Diduga Proyek Rutilahu Bermasalah Warga Soroti Ketiadaan Papan Informasi dan Material Tidak Sesuai

- Penulis

Rabu, 8 April 2026 - 07:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎Karawang | Lintaskarawang.com — Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang dilaksanakan di Dusun Tegal Asem, RT 14 RW 06, Desa Kertasari, menuai sorotan dari masyarakat setempat. Proyek yang seharusnya membantu warga kurang mampu itu diduga tidak berjalan transparan dan menyisakan sejumlah kejanggalan.

‎Berdasarkan hasil konfirmasi dengan warga yang enggan disebutkan namanya, di lokasi pekerjaan tidak ditemukan papan informasi proyek sebagaimana mestinya. Ketiadaan papan tersebut menimbulkan pertanyaan terkait keterbukaan anggaran, pelaksana, serta spesifikasi pekerjaan.

‎“Tidak ada papan proyek di lokasi, jadi kami tidak tahu ini dikerjakan oleh siapa dan berapa anggarannya,” ungkap salah satu warga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Proyek Rutilahu tersebut diketahui merupakan bantuan yang diterima oleh seorang warga bernama Ibu Eni. Namun, dalam pelaksanaannya, warga juga menyoroti kualitas material yang digunakan. Beberapa komponen seperti kayu, kusen, serta besi cincin (ring balk) diduga tidak sesuai standar.

‎‎Warga menyebutkan bahwa ukuran besi cincin yang digunakan hanya sekitar ukuran 6 banci, yang dinilai tidak memenuhi spesifikasi teknis bangunan yang layak dan aman.

Baca Juga:  Padat Merayap di Jalur Menuju Pantura, Cikampek

‎“Materialnya juga dipertanyakan, terutama besi cincin yang terlihat kecil. Kami khawatir ini berdampak pada kekuatan bangunan,” tambah sumber tersebut.

‎Dugaan ketidaksesuaian dalam proyek Rutilahu

‎Dusun Tegal Asem, RT 14 RW 06, Desa Kertasari pada tanggal 8 April 2026

‎Penerima bantuan Ibu Eni, serta pihak pelaksana yang belum jelas

‎Tidak adanya transparansi dan dugaan penggunaan material di bawah standar

‎Ditemukan melalui konfirmasi warga dan pengamatan langsung di lokasi

‎Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah desa maupun instansi terkait mengenai dugaan tersebut. Masyarakat berharap adanya klarifikasi serta pengawasan lebih ketat agar program bantuan benar-benar tepat sasaran dan sesuai standar.

‎‎Kasus ini menjadi pengingat pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan program bantuan pemerintah, terutama yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

‎(Apih kasur )

Berita Terkait

Kecelakaan di Jalan Lingkar Luar Tanjungpura – Klari, Muatan Beras Berserakan di Jalan
Truk Muatan Minyak Sayur Terguling di Jalur Pantura, Arus Lalu Lintas di Jatisari Macet Panjang
Polemik Limbah PT MIM Diseret ke Ranah Hukum, Askun: Kades Tak Berwenang Intervensi B2B
Diduga Disunat, Bantuan Bibit Padi di Rengasdengklok Malah Jadi Beras
Dugaan Abuse of Power Menguat, LBH Laskar NKRI Laporkan Kades Sumurkondang ke Bupati
Skandal Ponpes Terbongkar, Dugaan Pencabulan Santriwati Picu Amarah Warga
Tragedi Rel Bekasi Timur: KRL Ringsek Usai Ditabrak Argo Bromo Anggrek dari Belakang
Reklame di Tiang Listrik Picu Polemik, PLN Karawang Turun Tangan Tindaklanjuti Aduan Warga
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 04:38

Hadiri Rapat Minggon, Kapolsek Purwasari Ajak Semua Elemen Jaga Kondusifitas Wilayah

Senin, 11 Mei 2026 - 04:12

KDM Hadiri Pelantikan PAN se-Jawa Barat, Zulhas Targetkan Tiga Besar pada Pemilu 2029

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:43

Tokoh Masyarakat dan Pemuda Karawang Wetan Bersuara Usai Polemik Proposal Kelurahan, Minta Tata Kelola Lebih Transparan

Rabu, 6 Mei 2026 - 05:13

Jalal Abdul Nasir Buka Program Bantuan Listrik Gratis, Warga Karawang Mulai Bisa Daftar

Selasa, 5 Mei 2026 - 04:10

HUT ke-58, H. Tulus Widodo Tebar Kepedulian untuk Ribuan Warga dan Anak Yatim di Karawang

Senin, 4 Mei 2026 - 15:05

Bawaslu Sambangi DPC PDI Perjuangan Karawang, Konsolidasi Kepartaian Mulai Dipanaskan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:51

Aksi May Day di Karawang Memanas, Massa Bakar Ban dan Aksi di Pemda

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:17

Hak Jawab Yayasan Pangan Lestari Nusantara: Dapur SPPG Kemiri Belum Beroperasi, Peluang UMKM Tetap Terbuka

Berita Terbaru