Tragedi di Kemayoran: Gedung Terra Drone Terbakar, 22 Korban Jiwa Berjatuhan

- Penulis

Rabu, 10 Desember 2025 - 02:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Lintaskarawang.com — Kebakaran hebat melanda Gedung Terra Drone di kawasan Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa siang (9/12/2025). Insiden tragis ini menewaskan 22 orang, termasuk seorang ibu hamil. Gedung tersebut diketahui merupakan kantor PT Terra Drone, perusahaan yang bergerak di bidang teknologi drone.

Peristiwa bermula diduga dari ledakan baterai drone yang sedang di-charge di lantai 1 gedung. Ledakan tersebut menimbulkan kobaran api besar yang kemudian menjalar cepat ke lantai-lantai atas. Sejumlah karyawan yang masih berada di dalam gedung berupaya menyelamatkan diri dengan menuju lantai lebih tinggi, namun sebagian terjebak karena asap pekat memenuhi seluruh ruangan.

Petugas pemadam kebakaran menerima laporan sekitar pukul 14.30 WIB dan segera mengerahkan 10 unit mobil pemadam ke lokasi. Proses pemadaman dan evakuasi berlangsung dramatis, karena kepulan asap tebal menghambat pandangan dan pergerakan tim penyelamat. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.20 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menerima laporan kebakaran sekitar pukul 14.30 WIB. Proses evakuasi sangat sulit karena asap tebal dan api besar. Beberapa korban berhasil kami selamatkan, namun sayangnya banyak yang meninggal akibat kehabisan oksigen,” ujar salah satu petugas pemadam.

Warga sekitar juga mengaku terpukul melihat kejadian tersebut. “Saya sedang berjalan di luar gedung ketika api mulai menyala. Saya lihat orang-orang berteriak minta tolong. Saya mencoba membantu, tapi api terlalu besar. Saya hanya bisa berharap ada yang bisa menyelamatkan mereka,” ujar seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga:  Puluhan Aparat Alami Luka-luka Selama Pengamanan Aksi Tolak Revisi RUU Pilkada

Polres Metro Jakarta Pusat menyampaikan laporan resmi terkait peristiwa tersebut. Kapolres Metro Jakarta Pusat KBP Susatyo Purnomo Condro, SH., S.IK., M.Si., melalui laporan yang dikirimkan kepada Kapolda Metro Jaya, menuliskan bahwa total korban jiwa mencapai 22 orang, terdiri dari 7 laki-laki dan 15 perempuan, di mana salah satunya sedang hamil.

Berikut beberapa identitas korban yang telah terkonfirmasi:

Aril, Apri, Yoga, Ninda, Pariyem, Novia, Nisa, Nazel, Risda, Assyifa, Della, Siti, Emelia, Vina, Sandra, Tasya, Cendy, Chintya, Rosdiana, Raehan, Mirja, dan Syaiful.

Seluruh jenazah telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, pemerintah daerah serta pihak terkait menyatakan komitmennya untuk memberikan pendampingan dan santunan kepada keluarga korban.

Dari keterangan saksi bernama Kiki Kuswarti dan Agatha Fitria Putri, api mulai muncul sekitar pukul 12.55 WIB. Mereka melihat asap keluar dari lantai 1 dan mendapati baterai drone yang sedang di-charge terbakar. Upaya pemadaman awal menggunakan APAR tidak berhasil, hingga api membesar dan menjalar dengan cepat.

Atas kejadian tersebut, satu unit ruko 7 lantai mengalami kerusakan berat. Kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran, meskipun indikasi awal mengarah pada ledakan baterai drone yang overheat.

“Innalillahi wainnailaihi roji’un. Semoga seluruh korban mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta kekuatan,” ucap seorang petugas menutup laporan. (Rls)

Berita Terkait

Polsek Rengasdengklok Bergerak Cepat Tangani Kasus Bocah Tenggelam di Saluran Irigasi Desa Dewisari
Tawuran Pelajar di Klari Kembali Makan Korban, Lima Jari Siswa Putus Jadi Alarm Darurat Kekerasan Remaja
Selidiki Penyebab Kematian, Unit Reskrim Polsek Rengasdengklok Olah TKP Penemuan Mayat di Desa Kampung sawah
Kebakaran Hebat Hanguskan Belasan Lapak Palet di Jalur Pantura Waringinjaya, Lalu Lintas Lumpuh Total
Viral Dugaan Pesta Sesama Jenis, Holywings Karawang Ditutup Sementara oleh Satpol PP
Kecelakaan di Jalan Lingkar Luar Tanjungpura – Klari, Muatan Beras Berserakan di Jalan
Truk Muatan Minyak Sayur Terguling di Jalur Pantura, Arus Lalu Lintas di Jatisari Macet Panjang
Polemik Limbah PT MIM Diseret ke Ranah Hukum, Askun: Kades Tak Berwenang Intervensi B2B
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 14:23

Ada Apa di Hulu Cilamaya? H. Jalal Turun ke Situdam, Pengawasan Limbah Dipertanyakan

Kamis, 10 September 2026 - 07:07

Diiringi Ratusan Pendukung, Asep Supriadi Alias Penser Raih Nomor Urut 3 Pilkades Waringinjaya Kedungwaringin

Minggu, 6 September 2026 - 07:22

Reuni Karyawan PT Farel Internusa Pratama Digelar di Kalimati Amansari, Pererat Silaturahmi Lewat Makan Bersama

Sabtu, 5 September 2026 - 06:55

Korupsi KPR Fiktif PT BAS Rp237 Miliar, Wakil Ketua Bidang Advokasi PDIP Karawang Desak Kejari Bongkar Dugaan Keterlibatan Oknum BTN

Rabu, 2 September 2026 - 04:48

Ratiban Rutin di Kediaman Marjono, Ratusan Warga Sumber urip Padati Doa Bersama Setiap Selasa Malam

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:26

Mr. Kim: Coffee Morning Kodim 0604 Karawang Jadi Sejarah Baru Sinergi TNI dengan Ormas dan LSM

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:41

Direktur CV. Pakar Bangunan Konstruksi,Nurhali Ajak Masyarakat Isi Kemerdekaan dengan Semangat Gotong Royong dan Pembangunan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:35

Hj. Saidah Anwar Nahkodai PBI Karawang Periode 2026–2030, Siap Bangun Prestasi Olahraga Boling

Berita Terbaru