumlah wali murid.

Salah satu orang tua siswa yang enggan disebutkan namanya mengaku kaget dan merasa terbebani dengan besaran biaya tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Disuruh bayar kegiatan Pramuka, biayanya hampir Rp500 ribuan, orang tua murid merasa keberatan,” ujarnya.

Keluhan ini memicu reaksi dari berbagai pihak, termasuk kalangan praktisi hukum, Direktur LBH Lintas Buana Nusantara, Iwan Gunawan, S.H., menegaskan bahwa sekolah negeri tidak diperbolehkan melakukan pungutan yang bersifat wajib kepada siswa.

Baca Juga:  Pelatihan Keterampilan Kepemudaan Resmi Dibuka di Danau Cipule, Karawang

“Sekolah negeri dilarang melakukan pungutan liar karena pendidikan dasar pada prinsipnya gratis, sebagaimana diatur dalam Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016, Jika terbukti, pungli dapat dijerat dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak SDN 1 Karawang Wetan belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut, sementara itu, masyarakat berharap adanya klarifikasi dan langkah tegas dari instansi terkait guna memastikan transparansi serta mencegah praktik serupa terulang di lingkungan pendidikan.

Pendidikan yang seharusnya menjadi hak dasar setiap anak diharapkan tetap berjalan tanpa membebani orang tua, serta menjunjung tinggi prinsip keadilan dan akuntabilitas.

Penulis: Aan Ade Warino

Editor: Dadang A.H

Berita Terkait

Semarak Hari Kartini, Siswa SD Waringinjaya 03 Bekasi Gelar Karnaval Busana Tradisional
Dua Ruang Kelas SDN Dawuan 3 Ambruk, Perbaikan Masih Tahap Perencanaan
364 ASN Dilantik di Karawang, Sektor Pendidikan Jadi Prioritas Utama
Satgas Pelajar Disdikbud Karawang Amankan 16 Siswa dari Luar Daerah di Bundaran Kepuh
Anggota DPRD Jabar Pipik Taufik Ismail Gelar Pendidikan Demokrasi Bersama Siswa SMKN 1 Cilebar
Polemik Sengketa Lahan Sekolah di Rengasdengklok Selatan Kian Memanas, FKUB Desak Negara Hadir Selamatkan Hak Pendidikan Anak
Jelang hari pertama masuk sekolah,Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh Tinjau Pembangunan Fasilitas Pendidikan, Pastikan Uang Rakyat Digunakan Secara Berkualitas
PPI Karawang Peringati Hari Jadi ke-36 dengan Santunan Yatim Piatu dan Donor Darah
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 05:03

Sapi Kurban Premium dari Boyolali Hadir di Karawang, Harga Mulai Rp 23 Juta!

Selasa, 21 April 2026 - 07:29

Gagal Panen Berulang, DPRD Karawang Soroti Irigasi hingga Distribusi Pupuk

Selasa, 21 April 2026 - 06:48

Ancaman Hama dan El Nino, Karawang Turun Tangan Kendalikan Produksi Padi

Senin, 20 April 2026 - 06:02

Ormas Islam Serbu DPRD Karawang, Soroti Dugaan Penyimpangan Izin Usaha

Sabtu, 11 April 2026 - 05:34

Turun ke Desa, Pipik Taufik Ismail Tampung Keluhan Warga soal PJU, Rutilahu, dan Drainase

Selasa, 7 April 2026 - 08:22

Kesbangpol Karawang Gelar Seleksi Berjenjang Paskibraka 2026, 507 Peserta Tersaring Ketat

Sabtu, 4 April 2026 - 11:07

Halal Bihalal Karang Taruna kelurahan Nagasari Jadi Momentum Perkuat Solidaritas dan Evaluasi Organisasi

Rabu, 1 April 2026 - 08:16

Bupati Aep Syaepuloh Hadiri Evaluasi BGN, Tekankan Peran Mitra dan Yayasan di Mercure Karawang

Berita Terbaru