Pasca Tragedi Kontainer Maut, Pemda Karawang Diminta Evaluasi Keberadaan Gudang di Sekitar Lokasi

- Penulis

Senin, 16 Februari 2026 - 07:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com – Insiden kecelakaan maut yang melibatkan truk kontainer di Jalan Irigasi Bendasari, Desa Kondangjaya, Kecamatan Karawang Timur, kini berbuntut pada desakan evaluasi tata ruang. Sejumlah pihak mendorong Pemerintah Daerah Karawang untuk meninjau ulang keberadaan gudang-gudang di wilayah tersebut yang dinilai tidak sesuai peruntukan.

Peristiwa tragis yang merenggut tiga korban jiwa itu dinilai menjadi alarm keras bagi pemerintah daerah. Jalur irigasi yang semestinya bukan akses kendaraan berat justru dilintasi truk kontainer bertonase besar, diduga karena aktivitas distribusi menuju gudang di sekitar kawasan tersebut.

Desakan ini menguat karena kawasan itu disebut bukan jalur industri maupun jalan kelas berat. Keberadaan gudang yang memicu keluar-masuk kendaraan kontainer dinilai berpotensi membahayakan warga, terlebih jalan yang dilalui sempit dan berada di lingkungan permukiman.

Masyarakat meminta Pemkab Karawang tidak hanya fokus pada proses hukum terhadap sopir dan pihak terkait, tetapi juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap izin operasional gudang, kesesuaian tata ruang, serta akses distribusinya.

Jika terbukti tidak sesuai dengan peruntukan tata ruang atau melanggar aturan kelas jalan, pemerintah daerah diminta tegas memberikan sanksi, termasuk penghentian aktivitas hingga pencabutan izin.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa penataan ruang dan pengawasan perizinan harus berjalan seiring dengan keselamatan warga. Jangan sampai aktivitas usaha yang tidak sesuai zonasi justru mengorbankan nyawa masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, publik masih menunggu langkah konkret dari Pemerintah Kabupaten Karawang untuk melakukan evaluasi menyeluruh demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Berita Terkait

Hari Tani Nasional, PPTK dan SETAKAR Desak Pemblokiran SHGB Perusahaan di Kawasan Hutan KIIC
Tiga RSUD Karawang Raih Terbaik I Helaran Budaya, Bukti Kekompakan Layanan Publik
Diduga Kain Tampon Tertinggal di Rongga Hidung Pasien, Kuasa Hukum Soroti Penanganan RS Citra Sari Husada dan Minta DPRD Karawang Turun Tangan
Diduga Ada Mark-Up Anggaran Rehabilitasi SDN Solokan I Pakisjaya, Proyek Rp327 Juta Disorot
Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus
Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang
Optimalkan Kolaborasi, DPRD dan Pemkab Karawang Gelar Paripurna Istimewa HUT ke-393
Wakil Abo Bongkar Polemik Beras Bapanas di Rengasdengklok Selatan: Beras 90 karung di GOR, Warga Mengaku Belum Kebagian
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:45

DPRD Karawang Terima Aspirasi Pedagang Pasar Telagasari, Revitalisasi Diminta Ditunda

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:11

2.251 Anggota BPD Karawang Dilantik, Masa Keanggotaan 2026–2034

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:25

Konsolidasi 234 SC Jabar di Karawang, Bahas Penguatan Kader dan Persiapan Konvencab

Jumat, 2 Oktober 2026 - 04:06

Hadapi Kemarau Panjang, Pemkab Karawang Gelar Salat Istisqa dan Perkuat Penanganan Krisis Air

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:50

Bukan Sekadar Simbol Sejarah, Paguyuban Tugu Kebulatan Tekad Buktikan Perawatan Nyata Sejak 2019

Rabu, 30 September 2026 - 12:57

Gebyar Paten Kutawaluya Hadirkan Layanan Publik dan Bantuan Sosial bagi Warga

Rabu, 30 September 2026 - 05:50

Dua Bakal Calon Kades Sampalan Lolos Pemeriksaan Administrasi, Ahmad Basuni dan Jaenudin Siap Ikuti Tahapan Selanjutnya

Selasa, 29 September 2026 - 06:32

Ata Saju Bawa Visi “Sabajaya Maju, Aman dan Bermartabat”, Siap Bertarung di Pilkades 2026–2034

Berita Terbaru