RSUD Jatisari Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di Gebyar PATEN Kecamatan Cilamaya Wetan

- Penulis

Selasa, 22 Juli 2025 - 07:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Pemerintah Kecamatan Cilamaya Wetan sukses menggelar Gebyar Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) pada Selasa, 22 Juli 2025, yang dipusatkan di Kantor Kecamatan Cilamaya Wetan, Jalan Raya Cilamaya, Dusun Turisari, Desa Mekarmaya. Kegiatan ini menjadi bagian dari program unggulan Pemerintah Kabupaten Karawang dalam menghadirkan layanan publik langsung ke tengah masyarakat.

Berbagai layanan dihadirkan dalam acara ini, mulai dari administrasi kependudukan, perpajakan, hingga kesehatan. Salah satu instansi yang aktif berpartisipasi adalah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jatisari, yang membuka stan pelayanan kesehatan gratis bagi warga setempat.

Adapun layanan kesehatan yang diberikan RSUD Jatisari meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah sewaktu (GDS), kolesterol, asam urat, konsultasi dokter, serta pengobatan ringan. Tim medis yang dikerahkan terdiri dari dokter umum, perawat, petugas laboratorium, serta tenaga promosi kesehatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Humas RSUD Jatisari, Dina Lestari, S.Tr., menjelaskan bahwa keikutsertaan RSUD dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pelayanan jemput bola bagi masyarakat di daerah pelosok.

“Kami ingin memastikan masyarakat di wilayah pelosok seperti Cilamaya Wetan tetap mendapatkan akses layanan kesehatan yang memadai. Selain pemeriksaan dasar, kami juga memberi edukasi tentang pentingnya pola hidup sehat,” ujar Dina.

Ia menambahkan, selama acara berlangsung, masyarakat dapat berkonsultasi langsung dengan dokter, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit kronis atau keluhan kesehatan tertentu.

Baca Juga:  Serikat Pekerja SARBUMUSI PT. Kohwa Precision Indonesia Raih Kemenangan di Pengadilan

Direktur RSUD Jatisari, dr. Hj. Anisah, M.Epid., M.M., FISQua, yang turut hadir langsung di lokasi, menyampaikan apresiasi atas antusiasme warga terhadap layanan yang diberikan.

“Kegiatan seperti ini sangat strategis. Selain memperkuat edukasi kesehatan, juga mempererat hubungan rumah sakit dengan masyarakat. Kami berharap program kolaboratif ini bisa dilaksanakan secara rutin,” kata dr. Anisah.

Ia juga menekankan pentingnya deteksi dini terhadap berbagai penyakit yang sering tidak disadari masyarakat.

“Banyak warga yang tidak sadar tekanan darah atau gula darahnya tinggi. Dengan kegiatan seperti ini, mereka jadi tahu kondisi tubuhnya lebih awal,” tambahnya.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi. Salah satu warga Dusun Turisari, Ibu Rohmah (47), merasa terbantu dengan layanan gratis tersebut.

“Saya baru tahu kalau gula darah saya agak tinggi. Alhamdulillah bisa langsung konsultasi sama dokter di sini,” ucapnya.

Senada dengan itu, Jaja (54), warga Desa Mekarmaya, juga mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran layanan kesehatan gratis di desanya.

“Biasanya kalau mau tensi atau cek kolesterol, harus ke klinik atau bayar. Di sini gratis, pelayanannya juga ramah,” tuturnya.

Kehadiran RSUD Jatisari dalam Gebyar PATEN 2025 menjadi bukti sinergi nyata antara sektor kesehatan dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang cepat, mudah, dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama di wilayah terpencil Kabupaten Karawang.

 

Berita Terkait

Lawan Kekerasan Anak dan Perempuan, Polresta Karawang Perkuat Sinergi Lintas Sektor
BARJAS KARAWANG DISOROT! Dugaan Kongkalikong Tender Flyover Cikampek Harus Diusut
Satu Lolos di LPSE, Dua Diundang Klarifikasi: Dugaan Kejanggalan Tender Karawang Picu Sorotan Publik
Tangis Anak Bongkar Dugaan Asusila di Tirtajaya, Kasus Kini Ditangani Polres Karawang
Bapenda Karawang Perkuat Sinergi dengan Dunia Usaha, Sosialisasikan Opsen PKB dan BBNKB 2026 kepada 900 Peserta
Ketua Umum Garda Wisesa Nusantara Kutuk Keras Oknum Pembuang Limbah B3 di Irigasi Desa Telukbango: “Ini Kejahatan Lingkungan”
Proyek Rehabilitasi SDN Mekarpohaci III Disorot, Dugaan Material Kayu Tak Sesuai Spesifikasi Picu Permintaan Evaluasi
Aktivitas Pengurugan di Lahan LP2B Masih Berjalan, Ketegasan Satpol PP Karawang Dipertanyakan
Berita ini 24 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:45

Bupati Aep: Tahun Baru Islam Momentum Mempererat Persatuan dan Kepedulian Sosial

Minggu, 10 Mei 2026 - 04:04

Aep Syaepuloh Bahagia Ikuti Kirab Mahkota Binokasih, Tunggangi Kuda dan Sapa Ribuan Warga Karawang

Minggu, 10 Mei 2026 - 03:48

Karawang Bergemuruh, Ribuan Warga Sambut Kirab Mahkota Binokasih hingga Larut Malam

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:20

Aep-KDM Tampil Berdampingan di Kirab Binokasih, Ribuan Warga Karawang Histeris

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:26

Karawang Jadi Tuan Rumah Kirab Budaya Tatar Sunda, Polres Siaga Amankan Jalur dan Antisipasi Macet

Senin, 4 Mei 2026 - 14:47

Ribuan Warga Padati Pendopo Bojong Tugu, Hajat Bumi Babarit Berlangsung Semarak

Senin, 27 April 2026 - 06:31

Lewat Drama Tole Iskandar, PSN Kobarkan Nasionalisme di HUT Depok

Sabtu, 25 April 2026 - 04:23

Kirab Budaya Perdana Kongco Shia Djin Kong Meriahkan Rengasdengklok

Berita Terbaru