HIJAUKAN SANGGABUANA MENLATPUR KOSTRAD TANAM RIBUAN POHON

- Penulis

Rabu, 4 Desember 2024 - 08:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Peran pasukan Kostrad TNI AD untuk menjaga keanekaragaman hayati Pegunungan Sanggabuana rupayan tidak berhenti. Setelah pada Juni 2024 lalu Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak melepas liarkan elang jawa (Nisaetus bartelsi) dan menanam ribuan pohon di Sanggabuana, Selasa, 02 Desember 2024, Komandan Resimen Latihan Tempur (Menlatpur) Kostrad Sanggabuaa Kolonel Inf. Rudianto bersama pasukannya menghijaukan Sanggabuana dengan ribuan pohon.

Rudianto perwira menengah lulusan Aknil 1999 yang menjabat Komandan Resimen Latihan Tempur pertama setelah daerah latihan Kostrad tersebut berubah menjadi resimen, yang sebelumnya merupakan Datasemen Pemeliharaan Daerah Latihan (Denharrahlat) juga melepasliarkan bebeapa jenis burung ke alam liar. Menurut Kolonel Rudianto, penanaman pohon dan pelepasliaran satwa tersebut untuk mengembalikan fungsi hutan Sanggabuana sebagai habitat satwa liar, terutama satwa liar dilindungi.

“Namun kita juga harus memikirkan kebutuhan masyarakat sekitar, jadi beberapa jenis pohon yang ditanam juga ada tanaman buah seperti petai, jengkol, durian, mangga, alpukat, dan tanaman kehutanan lain. Ini sesuai arahan Panglima TNI untuk membantu program ketahanan pangan nasional, dimanapun prajurit TNI berada.” Tukas Rudianto.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada saat penanaman pohon di areal Menlatpur Kostrad di lereng Sanggabuana, prajurit TNI dibantu oleh masyarakat sekitar yang dihadiri juga oleh Camat, lurah, pejabat Perum Perhutani KPH Purwakarta, dan tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga:  Bupati Karawang Kukuhkan 424 Anggota Pramuka Garuda dalam Peringatan Hari Pramuka ke-63

Lebih jauh Kolonel Rudianto menghimbau kepada jajarannya bahwa program ini harus berkelanjutan, tidak hanya sekali tanam dan tinggal, tapi dilakukan secara berkala dan dirawat. Jadi bermanfaat untuk ekologi, sekaligus mempunyai manfaat untuk ketahanan pangan masyarakat termasuk meningkatkan perekonomian para petani penggarap.

Sebelumnya pasukan TNI di Sanggabuana, ketika masih sebagai Datasemen Harrahlat sangat serius memperhatikan hutan Sanggabuana. Para prajurit TNI AD ini juga terlibat dalam patroli anti perburuan satwa liar, patroli anti ilegal loging, dan juga terlibat dalam kegiatan ilmiah dalam Ekspedisi penelitian Populasi Owa Jawa Sanggabuana bersama dengan Sanggabuana Wildlife Ranger dan Perum Perhutani. Bahkan Kasad Jenderal Maruli Simanjuntak hadir ke Sanggabuana dua kali untuk terlibat dalam kegiatan konservasi di kawasan hutan Pegunungan Sanggabuana, dan mendorong untuk segera dilakukan perubahan fungsi kawasan hutan Pegunungan Sanggabuana menjadi kawasan konservasi.

Pegunungan Sanggabuana sendiri merupakan kawasan hutan yang terletak di 4 Kabupaten di Jawa Barat yaitu Karawang, Purwakarta, Bogor, dan Cianjur. Dalam pendataan keanekaragaman hayati yang dilakukan oleh Sanggabuana Conservation Foundation (SCF) sejak tahun 2019, ditemukan setidaknya 339 jenis satwa liar, yang 41 diantaranya merupakan satwa dilindungi yang masuk dalam daftar Permen LHK No. 106 Tahun 2018 tentang jenis tumbuhan dan satwa dilindungi. (Red)

Berita Terkait

Diduga Tidak Netral, Aktivis Laskar NKRI Soroti Pencalonan BPD Perwakilan Perempuan di Desa Gombongsari
Pendaftaran BPD Desa Mekarsari Resmi Ditutup, Sosialisasi Jadi Sorotan Warga di Media Sosial
Kapolres Karawang Perkuat Sinergitas Bersama Kejari dan Yonif 305/Tengkorak, Wujudkan Karawang Aman dan Kondusif
Kapolda Jabar Ajak Semua Pihak Jaga Investasi di Karawang, Ormas dan LSM Sampaikan Aspirasi Soal Perusahaan Lokal
GMMK Gelar Aksi Unjuk Rasa, Desak Transparansi Anggaran dan Tes Urine Massal Pejabat Karawang
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Pembangunan Rutilahu di Desa Kemiri Diprotes Keluarga Penerima Manfaat
Jaga Kondusivitas Kawasan Industri, Desa Mekarjaya dan Tamelang Sepakati Nota Kesepakatan Bersama dengan Karang Taruna
Dugaan Pengelolaan Dana Material P3-TGAI di Desa Malangsari Disorot, Ketua P3A Sebut Hanya Diberi Mandat Urus Pengairan
Berita ini 33 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 08:37

Pemerintah Desa Rengasdengklok Selatan dan Petugas Bersihkan Tumpukan Sampah di Bojong Karya 1, Warga Diajak Jaga Kebersihan Lingkungan

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:39

ASPRUMNAS Rayakan HUT ke-13, Rakernas 2026 Fokus Transformasi Digital dan Kedaulatan Hunian Rakyat

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:12

Kang Cucu Harap Amanah Baru Waya Karmila Jadi Momentum Penguatan Seni dan Budaya Karawang

Kamis, 16 Juli 2026 - 01:48

Jembatan Karangjati Pedes Diusulkan Ditinggikan, Warga Harap Arus Irigasi Kembali Lancar

Minggu, 21 Juni 2026 - 12:49

Egy Bastyan Hermawan Nahkodai Forum Mitra Dapur Indonesia Emas, Prioritaskan Kepastian Hukum bagi Anggota

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:15

DPC PDI Perjuangan Karawang Gelar Haul Bung Karno dan Pendidikan Politik, Perkuat Konsolidasi Internal Partai

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:57

Jejak Kenangan “Asa Masa Depan”, SMP-IT Nurul Huda Batujaya Lepas 85 Siswa Kelas IX dengan Nuansa Penuh Haru

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:13

Video Keluhan Pengunjung Inul Vizta Karawang Ramai di TikTok, Muncul Komentar Pro dan Kontra

Berita Terbaru