Peringatan LBH LBN: Ancaman Narkoba di Indonesia Dianalogikan dengan China Abad ke-19

- Penulis

Sabtu, 25 April 2026 - 03:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto: Iwan Gunawan S.H, Direktur LBH Lintas Buana Nusantara menyoroti bahaya narkoba

Poto: Iwan Gunawan S.H, Direktur LBH Lintas Buana Nusantara menyoroti bahaya narkoba

Karawang | Lintaskarawang.com – Narasi besar menuju Indonesia Emas kembali diuji oleh realitas di lapangan, di tengah ambisi mencetak generasi unggul, fenomena maraknya peredaran Obat Keras Tertentu (OKT) justru kian mengkhawatirkan, khususnya di kalangan remaja.

Di sejumlah wilayah, obat-obatan tersebut diduga diperjualbelikan secara bebas melalui warung-warung yang oleh masyarakat kerap dijuluki sebagai “warung nakal”, dan ironisnya, praktik ini disebut-sebut berlangsung terang-terangan, seolah tanpa rasa takut terhadap hukum.

Kondisi ini memicu kemarahan warga, dalam beberapa kejadian yang sempat viral di media sosial, terutama kaum emak – emak turun langsung melakukan aksi protes, bahkan, ada yang nekat melakukan perusakan dan melempari warung yang diduga menjadi tempat transaksi obat terlarang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih memprihatinkan lagi, beredar dugaan adanya keterlibatan oknum tertentu yang justru melindungi peredaran tersebut demi kepentingan pribadi maupun kelompok, isu “setoran” pun mencuat, memperkuat kecurigaan publik terhadap lemahnya penegakan hukum.

Sorotan tajam datang dari Direktur LBH Lintas Buana Nusantara, Iwan Gunawan, S.H. Ia mengaku geram melihat kondisi yang dinilainya sudah sangat darurat, khususnya di Kabupaten Karawang.

“Negara akan hancur jika pendidikan dan kesehatan mental generasi bangsa dirusak oleh psikotropika dan narkoba,” tegas Iwan, pada Sabtu (25/04/26).

Baca Juga:  SPBU 34.41343 di Karawang Diduga Langgar Aturan Upah Pekerja

Ia juga menyinggung adanya temuan yang beredar di publik, berupa catatan yang diduga memuat aliran dana koordinasi kepada sejumlah oknum lintas sektor, mulai dari institusi hingga pihak lain.

Menurutnya, jika kondisi ini terus dibiarkan, Indonesia berpotensi mengulang sejarah kelam seperti yang pernah terjadi di Tiongkok pada abad ke-19 saat era Dinasti Qing, di mana masyarakat dilumpuhkan oleh candu opium dan aparat justru terlibat dalam praktik tersebut.

“Indonesia hari ini seperti mengarah ke situ, ketika masyarakat dirusak, dan aparat justru ikut bermain, maka kehancuran tinggal menunggu waktu,” ujarnya.

Kekhawatiran ini kini menjadi keresahan luas, khususnya bagi masyarakat Karawang yang menginginkan masa depan generasi muda yang sehat dan bebas dari narkotika.

Iwan menegaskan, negara tidak boleh lagi abai, penindakan tegas dan langkah konkret dinilai menjadi satu-satunya jalan untuk memutus rantai peredaran narkoba sejak dini.

“Jika para pembuat dan penegak hukum tidak memahami bahaya narkotika secara utuh, maka bangsa ini akan menjadi lemah dan berada di ambang kehancuran,” pungkasnya.

Fenomena ini menjadi alarm keras bagi semua pihak, tanpa langkah serius dan keberanian membersihkan praktik-praktik kotor, cita-cita Indonesia Emas berpotensi tinggal slogan tanpa makna.

Penulis: Aan Ade Warino

Editor: Dadang A.H

Berita Terkait

Tanah Diduga Dikuasai Ilegal, Nurtisem Lawan Balik Tempuh Jalur Hukum
Darurat Obat Terlarang! Kaka Ace Desak Penindakan Tanpa Tebang Pilih
Dualisme MUSKAB KADIN Karawang Memanas, Pakar Hukum Tegaskan Berpotensi Cacat Hukum
Kasus Suap Ijon Bekasi, Ade Kuswara Bantah Nama Ono Surono Terkait Aliran Dana
Viral! Mobil Ngamuk di Tuparev, Polres Karawang Amankan Pelaku
Remaja Putri di Karawang Diduga Dikeroyok Tiga Rekan Sebaya, Polisi Lakukan Penyelidikan
Sawah 9 Hektare Raib dari Penguasaan Pemilik, Dugaan Penggelapan Dilaporkan ke Polres Karawang
Anggota DPRD Jabar Pipik Taufik Ismail Kecam Perburuan Liar di Hutan Sanggabuana, Desak Penegakan Hukum Tegas
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 17:10

Viral Dugaan Penculikan Anak di Kotabaru Karawang, Polisi Pastikan Hanya Kesalahpahaman

Jumat, 24 April 2026 - 08:36

Bupati Karawang Lepas 443 Jemaah Haji Kloter JKS 04, Pastikan Sehat dan Siap Berangkat

Kamis, 23 April 2026 - 11:39

Mobil Dinas Desa Rangdumulya Mangkrak, Seperti Hidup Segan Mati Tak Mau

Kamis, 23 April 2026 - 10:27

Bapas Bogor Deklarasi Zero Pungli dan Narkoba, Tegaskan Komitmen Integritas Tanpa Toleransi

Rabu, 22 April 2026 - 05:03

Sapi Kurban Premium dari Boyolali Hadir di Karawang, Harga Mulai Rp 23 Juta!

Selasa, 21 April 2026 - 15:31

Resmi Dibuka! Program HAKI Gratis untuk UMKM Karawang, Ini Cara Daftarnya

Selasa, 21 April 2026 - 13:32

Kunjungi SRMP 22 Sigi, Gus Ipul Cek Pemanfaatan Fasilitas Pendidikan

Selasa, 21 April 2026 - 09:53

Akhirnya Terwujud! Gapura Impian Warga Rangdumulya Resmi Dibangun

Berita Terbaru