Anggota Kepolisian Jadi Korban Begal di Pasirlimus Bekasi

- Penulis

Rabu, 2 April 2025 - 13:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber poto diambil dari sosial media

Sumber poto diambil dari sosial media

Bekasi, Lintaskarawang.com – Seorang anggota kepolisian berpangkat Briptu dari satuan Sabhara Polres Bekasi, menjadi korban pembegalan di Jalan Raya Inspeksi Kalimalang, Kampung Pasir Limus, Desa Wangunjaya, Kecamatan Cikarang Utara-Bekasi. Pada rabu (02/04/25), dini hari.

Korban berinisial (AA), adalah seorang anggota kepolisian berpangkat Briptu yang bertugas di Polres Bekasi, mengalami luka akibat serangan senjata tajam oleh kawanan begal dan berhasil mengambil sepeda motor Honda Scoopy warna coklat hitam dengan nomor polisi AG 3970 JP, yang dikendarai korban.

Menurut keterangan saksi yang melihat, korban melaju dari arah timur ke barat, korban tiba-tiba dipepet oleh dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Genio merah. Tanpa peringatan, pelaku menyerang dengan celurit. Korban mencoba menangkis serangan tersebut, tetapi tetap terkena luka di tangan kiri dan jempol, hingga akhirnya terjatuh ke rumput pembatas tengah jalan.

Seorang saksi mata segera menolong korban dan melaporkan kejadian tersebut ke Unit Gakkum Satlantas. Polisi langsung datang ke tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban ke RS Medirossa untuk mendapatkan perawatan medis. Saat ini, korban masih menjalani perawatan dan telah menjalani visum et repertum.

Pihak kepolisian telah membawa STNK motor korban sebagai bagian dari proses penyelidikan lebih lanjut. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.

Kejahatan jalanan semakin meningkat dan pelaku begal semakin nekat dalam menjalankan aksinya. Dalam kasus ini, pelaku sengaja mengincar korban untuk merampas kendaraannya dengan cara kekerasan. Dengan kejadian ini menunjukkan perlunya peningkatan patroli, serta kesadaran masyarakat untuk selalu waspada saat berkendara di malam hari.

 

Penulis : Aan

Berita Terkait

Proyek JUT Mekarjaya Jadi Perhatian, Warga Soroti Dugaan Ketebalan Base Course
Rehabilitasi SDN Ciptamarga II Karawang Disorot, Kusen Kropos Diduga Belum Tersentuh
Dugaan Eksploitasi Seragam dan Bangunan di MTs Mursidul Falah Karawang Capai Rp1,3 Juta per Siswa
Musyawarah Kekeluargaan Dugaan Pelecehan Anak di Karawang Berakhir Buntu, Keluarga Korban Pertimbangkan Jalur Hukum
Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Jayakerta Masuk Tahap Klarifikasi, Korban hingga Saksi Dipanggil Polresta Karawang
Diduga Cemarkan Nama Baik FWJI, Mantan Ketua Korwil Bekasi RSP alias Ros Dilaporkan ke Polisi
Monev Disdikbud Karawang Jangan Sekadar Formalitas: Hasil, Temuan dan Tindak Lanjut Harus Terukur
Dari ARKAS ke Penyedia: Dugaan Pengondisian Pengadaan dan Tagihan Sekolah Dasar di Karawang Dipertanyakan
Berita ini 61 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:30

Rehabilitasi SDN Ciptamarga II Karawang Disorot, Kusen Kropos Diduga Belum Tersentuh

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:10

Dugaan Eksploitasi Seragam dan Bangunan di MTs Mursidul Falah Karawang Capai Rp1,3 Juta per Siswa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:24

Musyawarah Kekeluargaan Dugaan Pelecehan Anak di Karawang Berakhir Buntu, Keluarga Korban Pertimbangkan Jalur Hukum

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:24

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Jayakerta Masuk Tahap Klarifikasi, Korban hingga Saksi Dipanggil Polresta Karawang

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:36

Diduga Cemarkan Nama Baik FWJI, Mantan Ketua Korwil Bekasi RSP alias Ros Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:32

Monev Disdikbud Karawang Jangan Sekadar Formalitas: Hasil, Temuan dan Tindak Lanjut Harus Terukur

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:24

Dari ARKAS ke Penyedia: Dugaan Pengondisian Pengadaan dan Tagihan Sekolah Dasar di Karawang Dipertanyakan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:38

Diduga Asal Jadi, Proyek Pagar TPU Bangkuang Rp198 Juta Disorot, Pondasi Dipertanyakan, Pengawas Diminta Turun ke Lapangan

Berita Terbaru