Longsor Susulan Terjadi, Bantaran Sungai Citarum Kian Parah Ancam Enam Rumah Warga

- Penulis

Rabu, 14 Januari 2026 - 12:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com – Longsor tanah di bantaran Sungai Citarum kembali terjadi dengan kondisi yang dilaporkan semakin parah. Setelah lebih dari dua pekan belum mendapat penanganan teknis lanjutan, longsor susulan kembali terjadi pada Selasa, 13 Januari 2026, di wilayah Anjun Buah Haseum RT 01 RW 03, Kelurahan Tanjungpura, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang. (Rabu, 14/1/2026)

Akibat longsor susulan tersebut, sedikitnya enam rumah warga kini berada dalam ancaman serius. Bantaran sungai terus mengalami pengikisan, sementara struktur tanah di sekitar permukiman kian melemah. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran warga, terutama saat debit air Sungai Citarum meningkat atau ketika hujan deras mengguyur.

Menanggapi situasi tersebut, Komara Wijaya, anggota Padjajaran Siliwangi Nusantara (PSN) sekaligus Ketua Padepokan Maung Bodas dan warga setempat, menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi yang dinilainya semakin mengkhawatirkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Longsor ini bukan yang pertama, dan sekarang sudah terjadi longsor susulan. Kondisinya makin parah dan sangat mengancam keselamatan warga. Kami berharap ada penanganan teknis yang cepat dan terukur agar tidak menimbulkan dampak yang lebih besar,” ujar Komara, Selasa (13/1/2026).

Baca Juga:  Anggota Kepolisian Jadi Korban Begal di Pasirlimus Bekasi

Ia menjelaskan, sejak kejadian awal sekitar dua pekan lalu, lokasi longsor memang sempat ditinjau oleh pihak pemerintah setempat. Namun hingga saat ini belum terlihat adanya langkah lanjutan, seperti penguatan tebing sungai maupun penanganan darurat untuk mengamankan rumah-rumah warga yang terdampak.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, Padjajaran Siliwangi Nusantara menyatakan kesiapan untuk berperan aktif membantu warga, baik melalui upaya mitigasi awal, pendampingan masyarakat, maupun koordinasi dengan pihak terkait.

PSN juga mendorong agar instansi berwenang segera melakukan kajian teknis menyeluruh guna menentukan langkah penanganan permanen. Diharapkan, sinergi antara pemerintah daerah, instansi teknis, dan masyarakat dapat segera terwujud agar ancaman longsor di bantaran Sungai Citarum tidak terus berulang dan membahayakan keselamatan warga.

(N. Juana)

Berita Terkait

Kecelakaan di Jalan Lingkar Luar Tanjungpura – Klari, Muatan Beras Berserakan di Jalan
Truk Muatan Minyak Sayur Terguling di Jalur Pantura, Arus Lalu Lintas di Jatisari Macet Panjang
Polemik Limbah PT MIM Diseret ke Ranah Hukum, Askun: Kades Tak Berwenang Intervensi B2B
Diduga Disunat, Bantuan Bibit Padi di Rengasdengklok Malah Jadi Beras
Dugaan Abuse of Power Menguat, LBH Laskar NKRI Laporkan Kades Sumurkondang ke Bupati
Skandal Ponpes Terbongkar, Dugaan Pencabulan Santriwati Picu Amarah Warga
Tragedi Rel Bekasi Timur: KRL Ringsek Usai Ditabrak Argo Bromo Anggrek dari Belakang
Reklame di Tiang Listrik Picu Polemik, PLN Karawang Turun Tangan Tindaklanjuti Aduan Warga
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 04:38

Hadiri Rapat Minggon, Kapolsek Purwasari Ajak Semua Elemen Jaga Kondusifitas Wilayah

Senin, 11 Mei 2026 - 04:12

KDM Hadiri Pelantikan PAN se-Jawa Barat, Zulhas Targetkan Tiga Besar pada Pemilu 2029

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:43

Tokoh Masyarakat dan Pemuda Karawang Wetan Bersuara Usai Polemik Proposal Kelurahan, Minta Tata Kelola Lebih Transparan

Rabu, 6 Mei 2026 - 05:13

Jalal Abdul Nasir Buka Program Bantuan Listrik Gratis, Warga Karawang Mulai Bisa Daftar

Selasa, 5 Mei 2026 - 04:10

HUT ke-58, H. Tulus Widodo Tebar Kepedulian untuk Ribuan Warga dan Anak Yatim di Karawang

Senin, 4 Mei 2026 - 15:05

Bawaslu Sambangi DPC PDI Perjuangan Karawang, Konsolidasi Kepartaian Mulai Dipanaskan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:51

Aksi May Day di Karawang Memanas, Massa Bakar Ban dan Aksi di Pemda

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:17

Hak Jawab Yayasan Pangan Lestari Nusantara: Dapur SPPG Kemiri Belum Beroperasi, Peluang UMKM Tetap Terbuka

Berita Terbaru