Bongkar Dugaan Kartel Tenaga Kerja di Karawang: Libatkan Oknum Instansi hingga Yayasan Berkedok LPK Outsourcing

- Penulis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 03:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Dugaan adanya permainan kotor dalam penyaluran tenaga kerja di Karawang semakin mencuat ke permukaan. Sejumlah pihak disebut terlibat, mulai dari oknum instansi, yayasan yang mengatasnamakan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) outsourcing, hingga organisasi tertentu. Praktik tersebut dinilai membentuk semacam kartel tenaga kerja yang merugikan masyarakat.

Nurdin Syam yang akrab disapa Mr. Kim, seorang tokoh yang kerap dituding terlibat justru membantah keras tuduhan tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki LPK maupun yayasan, serta tidak pernah mencari keuntungan pribadi dari proses perekrutan tenaga kerja.

“Dimata orang itu saya seakan menjadi orang yang paling bersalah, padahal saya tidak punya LPK/Yayasan. Saya tidak buat LPK/Yayasan, saya tidak minta apa-apa, cuma minta orang Karawang kerja secara gratis,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih jauh, ia menyebut bahwa rantai dugaan permainan tenaga kerja ini melibatkan banyak pihak. Mulai dari instansi dinas, LPK, outsourcing, yayasan, HRD perusahaan, kepala desa, hingga organisasi tertentu yang diduga ikut memperdagangkan kesempatan kerja dengan pungutan biaya tertentu.

Baca Juga:  Tingkatkan Keimanan, Polsek Klari Laksanakan Binrohtal dan Santuni Anak Yatim

Praktik semacam ini telah lama dikeluhkan masyarakat Karawang, sebuah daerah yang dikenal sebagai kawasan industri terbesar di Indonesia. Alih-alih mendapat akses kerja yang mudah, para pencari kerja justru terbebani oleh pungutan liar yang dilakukan pihak-pihak tak bertanggung jawab.

“Seolah-olah kalau mau kerja harus bayar. Padahal semestinya anak-anak Karawang bisa bekerja tanpa biaya tambahan. Itu yang sejak awal saya perjuangkan,” ungkapnya lagi.

Isu dugaan kartel tenaga kerja ini pun terus menjadi sorotan publik. Tekanan dari masyarakat semakin menguat, mendesak aparat penegak hukum dan pemerintah daerah untuk turun tangan. Mereka diminta segera membongkar sekaligus menindak tegas praktik yang merugikan pencari kerja tersebut.

Hingga kini, publik menanti langkah nyata pemerintah maupun aparat penegak hukum dalam menuntaskan persoalan ini. Jika dibiarkan, keresahan masyarakat Karawang bisa semakin memuncak.

#JanganMenungguRakyatKarawangMurka

(LK)

 

Berita Terkait

Temuan Pertama Oriental Honey-Buzzard Berbiak di Pegunungan Sanggabuana, Jadi Indikator Penting Kawasan Konservasi
BPD Kutaampel Laporkan Kades ke Polisi, Pengelolaan Anggaran Desa 2025 Dipersoalkan
Hari Tani Nasional, PPTK dan SETAKAR Desak Pemblokiran SHGB Perusahaan di Kawasan Hutan KIIC
Tiga RSUD Karawang Raih Terbaik I Helaran Budaya, Bukti Kekompakan Layanan Publik
Diduga Kain Tampon Tertinggal di Rongga Hidung Pasien, Kuasa Hukum Soroti Penanganan RS Citra Sari Husada dan Minta DPRD Karawang Turun Tangan
Diduga Ada Mark-Up Anggaran Rehabilitasi SDN Solokan I Pakisjaya, Proyek Rp327 Juta Disorot
Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus
Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang
Berita ini 53 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:45

DPRD Karawang Terima Aspirasi Pedagang Pasar Telagasari, Revitalisasi Diminta Ditunda

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:11

2.251 Anggota BPD Karawang Dilantik, Masa Keanggotaan 2026–2034

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:14

Berat Badan Capai 160 Kg, Rivaldy Terbaring Tak Berdaya, Pemkab Karawang Turun Tangan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 04:06

Hadapi Kemarau Panjang, Pemkab Karawang Gelar Salat Istisqa dan Perkuat Penanganan Krisis Air

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:50

Bukan Sekadar Simbol Sejarah, Paguyuban Tugu Kebulatan Tekad Buktikan Perawatan Nyata Sejak 2019

Rabu, 30 September 2026 - 12:57

Gebyar Paten Kutawaluya Hadirkan Layanan Publik dan Bantuan Sosial bagi Warga

Rabu, 30 September 2026 - 05:50

Dua Bakal Calon Kades Sampalan Lolos Pemeriksaan Administrasi, Ahmad Basuni dan Jaenudin Siap Ikuti Tahapan Selanjutnya

Selasa, 29 September 2026 - 06:32

Ata Saju Bawa Visi “Sabajaya Maju, Aman dan Bermartabat”, Siap Bertarung di Pilkades 2026–2034

Berita Terbaru