PT. Farrel Internusa Pratama Diduga Terlibat Kasus Pemalsuan SIO Forklift di Karawang

- Penulis

Selasa, 21 Mei 2024 - 12:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – 21 Mei 2024. PT. Farrel Internusa Pratama, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pemasok umum terutama bidang Jasa Pipeline Oil & Gas Industri serta untuk pemasok spare part listrik & mekanik di Karawang, tengah menjadi sorotan setelah terungkapnya kasus pemalsuan Surat Izin Operator (SIO) forklift. Praktik ilegal ini dilakukan terhadap pekerja operator forklift di lingkungan kerja perusahaan tersebut.

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan internal yang diterima oleh pihak redaksi, yang mencurigai adanya SIO palsu yang digunakan oleh para pekerja. Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, ditemukan bukti bahwa perusahaan tersebut secara sistematis memalsukan dokumen negara untuk memperoleh SIO bagi karyawan yang tidak memenuhi syarat.

Ependi, seorang redaksi dari portal berita Jejakhukum.net, menegaskan bahwa tindakan ini merupakan pelanggaran serius. “Ini jelas masuk pada ranah pemalsuan dokumen negara, dan harus ditindak tegas,” ujar Ependi dalam sebuah wawancara eksklusif .

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus ini tidak hanya merugikan para pekerja, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran mengenai keselamatan kerja. Operator forklift yang tidak memiliki kualifikasi resmi berisiko tinggi mengalami kecelakaan kerja, yang dapat membahayakan diri sendiri maupun rekan kerjanya.

Baca Juga:  Skandal Penipuan CPNS di Subang: ASN Diduga Terlibat, Korban Rugi Ratusan Juta

PT. Farrel Internusa Pratama hingga saat ini belum memberikan pernyataan resmi terkait kasus ini. Namun, masyarakat dan pihak berwenang berharap perusahaan tersebut segera mengambil langkah untuk memperbaiki kondisi dan memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali.

Sementara itu, para pekerja yang menjadi korban pemalsuan SIO diharapkan dapat memperoleh hak-haknya kembali, termasuk pelatihan dan sertifikasi yang sesuai dengan standar keselamatan kerja. Pemerintah daerah Karawang juga diharapkan meningkatkan pengawasan terhadap praktik-praktik serupa di perusahaan lainnya.

Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi dunia industri untuk selalu menjunjung tinggi integritas dan keselamatan kerja. Pemalsuan dokumen bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga mengancam nyawa dan kesejahteraan para pekerja.

Dengan adanya pengungkapan ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya kualifikasi resmi bagi para pekerja semakin meningkat, dan semua pihak terkait dapat bekerja sama untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan terpercaya. (Ddg)

Berita Terkait

Peringatan LBH LBN: Ancaman Narkoba di Indonesia Dianalogikan dengan China Abad ke-19
Tanah Diduga Dikuasai Ilegal, Nurtisem Lawan Balik Tempuh Jalur Hukum
Darurat Obat Terlarang! Kaka Ace Desak Penindakan Tanpa Tebang Pilih
Dualisme MUSKAB KADIN Karawang Memanas, Pakar Hukum Tegaskan Berpotensi Cacat Hukum
Kasus Suap Ijon Bekasi, Ade Kuswara Bantah Nama Ono Surono Terkait Aliran Dana
Viral! Mobil Ngamuk di Tuparev, Polres Karawang Amankan Pelaku
Remaja Putri di Karawang Diduga Dikeroyok Tiga Rekan Sebaya, Polisi Lakukan Penyelidikan
Sawah 9 Hektare Raib dari Penguasaan Pemilik, Dugaan Penggelapan Dilaporkan ke Polres Karawang
Berita ini 4 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 12:54

Dibantu Pemda, Rumah Warga Karawang yang Ambruk Kini Berdiri Kembali

Rabu, 29 April 2026 - 12:25

Dinas Pertanian Karawang Bina Petani di Kebun Glenmore, Dorong Hortikultura Modern

Rabu, 29 April 2026 - 12:05

Christo Pamit, Program Integritas dan Pembenahan SOP Jadi Warisan di Lapas Karawang

Selasa, 28 April 2026 - 15:31

Kartini Turun Gunung di Cikampek Timur, Karina Widya Siap Guncang Pilkades 2026

Selasa, 28 April 2026 - 15:14

Pemkab Karawang Gaspol Tekan Stunting, Fokus 1.000 HPK dan Intervensi 3B

Selasa, 28 April 2026 - 08:35

Jalan Ambles di Pedes Karawang Diduga Akibat Terowongan Ilegal, Camat Minta Penanganan Cepat

Senin, 27 April 2026 - 13:49

Prabowo-Gibran Lantik Sejumlah Pejabat Negara, Perkuat Formasi Kabinet hingga Badan Strategis

Senin, 27 April 2026 - 10:22

FORDAS Cilamaya Berbunga Ucapkan Selamat, Optimistis Kepemimpinan Jumhur Hidayat Perkuat Kebijakan Lingkungan

Berita Terbaru