Desa Mulyajaya Dijadikan Desa Bebas narkoba dari Polres Kabupaten Karawang

- Penulis

Selasa, 15 Agustus 2023 - 06:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Team Polres Kabupaten Karawang bersama dengan Dinas Kesehatan
Team Polres Kabupaten Karawang bersama dengan Dinas Kesehatan

KARAWANG, Lintaskarawang.com – Team Polres Kabupaten Karawang bersama dengan Dinas Kesehatan mengklarifikasi kembali terkait ratusan masyarakat Desa Mulyajaya yang mengalami kecanduan tramadol dan hexymer adalah tidak benar.

AKBP Wirdhanto Hadicaksono, Kapolres Karawang menyampaikan saat ini sudah tidak dilakukan peredaran obat keras tertentu tersebut. Kemudian telah mengamankan barang bukti sebanyak 3.650 butir obat dan dua orang tersangka telah diserahkan kepada pihak kejaksaan.

“Kami dan team akan menyampaikan update penangan isu adanya 1 kampung kecanduan obat terlarang, pada bulan Maret kami menangkap 2 tersangka pengedar OKT dan mengamankan 3.650 butir obat. Dari situ kami mendapatkan laporan, sebetulnya sudah tidak ada peredaran lagi di desa ini,” ujarnya Senin (14/08/23)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia melanjutkan untuk Dinas Kesehatan pun telah melakukan pemeriksaan untuk data masyarakat yang telah ada. Ia mengatakan laporan berasal dari Kepala Desa Mulyajaya sebelumnya bukan termasuk data terupdate, melainkan data yang diperoleh sebelum terjadinya tindakan penegakan hukum oleh Polres Karawang di bulan Maret 2023.

“Kami bersama-sama sudah melakukan konfirmasi pemeriksaan ke lapangan terkait apakah pernyataan (laporan sebelumnya) valid adanya. Hasilnya akan disampaikan pihak Dinkes,” tambahnya.

Sub Koordinator Kefarmasian Dinkes Karawang, Eka Muthia memaparkan, pihaknya melakukan pemanggilan sekaligus pemeriksaan kepada 114 warga terdata. Pemeriksaan dilakukan sebanyak dua kali, pertama dilaksanakan pada Sabtu (12/8) dan kedua dilakukan pada Senin (14/8). Ia melanjutkan pemeriksaan akan terus dilanjutkan untuk 114 orang yang telah terdaftar.

Baca Juga:  Keluarga Komarudin Mencari Anak Mereka yang Hilang Sejak 7 Januari 2025

“Data awal yang kami terima 114 orang daftar yang mengkonsumsi, di hari Sabtu dari 29 orang terpanggil yang menyatakan pernah konsumsi cuman 10 orang. Lalu hari ini, pemanggilan kembali kepada 24 orang, yang mengaku konsumsi 8 orang. 53 orang yang terpanggil, selebihnya gak ada yang mengaku konsumsi,” ungkapnya.

Ia pun menjelaskan telah dilakukan tes urin jenis rapid untuk semua masyarakat. Hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda kecanduan. Kemudian tidak ditemukan pula kategori anak-anak dan lansia di atas 60 tahun yang mengkonsumsi obat tersebut. Karena para warga dinyatakan baik-baik saja dan jarak konsumsinya telah berlalu lama sekali. Ia meyakini bahwa desa Mulyajaya tidak terdapat warga yang kecanduan oleh tramadol maupun hexymer.

“Mereka semua negatif, sampai saat ini kami telah mendata ulang. Dari list 114 ternyata tidak ada anak-anak dan lansia. Paling muda 16 tahun, paling tuanya 30 tahunan. Mereka konsumsinya kan udah lama, terus gak ada indikasi adiktif sama sekali. Jadi negatif memang tidak ada yang kecanduan, karena tramadol itu efeknya hari itu juga, dan sekarang warga sudah lewat berbulan-bulan baik-baik saja,” tutupnya.Kasus ratusan warga desa Mulyajaya, Kecamatan Kutawaluya yang diisukan kecanduan tramadol dan hexymer terklarifikasi tidak betul adanya,” tutupnya.

(Suci Nurussiam)

Berita Terkait

Empang Ketahanan Pangan Diduga Beralih Kepemilikan, BUMDes Rengasdengklok Selatan Disorot
Sorotan Tajam Dana BOS Pemeliharaan Sarpras SMPN 1 Pangkalan, Publik Pertanyakan Transparansi di Tengah Revitalisasi Sekolah
Pemkab Karawang Targetkan Kabel Udara Diturunkan ke Bawah Tanah pada 2027
Rapat Koordinasi dan Evaluasi Normalisasi Kali Apur Digelar di Kecamatan Rengasdengklok
Pemkab Karawang Optimalkan Opsen PKB dan BBNKB, Percepat Penerimaan Kas Daerah
Bupati Aep Keluarkan Instruksi Bersih-Bersih Pagi untuk OPD dan Kecamatan
Jalan Pantura Jatisari Rusak Parah, Warga Geram hingga Gelar Aksi Protes
PAPDESI Karawang Gelar Rakercab dan Harlah ke-4, Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian
Berita ini 3 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:59

MAKIN Karawang Gelar Hari Persaudaraan Sambut Imlek

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:55

Viral di Media Sosial, Kondisi Bayi Zea Dipastikan Sehat dan Sudah Ditangani PSM Palumbonsari

Kamis, 5 Februari 2026 - 09:43

Menteri Agama RI Kunjungi Klenteng Sian Djin Ku Poh dan Vihara Buddha Loka Karawang‎

Kamis, 5 Februari 2026 - 05:32

Pemkab Karawang Gelar Aksi Bersih-Bersih Pantai Tangkolak Tindak Lanjut Arahan Presiden RI

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:04

Samsudin Setiawan Resmi Dilantik sebagai Ketua Karang Taruna Desa Tamelang Periode 2026–2031

Selasa, 3 Februari 2026 - 06:44

Bupati Aep Lantik 13 ASN Pemkab Karawang, Tekankan Kinerja Kolektif dan Pelayanan Publik

Minggu, 1 Februari 2026 - 12:58

Lampu PJU Roboh di Pantura Lemah Abang Cikarang, Picu Kemacetan Panjang

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:39

Ramayana Ciplaz karawang Membuka Acara Festival Marching Band tingkat SD/SMP

Berita Terbaru