Sikapi Video Viral di Theatre night mart, Gajah Muda Nusantara Karawang Ajak Semua Pihak Jaga Kehormatan Daerah

- Penulis

Selasa, 9 Juni 2026 - 03:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD Gajah Muda Nusantara Karawang, Cucu Hidayat

Ketua DPD Gajah Muda Nusantara Karawang, Cucu Hidayat

Karawang | Lintaskarawang.com – Beredarnya video dokumentasi aktivitas di Karawang Theatre Night Mart yang diduga menampilkan pesta sesama jenis memicu perhatian serius dari berbagai kalangan. Menanggapi keresahan masyarakat tersebut, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gajah Muda Nusantara Kabupaten Karawang menyampaikan pandangan serta sikap resminya.

Ketua DPD Gajah Muda Nusantara Karawang, Cucu Hidayat, menyatakan rasa prihatin yang mendalam atas peristiwa yang terjadi di pusat perkotaan tersebut. Menurutnya, kejadian ini harus menjadi momentum bersama untuk merefleksikan kembali arah pergaulan dan penerapan nilai-nilai moral di Karawang.

“Sebagai bagian dari masyarakat yang mencintai tanah Karawang, kami merasa sangat miris. Karawang adalah kota yang kita cintai bersama, sebuah daerah yang sejak dulu dikenal kental dengan nilai-masing religius, tempat berdirinya ratusan pesantren, dan memiliki adat istiadat yang luhur. Adanya praktik yang dianggap menyimpang seperti ini jelas bertentangan dengan apa yang diajarkan oleh agama dan budaya kita,” ujar Cucu Hidayat dalam rilis resminya, Selasa (9/6).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menjaga Falsafah Luhur Budaya Sunda

Pria yang akrab disapa Kang Cucu ini menjelaskan, budaya Timur, khususnya kebudayaan Sunda di Jawa Barat, memiliki tuntunan hidup yang sangat jelas dalam menjaga kehormatan diri dan lingkungan. Salah satunya adalah memegang teguh nilai kepatutan dan kesopanan di ruang publik.

“Orang tua kita di tanah Sunda selalu mengajarkan falsafah Cageur, Bageur, Bener, tur Singer. Artinya, kita diharapkan untuk tidak hanya sehat fisik, tapi juga benar dalam melangkah, baik dalam berperilaku, serta mawas diri atau tahu batasan. Ketika ada aktivitas yang secara terang-terangan menabrak fitrah agama dan aturan adat, maka ada tatanan moral di masyarakat kita yang sedang terganggu,” jelasnya dengan bijak.

Baca Juga:  Pagelaran Wayang Kulit Tiga Dalang Meriahkan Hari Jadi ke-391 Kabupaten Karawang

Ia menambahkan, sikap kritis yang disampaikan ini bukan didasari oleh rasa benci secara personal, melainkan bentuk tanggung jawab moral sebagai sesama warga daerah demi menyelamatkan masa depan generasi muda di Karawang.

Apresiasi Ketegasan Pemkab dan Aparat Terkait

Di sisi lain, Gajah Muda Nusantara Karawang memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Karawang, Satpol PP, MUI, serta aparat penegak hukum yang telah bergerak cepat meredam keresahan warga dengan melakukan penyegelan terhadap tempat hiburan malam tersebut.

“Langkah tegas dari pemerintah daerah dan aparat adalah bukti bahwa hukum dan norma sosial di Karawang masih dijaga dengan baik. Kami mendukung penuh tindakan penegakan aturan tersebut agar menjadi pembelajaran bagi para pelaku usaha hiburan lainnya,” tegasnya.

Mengakhiri pernyataannya, Ketua DPD Gajah Muda Nusantara Karawang mengajak seluruh elemen pemuda, tokoh masyarakat, dan pemerintah untuk memperketat pengawasan lingkungan sekitar. Ia berharap kemajuan pembangunan dan ekonomi di Karawang dapat berjalan beriringan tanpa harus mengorbankan nilai-nilai luhur agama, hukum, dan kebudayaan daerah.

Berita Terkait

MBG untuk Anak, Bukan untuk Ulat: Dugaan Temuan Ulat di SDN Ciptamargi 4 Harus Diusut
Karawang Job Fair 2026 Dibuka, Tersedia Formasi Khusus Penyandang Disabilitas
BPD Tirtasari Memanas! Jumlah Pemilih Mendadak Berlipat, Proses Pemilihan Dituntut Diulang
DPRD Karawang Gelar Rapat Paripurna, Bahas KUA-PPAS 2027 dan Propemperda 2026
BUMDes Mandiri Sejahtera Parungmulya Dorong Masyarakat Jadi Mitra Strategis Kawasan Industri
Dugaan Intimidasi Jelang Pilkades Sumber Urip, Warga Mengaku Dimaki dan Diancam Putus Listrik.
Diduga Minta Uang, Pekerjaan Pemagaran di Sindangmulya Dihentikan Kades, Warga Desak PRKP Turun Tangan
Ayo Bayar PBB-P2 Sebelum 30 September, Inilah Beragam Manfaatnya
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:35

Majelis Wibawa Nusantara Jadi Ruang Menyatukan Hati,Pikiran,Dan Langkah Membangun Kekuatan Umat.

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:46

Pengurus DMI Kecamatan Kedungwaringin Resmi Dilantik, Siap Perkuat Peran Masjid sebagai Pusat Ibadah dan Pemberdayaan Umat

Jumat, 10 Juli 2026 - 08:07

Bhikkhu dan Puluhan Samanera Gelar Pindapata di Vihara Buddha Loka Karawang, Pererat Kebersamaan Umat

Selasa, 16 Juni 2026 - 02:26

Cetya Hian Thian Kiong Karawang Peringati Tahun Baru Islam 1448 H dengan Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:33

Iduladha 1447 H, Masjid Al-Ikhlas Grand Kedung Waringin Bagikan Daging Kurban dari 2 Sapi dan 5 Domba kepada Warga

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:28

Umat Buddha di Karawang Gelar Fang Shen dan Aksi Ekoteologi di Sungai Leuweung Sereuh

Sabtu, 2 Mei 2026 - 02:17

Ratusan Umat Buddha dari Tangerang Kunjungi Karawang, Vihara Buddha Loka Jadi Pusat Kegiatan Spiritual

Sabtu, 21 Februari 2026 - 13:25

Wabup Karawang Terima Kunjungan Waketum Partai NasDem, Resmikan Ruang Belajar Baru di Ponpes Annihayah

Berita Terbaru