Miris! Rumah Sakit Metro di Cikarang Tolak Pasien Kritis Dokter Cuti

- Penulis

Jumat, 19 April 2024 - 05:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi, Lintaskarawang.com – Sebuah kejadian memprihatinkan menimpa salah satu warga Hegarmanah, Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, yang mengalami pelayanan yang tidak manusiawi dari Rumah Sakit Metro di Cikarang. Ebeng, warga Desa Hegarmanah, Cikarang Timur, mengalami sakit patah tulang dan mendesak untuk mendapatkan tindakan medis yang cepat.

Ketua LSM Jaringan Pengawas Kebijakan Pemerintah (JPKP) Kabupaten Bekasi, Deden Guntara, mengungkapkan ketidakpuasan keluarga pasien atas pelayanan yang diterima di Rumah Sakit Metro Cikarang. Menurut Deden, kondisi pasien sudah kritis dan seharusnya mendapat prioritas atas dasar kemanusiaan.

“Mertua saya sudah dibawa ke Rumah Sakit Metro Cikarang dengan alasan surat rujukan. Namun, pihak rumah sakit menolak karena dokternya sedang cuti. Kejadian ini sangat memprihatinkan. Ini tentang nyawa manusia,” ungkap Deden dengan rasa kecewa. Kamis (18/4/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Deden menekankan pentingnya menjaga keselamatan dan nyawa manusia dalam situasi darurat seperti ini. Dia berharap agar kejadian serupa tidak terulang dan tidak hanya keluarganya yang mengalami penolakan semacam itu.

Baca Juga:  Dr. Mayasari S. S. M. Hum Resmi dilantik Menjadi Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Singaperbangsa

Dalam pernyataannya, Deden menambahkan, “Kejadian ini jangan sampai terulang lagi dan cukup keluarga saya saja yang mengalami penolakan dari pihak Rumah Sakit Metro, jangan sampai orang lain mengalami.”

Kasus ini mencuatkan kekhawatiran akan standar pelayanan medis dan urgensi penanganan pasien di Rumah Sakit Metro Cikarang. Pihak berwenang diharapkan segera mengambil tindakan untuk memastikan bahwa kasus serupa tidak terjadi lagi di masa mendatang.

Deden, menggambarkan kejadian ini sebagai salah satu yang memprihatinkan. Dia menyoroti pentingnya sistem kesehatan yang responsif dan berpihak kepada kepentingan kemanusiaan.

Sebagai bagian dari upaya untuk mengatasi masalah ini, LSM dan masyarakat setempat diharapkan dapat bekerja sama untuk memastikan bahwa hak-hak pasien dihormati dan pelayanan medis yang tepat diberikan kepada siapa pun yang membutuhkan, tanpa pandang bulu atau birokrasi yang berlebihan.(Abie FU)

Berita Terkait

Disdikbud Karawang Harus Jelaskan Buku “Buatmu”: Ada Dugaan Pengarahan Pengadaan melalui Dana BOS?
Berkas Tak Ditandatangani Kepala Desa, Relim Justru Digugurkan: Ada Apa di Balik Proses Pencalonan BPD Desa Waluya?
Lawan Kekerasan Anak dan Perempuan, Polresta Karawang Perkuat Sinergi Lintas Sektor
BARJAS KARAWANG DISOROT! Dugaan Kongkalikong Tender Flyover Cikampek Harus Diusut
Satu Lolos di LPSE, Dua Diundang Klarifikasi: Dugaan Kejanggalan Tender Karawang Picu Sorotan Publik
Tangis Anak Bongkar Dugaan Asusila di Tirtajaya, Kasus Kini Ditangani Polres Karawang
Bapenda Karawang Perkuat Sinergi dengan Dunia Usaha, Sosialisasikan Opsen PKB dan BBNKB 2026 kepada 900 Peserta
Ketua Umum Garda Wisesa Nusantara Kutuk Keras Oknum Pembuang Limbah B3 di Irigasi Desa Telukbango: “Ini Kejahatan Lingkungan”
Berita ini 2 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:20

Cetak Bibit Juara, Pemkab Karawang Gelontorkan Rp32,7 Miliar untuk Infrastruktur Olahraga dan Pendidikan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:58

Dewan Tani H. Karsim Perintahkan Gotong Royong Bersihkan Saluran Air Jalur Pertamina di Rawamerta

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:52

Musyawarah Penetapan Calon BPD Desa Kutanegara Sukses Di Laksanakan,warga di Imbau Jaga Kondusivitas

Jumat, 31 Juli 2026 - 04:27

Panitia Tetapkan Nomor Urut 7 Calon Anggota BPD Gebangjaya Periode 2026-2034, Tahapan Pemilihan Dimulai Agustus

Jumat, 31 Juli 2026 - 02:44

Leni Marlina Nomor Urut 3, Calon BPD Perempuan Siap Bawa Semangat Perubahan untuk Desa Gombongsari

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:07

Disdikbud dan Bupati Sudah Melarang, Orang Tua Keluhkan Pengarahan Pembelian LKS di SMPN 5 Karawang Barat hingga Rp330 Ribu

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:05

Desa Rengasdengklok Selatan Bersama Mahasiswa UBP Resmikan Tempat Pengelolaan Sampah, Dorong Budaya Hidup Bersih dan Ramah Lingkungan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 05:20

Pipik Taufik Ismail Serap Aspirasi Warga Nagasari, Tegaskan Fungsi Pengawasan Demi Pembangunan yang Tepat Sasaran

Berita Terbaru