Dari Puskesmas Rengasdengklok, dr. Cucu Pimpin Upaya Tekan Stunting dan TBC

- Penulis

Selasa, 14 April 2026 - 06:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Poto: Dr. Cucu Kepala Puskesmas Rengasdengklok

Keterangan Poto: Dr. Cucu Kepala Puskesmas Rengasdengklok

Karawang, Lintaskarawang.com — Penanganan kasus stunting dan Tuberkulosis (TBC) di wilayah Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor.

Upaya ini difokuskan pada perluasan jaminan kesehatan bagi balita stunting serta penguatan peran pemerintah desa dalam pendampingan pasien.

Kegiatan koordinasi tersebut digelar di Aula Kecamatan Rengasdengklok dengan melibatkan unsur pemerintah desa, kader kesehatan, hingga Forkopimcam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Puskesmas Rengasdengklok, dr. Cucu, menegaskan bahwa seluruh balita stunting wajib memiliki jaminan kesehatan melalui BPJS Kesehatan guna memastikan akses layanan medis yang optimal.

“Semua balita stunting harus punya BPJS, kalau belum, desa harus membantu pengurusannya agar mereka bisa mendapatkan pelayanan kesehatan secara maksimal,” ujarnya, pada Selasa (14/04/26) pagi.

Ia menambahkan, bagi warga yang belum memiliki BPJS, pemerintah desa diminta proaktif membantu pengurusan administrasi seperti Kartu Keluarga (KK) dan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Selain penanganan stunting, perhatian juga diberikan pada pengendalian TBC, pasien yang telah terdeteksi melalui pemeriksaan diwajibkan segera menjalani pengobatan.

Namun, di lapangan masih ditemukan kendala berupa pasien yang tidak melanjutkan terapi.

Untuk mengatasi hal tersebut, kader kesehatan bersama pemerintah desa akan melakukan penjemputan langsung ke rumah pasien serta memberikan edukasi berkelanjutan terkait pentingnya kepatuhan pengobatan.

“Kalau pasien tidak datang lagi, nanti dijemput oleh kader dan desa, edukasi juga penting, karena setelah minum obat secara rutin, TBC tidak lagi menularkan,” kata dr. Cucu.

Baca Juga:  Mr Kim: Jelang Peresmian RSUD Rengasdengklok, Fokuskan Dulu pada Kesiapan SDM

Dalam hal pendataan, seluruh desa di Kecamatan Rengasdengklok diwajibkan menyusun dan melaporkan data stunting secara menyeluruh kepada pihak kecamatan, enam desa yang terlibat meliputi Dewisari, Rengasdengklok Utara, Rengasdengklok Selatan, Kertasari, Dukuh Karya, dan Amansari.

Sejumlah kendala masih dihadapi, di antaranya pola asuh yang kurang tepat serta kebiasaan merokok dalam keluarga yang menjadi faktor risiko kesehatan anak. Selain itu, masih ditemukan warga yang belum memiliki jaminan kesehatan.

Di sisi lain, faktor sosial-ekonomi turut memengaruhi keberlanjutan pengobatan pasien TBC, beberapa pasien diketahui menghentikan pengobatan bukan karena biaya medis, melainkan keterbatasan biaya hidup selama menjalani perawatan.

Sebagai solusi, bantuan sosial melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dapat diajukan oleh keluarga pasien, dengan fasilitasi administrasi dari pihak Kantor Urusan Agama (KUA) dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM).

Kegiatan ini turut dihadiri unsur enam desa, kader PKK, kader TBC, PSM, serta unsur Forkopimcam, termasuk kepolisian sektor setempat dalam sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menekan angka stunting dan TBC secara signifikan di wilayah Rengasdengklok.

Pemerintah kecamatan juga didorong untuk terus meningkatkan edukasi masyarakat serta memperkuat intervensi berbasis keluarga guna menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Reporter: Apih Kasur

Penyunting: Aan Ade Warino

Berita Terkait

Berawal dari Orang Tua Sakit, Akang Abdol Dirikan Tabib Karawang dengan Pengobatan Seikhlasnya
Sosialisasi Pencegahan Kusta Digelar di Karees, Empat Warga Palumbonsari Terdata Pernah Mengidap
Karawang Darurat HIV? 188 Kasus Baru Muncul dalam Tiga Bulan, Remaja Mulai Terpapar
ANCAMAN NYATA PENYALAHGUNAAN TRAMADOL, GENERASI MUDA TERANCAM GANGGUAN MENTAL
Wabup Karawang Maslani Sidak RSUD Jatisari Pastikan Pelayanan Kesehatan Berjalan Optimal
Aparatur Kecamatan Rengasdengklok Jalani Cek Kesehatan, Dukung Penanganan Stunting dan TBC
RSUD Jatisari Jemput Bola di Musrenbang, Kenalkan Layanan Spesialis dan Cek Kesehatan Gratis
RSUD Jatisari Hadirkan Paket MCU Terjangkau, Dorong Kesadaran Deteksi Dini Kesehatan
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 04:38

Hadiri Rapat Minggon, Kapolsek Purwasari Ajak Semua Elemen Jaga Kondusifitas Wilayah

Senin, 11 Mei 2026 - 04:12

KDM Hadiri Pelantikan PAN se-Jawa Barat, Zulhas Targetkan Tiga Besar pada Pemilu 2029

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:43

Tokoh Masyarakat dan Pemuda Karawang Wetan Bersuara Usai Polemik Proposal Kelurahan, Minta Tata Kelola Lebih Transparan

Rabu, 6 Mei 2026 - 05:13

Jalal Abdul Nasir Buka Program Bantuan Listrik Gratis, Warga Karawang Mulai Bisa Daftar

Selasa, 5 Mei 2026 - 04:10

HUT ke-58, H. Tulus Widodo Tebar Kepedulian untuk Ribuan Warga dan Anak Yatim di Karawang

Senin, 4 Mei 2026 - 15:05

Bawaslu Sambangi DPC PDI Perjuangan Karawang, Konsolidasi Kepartaian Mulai Dipanaskan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:51

Aksi May Day di Karawang Memanas, Massa Bakar Ban dan Aksi di Pemda

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:17

Hak Jawab Yayasan Pangan Lestari Nusantara: Dapur SPPG Kemiri Belum Beroperasi, Peluang UMKM Tetap Terbuka

Berita Terbaru