Inspiratif! Wawan Setiawan Bangun Usaha Lele Sambil Bekerja, Kini Pimpin Kelompok Tani

- Penulis

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Wawan Setiawan anggota Yayasan Karawang Entrepreneur Sejahtera

Keterangan Foto: Wawan Setiawan anggota Yayasan Karawang Entrepreneur Sejahtera

Karawang | Lintaskarawang.com – Di tengah kesibukannya sebagai pekerja pabrik dan aktivis serikat, Wawan Setiawan menunjukkan bahwa semangat berwirausaha bisa berjalan beriringan, Ia kini mengambil peran baru dengan memimpin kelompok tani budidaya lele di Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang.

Wawan, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Federasi Serikat Pekerja Islam dan karyawan di PT Cangshin Indonesia, resmi bergabung dengan Yayasan UMKM Karawang Enterpreneur Sejahtera (KERSA).

Melalui wadah tersebut, ia berkomitmen menghidupkan kembali kelompok-kelompok budidaya lele yang sebelumnya sempat vakum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ditemui di sekretariat KERSA, Wawan mengungkapkan bahwa usaha budidaya lele yang dijalaninya sudah dimulai sejak lama secara mandiri, namun perjalanan tersebut diakuinya tidak selalu berjalan mulus.

“Saya mulai dari nol, belajar secara otodidak, kendala terbesar ada di pemasaran dan minimnya pemahaman tentang sistem budidaya yang baik,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menghadapi tantangan dalam aspek legalitas usaha, produk lele yang dihasilkannya belum dilengkapi dokumen penting seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, hingga Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), yang berdampak pada terbatasnya akses pasar.

Bergabung dengan KERSA menjadi titik balik bagi Wawan, ia melihat adanya peluang untuk berkembang melalui pendampingan, edukasi, serta jaringan komunitas yang lebih luas.

Baca Juga:  KERSA Siap Luncurkan Toko Online untuk UMKM Karawang

“KERSA bukan hanya wadah, tapi juga tempat belajar, kita bisa mendapat ilmu dari narasumber terpercaya, sekaligus berbagi pengalaman dengan pelaku UMKM lainnya,” katanya.

Dalam waktu dekat, kelompok pembudidaya lele di Kecamatan Klari akan didaftarkan secara resmi ke dinas terkait, langkah ini diharapkan membuka akses terhadap berbagai program pemerintah, mulai dari pelatihan hingga bantuan usaha.

Wawan menegaskan, visinya tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga mendorong kesadaran pelaku usaha terhadap pentingnya administrasi dan legalitas. Menurutnya, hal tersebut menjadi kunci untuk memperluas pasar, baik secara daring maupun luring.

“Saya sudah lama menunggu adanya komunitas seperti ini yang bisa jadi tempat diskusi, berbagi solusi, dan saling menguatkan antar pelaku UMKM,” tuturnya.

Berbasis di Perumahan Budiman, Kecamatan Klari, Wawan optimistis kebangkitan budidaya lele dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat setempat, ia ingin membuktikan bahwa pekerja juga mampu menjadi pembudidaya sukses, selama memiliki kemauan belajar dan berkolaborasi.

Langkah Wawan Setiawan menjadi cerminan bahwa perubahan dapat dimulai dari keberanian mengambil peluang, bahkan di tengah keterbatasan.

Penulis: Nur Miroj

Editor: Aan Ade Warino

Berita Terkait

Bina Sandra Tantang Peta Politik Cikampek Timur, Ratusan Pendukung Antar Daftar Pilkades
Temuan Fragmen Batu Bata Kuno di Lemahduhur Dilaporkan, Diduga Berkaitan dengan Cagar Budaya
Ahmad Basuni Mantap Maju di Pilkades Sampalan, Diantar Relawan dari Berbagai Dusun
14 Tahun Menjadi Sekdes, Ahmad Basuni Mantap Maju di Pilkades Sampalan: Mengabdi dengan Hati untuk Desa
GOR Disdikpora Berubah Jadi Gudang Alat Kesenian, Terbengkalai dan Terasa Angker
Kabid SDA PUPR Karawang Sulit Dihubungi, Layakkah Disebut Pelayan Publik?
Ribuan Warga Waringinjaya Meriahkan HUT RI ke-81, GRC 1 & 2 Gelar Karnaval hingga Gerak Jalan Santai
Reses III Ketua DPRD Karawang Endang Sodikin Serap Aspirasi Warga Perumahan Niera Palumbonsari
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 05:14

Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus

Rabu, 16 September 2026 - 02:32

Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang

Jumat, 11 September 2026 - 04:25

Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan

Jumat, 11 September 2026 - 04:12

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga

Jumat, 11 September 2026 - 02:35

DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Kamis, 10 September 2026 - 12:14

Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang

Kamis, 10 September 2026 - 08:22

Proyek Jalan di Puseurjaya Disorot, Muncul Dugaan Permintaan Uang Koordinasi hingga Jutaan Rupiah

Senin, 7 September 2026 - 12:27

63 Desa Terima LHP AMJ, Publik Karawang Menanti Dibukanya Temuan dan Tindak Lanjut

Berita Terbaru