Majelis Wibawa Nusantara Jadi Ruang Menyatukan Hati,Pikiran,Dan Langkah Membangun Kekuatan Umat.

- Penulis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARAWANG | Lintaskarawang.com — Majelis Wibawa Nusantara menjadi ruang silaturahmi dan kebersamaan dalam menyatukan hati, pikiran, serta langkah untuk membangun kekuatan umat dan menyiapkan generasi masa depan yang berilmu, berakhlak, mandiri, dan memiliki jiwa kepemimpinan.

Kegiatan tersebut digelar di Desa Ciranggon, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, Jumat Malam Sabtu Kliwon (31/07/2026). Kegiatan dihadiri oleh DPC Padjadjaran Siliwangi Nusantara (PSN) Kabupaten Karawang, para ulama, tokoh masyarakat, pengusaha muda, para asatidz, santri, serta masyarakat sekitar majelis.

Kehadiran berbagai elemen tersebut menjadi bagian dari semangat memperkuat ukhuwah, membangun kebersamaan, serta membuka ruang bertemunya gagasan-gagasan positif untuk kemajuan umat dan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan tersebut, KH. Endang Suratno Wibowo menyampaikan bahwa Majelis Wibawa Nusantara tidak sekadar menjadi tempat berkumpul, tetapi diharapkan menjadi ruang untuk menyatukan hati, pikiran, dan langkah dalam membangun ekosistem pemikiran yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an, warisan keilmuan para ulama, serta kearifan peradaban Nusantara.

“Majelis Wibawa Nusantara bukan sekadar tempat kita berkumpul, tetapi menjadi ruang untuk menyatukan hati, pikiran, dan langkah. Kita ingin membangun sebuah ekosistem yang menjadikan ilmu sebagai cahaya, akhlak sebagai landasan, ekonomi sebagai kekuatan, dan kepemimpinan sebagai jalan pengabdian,” ungkap KH. Endang Suratno Wibowo.

Ia menegaskan bahwa umat tidak boleh hanya menjadi penonton dalam menghadapi perubahan zaman. Menurutnya, diperlukan kemampuan untuk membaca perkembangan zaman, memahami berbagai tantangan, sekaligus menyiapkan generasi yang memiliki ilmu, akhlak, kemandirian, dan keberanian untuk mengambil peran.

“Umat tidak cukup hanya menjadi penonton terhadap perubahan zaman. Kita harus mampu membaca zaman, memahami tantangan, dan menyiapkan generasi yang memiliki ilmu, akhlak, kemandirian, serta keberanian untuk mengambil peran,” tegasnya.

Baca Juga:  Bupati Karawang Lepas Kafilah MTQH ke-39, Targetkan Prestasi di Tingkat Provinsi

Menurut KH. Endang Suratno Wibowo, perubahan besar selalu diawali dari perubahan dalam diri. Cara berpikir yang baik harus dibangun menjadi keyakinan, kemudian diwujudkan melalui amal dan tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia menjelaskan, Wibawa Nusantara bukanlah sebuah organisasi, melainkan sebuah ekosistem pemikiran dan ruang kebersamaan yang mempertemukan nilai-nilai Al-Qur’an, ilmu para ulama, kearifan Nusantara, serta gagasan strategis untuk membangun masa depan umat.

Dari ruang kebersamaan tersebut diharapkan lahir generasi yang tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual, kokoh dalam akhlak, mandiri secara ekonomi, serta mampu menjalankan kepemimpinan dengan penuh amanah.

Lebih lanjut, KH. Endang Suratno Wibowo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan gagasan yang mampu melahirkan solusi dan gerakan nyata yang memberikan kemaslahatan.

“Hari ini kita tidak membutuhkan banyak kritik yang berhenti pada kata-kata. Yang kita butuhkan adalah gagasan yang melahirkan solusi, ilmu yang melahirkan karya, dan perjuangan yang melahirkan kemaslahatan. Mari kita bersama-sama membangun, karena peradaban tidak lahir dari keraguan, tetapi dari keberanian untuk memulai dan keikhlasan untuk mengabdi,” ujarnya.

Kehadiran DPC Padjadjaran Siliwangi Nusantara Kabupaten Karawang bersama para ulama, tokoh masyarakat, pengusaha muda, asatidz, santri, dan masyarakat sekitar majelis menjadi gambaran semangat kolaborasi lintas elemen dalam memperkuat ukhuwah dan mendorong lahirnya gagasan-gagasan konstruktif bagi kemajuan umat dan bangsa.

Majelis Wibawa Nusantara diharapkan dapat terus menjadi ruang yang mempertemukan ilmu, akhlak, ekonomi, dan kepemimpinan dalam semangat kebersamaan serta pengabdian kepada masyarakat.

Merajut Ukhuwah, Menguatkan Iman, Membangun Peradaban.

Penulis: Juana

Penyunting : Wahid

Berita Terkait

Perkuat Silaturahmi dan Ukhuwah Islamiyah, Pengurus Pengajian Alumni Ponpes Qorro Abadan Babussalam Resmi Dilantik
Buka Dulu Hati Sebelum Buka Al-Qur’an”, Pesan KH Nana Gerhana di Maulid Nabi Karyasari
Pengajian Rutin Desa Karyasari Digelar di Aula Desa, Jadi Ajang Silaturahmi dan Pembinaan Kader
Ratusan Umat Buddha Ikuti Ritual Ulambana dan Cioko di Vihara Buddha Loka Karawang, Disertai Bakti Sosial
Ratusan Umat Ikuti Ritual Persembahyangan Sejit Y.M. Kongco Cai Shen Ye di Cetya Johar Karawang
Maulid Nabi di Kediaman Bos Alvin Satukan Warga Karyasari, Tokoh Agama hingga Pemuda Hadiri Pengajian
Pengurus DMI Kecamatan Kedungwaringin Resmi Dilantik, Siap Perkuat Peran Masjid sebagai Pusat Ibadah dan Pemberdayaan Umat
Bhikkhu dan Puluhan Samanera Gelar Pindapata di Vihara Buddha Loka Karawang, Pererat Kebersamaan Umat
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 12:38

Sama-Sama Menyampaikan Informasi, JBN Karawang Jelaskan Perbedaan Pers dan Konten Kreator

Senin, 2 November 2026 - 05:26

Pemdes Rengasdengklok Selatan Tunjukkan Kepedulian, Limbah Eceng Gondok Mulai Diangkut

Minggu, 1 November 2026 - 11:12

Perlunya Melibatkan Pers dalam Tim Pembangunan Daerah, Ini Dasarnya..

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:11

Cegah Luapan Air ke Permukiman, RT dan Warga Warudoyong Selatan Gelar Kerja Bakti

Jumat, 30 Oktober 2026 - 02:33

Bukan Sekadar Klarifikasi! 234 SC Minta Dugaan Insiden Kimia Pindo Deli II Diusut Tuntas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:48

Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Karawang: Kebocoran Gas Berulang di PT Pindo Deli 2, KOALISI ORGANISASI MASYARAKAT SIPIL KARAWANG Tuntut Pencabutan Izin Produksi unit caustic soda plant pt pindo deli 2

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:59

Dua Pekerjaan SAB Perum Griya Indah Ciampel Disorot, Warga Pertanyakan Anggaran Rp221 Juta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:09

Penampungan Oli di Waringinjaya Disorot, Air Kali Menghitam hingga Warga Keluhkan Bau Menyengat

Berita Terbaru