Meski Terkendala Listrik, RSUD Karawang Pastikan Layanan Darurat Tetap Beroperasi

- Penulis

Jumat, 6 Februari 2026 - 06:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com – RSUD Karawang terus berupaya melakukan perbaikan dan pemulihan sistem kelistrikan pasca insiden kebakaran panel listrik yang terjadi beberapa waktu lalu. Langkah ini dilakukan agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan secara maksimal, meski dengan sejumlah keterbatasan.

Direktur RSUD Karawang, dr. Andri S. Alam, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pasien dan keluarga pasien atas terganggunya layanan akibat insiden tersebut.

“Saya sebagai Direktur RSUD Karawang mohon maaf karena sampai saat ini pelayanan belum bisa sepenuhnya sesuai harapan. Namun kami sudah menyampaikan kepada pasien-pasien yang datang bahwa pelayanan tetap berjalan,” ujarnya, Jumat (6/2/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, pelayanan terhadap pasien yang membutuhkan penanganan darurat tetap menjadi prioritas. Pasien gawat darurat serta pasien yang membutuhkan obat-obatan yang telah habis tetap dilayani, termasuk operasional Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang berjalan normal untuk kasus-kasus emergency.

Namun demikian, dr. Andri mengakui masih terdapat keterbatasan, terutama pada layanan penunjang medis yang bergantung penuh pada sistem kelistrikan.

“Layanan laboratorium, rontgen, dan layanan penunjang medis lainnya belum bisa beroperasi karena kelistrikan belum sepenuhnya menyala. Ini yang menjadi kendala utama saat ini,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi, pihak RSUD Karawang telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang untuk menyiapkan mekanisme rujukan ke sejumlah rumah sakit lain, khususnya bagi pasien yang membutuhkan pemeriksaan penunjang medis.

Sementara itu, untuk menopang kebutuhan listrik sementara, RSUD Karawang mengoperasikan sekitar tujuh unit genset dengan kapasitas rata-rata 60 hingga 100 KVA. Genset tersebut difokuskan untuk kebutuhan vital seperti penerangan, suplai air, serta fasilitas penting di ruang perawatan.

Baca Juga:  Tawuran Pelajar di Klari Kembali Makan Korban, Lima Jari Siswa Putus Jadi Alarm Darurat Kekerasan Remaja

“Alhamdulillah, kebutuhan utama sudah kita atasi. Bahkan tadi malam kami juga berkeliling ke beberapa pasien sebagai bentuk permohonan maaf. Alhamdulillah pasien dan keluarga memaklumi kondisi ini,” ungkapnya.

Untuk peralatan medis kritis, seperti ventilator di ruang ICU, pihak RSUD memastikan ketersediaan sumber listrik khusus. Saat ini, terdapat tiga unit ventilator yang tetap berfungsi dengan baik.

“Untuk ruang inap posisinya aman. Namun untuk ruang operasi dan pelayanan poli memang belum bisa berjalan normal,” tambah dr. Andri.

Pasca kebakaran panel listrik tersebut, upaya pemulihan terus dilakukan secara intensif. Penyambungan kembali aliran listrik dari PLN sempat dilakukan pada Jumat dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, namun belum berhasil sepenuhnya.

“Saya standby di sini sampai jam 02.00 dini hari. Dari pihak PLN menyampaikan masih ada satu aliran yang belum tersambung. Kalau itu selesai, listrik bisa kembali menyala,” jelasnya.

Ia pun menargetkan aliran listrik PLN dapat kembali normal pada siang hari.

“Insya Allah siang ini menyala. Saat ini masih dalam proses,” ujarnya optimistis.

Dr. Andri juga menegaskan bahwa kebakaran panel listrik ini merupakan kejadian pertama sejak RSUD Karawang berdiri pada tahun 2002.

“Baru pertama kali sejak tahun 2002. Sebenarnya panel ini memang sudah masuk rencana penggantian dan sudah kami persiapkan untuk tahun ini,” pungkasnya. (LK)

Berita Terkait

RSUD Jatisari Luncurkan UPD dan Layanan Homecare MESRA, Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat
Pahami Sistem Triase di IGD, RSUD Jatisari: Prioritas Berdasarkan Tingkat Kegawatan Pasien
RSUD Jatisari Hadirkan Dokter Spesialis Urologi, Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat Karawang
Berawal dari Orang Tua Sakit, Akang Abdol Dirikan Tabib Karawang dengan Pengobatan Seikhlasnya
Sosialisasi Pencegahan Kusta Digelar di Karees, Empat Warga Palumbonsari Terdata Pernah Mengidap
Karawang Darurat HIV? 188 Kasus Baru Muncul dalam Tiga Bulan, Remaja Mulai Terpapar
ANCAMAN NYATA PENYALAHGUNAAN TRAMADOL, GENERASI MUDA TERANCAM GANGGUAN MENTAL
Wabup Karawang Maslani Sidak RSUD Jatisari Pastikan Pelayanan Kesehatan Berjalan Optimal
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:28

Hajat Bumi Balongsari Angkat Tema Guyub, Pagelaran Wayang Golek Putra Giri Harja 3 Meriahkan Malam Kebersamaan Warga

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:13

HUT ke 67 Pemuda Pancasila di Karawang Diwarnai Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim, 234 SC Sampaikan Apresiasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:23

PT Jaya Refrigeration Equipment Klarifikasi Isu Loker Midea, Tegaskan Tak Pernah Bekerja Sama dengan AST

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:14

Pipik Taufik Ismail Serap Aspirasi Warga Lemah Duhur, Musholah Bocor hingga Irigasi Sawah Jadi Sorotan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:13

Panglima Chaunk Resmi Pimpin HANKAM DPP GMPI, Dewa Sena Serahkan SK Secara Langsung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:49

Kang Bagas Optimistis Abdul Gofur Unggul di Pilkades Wadas, SIWADAS Jadi Program Andalan Transparansi Desa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:32

Kebakaran Hebat Kantor BPN Karawang, Wamen ATR/BPN Tinjau Lokasi Kejadian

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:09

MASYARAKAT CIPEUNDEUY TEGAS TOLAK PT CMM, DESAK PEMERINTAH PERIKSA LEGALITAS DAN KEPATUHAN LINGKUNGAN

Berita Terbaru