Pabrik Ada, Berkah Tiada! Gerbang Tertutup, Warga Sekitar PT Chang Shin Gigit Jari

- Penulis

Senin, 20 Januari 2025 - 16:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ace Sudiar

Ace Sudiar

Karawang, Lintaskarawang.com – Penggiat sosial Ace Sudiar mengungkapkan keprihatinannya atas keluhan masyarakat sekitar PT Chang Shin Indonesia (CSI) di Desa Gintungkerta, Kecamatan Klari. Penutupan gerbang belakang pabrik dinilai menghambat aktivitas ekonomi warga yang selama ini bergantung pada jual beli di sekitar perusahaan.

“Masyarakat di sekitar pabrik kehilangan akses ekonomi untuk berjualan makanan dan kebutuhan lainnya. Selain itu, karyawan juga tidak memiliki alternatif lain untuk membeli makanan, sehingga hanya bisa mengandalkan pihak tertentu yang memonopoli usaha di dalam pabrik,” ujar Ace Sudiar, pada Senin (20/1/2025).

Menurutnya, jika gerbang belakang dibuka kembali, warga dapat menawarkan berbagai pilihan makanan dengan harga yang lebih kompetitif. Namun, yang lebih memprihatinkan adalah dugaan adanya pungutan liar terhadap pedagang yang ingin berjualan di dalam area pabrik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada informasi bahwa masyarakat bisa berjualan di dalam pabrik dengan syarat memberikan kontribusi dalam bentuk uang atau barang kepada pihak yang menguasai usaha tersebut. Ini menjadi persoalan serius dan harus segera ditindak,” tegasnya.

Baca Juga:  Kapolres Karawang Jadi Inspirasi, Masyarakat Desak Dinas Teknis Buka Jalur Aduan Langsung

Ace mengapresiasi langkah cepat Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, yang langsung turun ke lokasi dan meminta agar gerbang belakang dibuka kembali demi kepentingan masyarakat sekitar. “Saya bersyukur Bupati Karawang turun tangan dan meminta agar akses ke warga tetap dibuka. Semoga PT Chang Shin segera merespons dan membuka kembali gerbang tersebut,” harapnya.

Selain itu, Ace juga meminta kepolisian menyelidiki dugaan pelanggaran hukum yang terjadi. Ia menegaskan pentingnya tindakan tegas terhadap praktik pungutan liar, tanpa pandang bulu.

“Kami meminta kepolisian bertindak tegas tanpa pandang bulu, meskipun ada oknum yang berlindung di balik jabatan seperti kepala desa atau anggota dewan. Seharusnya, mereka justru berpihak pada masyarakat kecil, bukan malah membiarkan praktik yang merugikan warga,” pungkasnya.

Masyarakat sekitar PT CSI berharap langkah yang telah diambil Bupati Karawang dapat segera membuahkan hasil, sehingga ekonomi warga kembali bergerak tanpa hambatan kebijakan yang merugikan mereka. (LK)

 

Berita Terkait

MBG untuk Anak, Bukan untuk Ulat: Dugaan Temuan Ulat di SDN Ciptamargi 4 Harus Diusut
Karawang Job Fair 2026 Dibuka, Tersedia Formasi Khusus Penyandang Disabilitas
BPD Tirtasari Memanas! Jumlah Pemilih Mendadak Berlipat, Proses Pemilihan Dituntut Diulang
DPRD Karawang Gelar Rapat Paripurna, Bahas KUA-PPAS 2027 dan Propemperda 2026
BUMDes Mandiri Sejahtera Parungmulya Dorong Masyarakat Jadi Mitra Strategis Kawasan Industri
Dugaan Intimidasi Jelang Pilkades Sumber Urip, Warga Mengaku Dimaki dan Diancam Putus Listrik.
Diduga Minta Uang, Pekerjaan Pemagaran di Sindangmulya Dihentikan Kades, Warga Desak PRKP Turun Tangan
Ayo Bayar PBB-P2 Sebelum 30 September, Inilah Beragam Manfaatnya
Berita ini 28 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 06:54

Mentan Sidak Pompanisasi di Karawang, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran untuk Petani

Selasa, 1 September 2026 - 06:47

Hadiah Cinta untuk Orang Tua, Wabup Karawang Resmikan Masjid Al-Hayza di Klari

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:52

Bawa Aspirasi Petani ke Menteri Pertanian, Ade Golun PJT II Rengasdengklok Sampaikan Keluhan Irigasi yang Dikeluhkan Warga

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:50

BULOG bersama Bapanas Salurkan 181 Ribu Ton Beras Bantuan Pangan di Jawa Barat

Minggu, 30 Agustus 2026 - 06:20

Saluran Irigasi Tersumbat Parah, 1.800 Hektare Sawah Terancam Kekurangan Air, Alat Berat Mulai Diterjunkan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:15

Mobil Anggota DPRD Karawang Dikepung 10 Orang Mengaku Debt Collector, Diduga Ada Intimidasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:18

Berkas Aset BUMDes Sindangmulya Diduga Raib, BPD Soroti Transparansi dan Pertanyakan Pembentukan Direktur Baru

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:21

Sinergi Membumi untuk Pendidikan Karawang: Program “Lapor Kang Cucu” Jalin Kolaborasi Strategis dengan Pesantren Lestari Alam Qurani

Berita Terbaru