Boikot Media Menguat! Dunia Pers Siap Tempuh Jalur Nasional Lawan Ucapan Dedi Mulyadi

- Penulis

Selasa, 8 Juli 2025 - 10:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com -Pernyataan kontroversial Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang menyarankan untuk menghentikan kerja sama dengan media menuai kecaman keras dari kalangan insan pers. Dalam sebuah diskusi publik yang digelar di Das Kopi pada Selasa (9/7/2025), dua tokoh penting dari dunia media, yakni Pengusaha Media Online Nurdin Syam (Mr. Kim) dan Jurnalis Senior Romo, menyampaikan protes terbuka atas ucapan Dedi yang dinilai merusak tatanan demokrasi.

Menurut Mr. Kim, pernyataan sang gubernur menciptakan preseden buruk bagi kebebasan pers yang merupakan pilar keempat demokrasi. Ia menegaskan bahwa sebagai pengusaha media, pernyataan tersebut sangat merugikan karena dapat menurunkan kepercayaan publik terhadap media yang dibangun berdasarkan integritas dan profesionalisme.

“Pernyataan itu sangat menyakitkan. Kami sebagai perusahaan media berbasis kepercayaan merasa dirusak secara tidak langsung. Ini seperti memberi instruksi kepada OPD agar tidak lagi menghargai media, bahkan menimbulkan persepsi bahwa jurnalis adalah pengemis. Kami minta pernyataan itu dicabut dan diklarifikasi secara terbuka,” tegas Mr. Kim.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga mengingatkan bahwa sebagai seorang tokoh publik, Dedi Mulyadi seharusnya berhati-hati dalam berbicara. Ucapan seorang gubernur, lanjutnya, bisa dianggap sebagai instruksi yang ditiru oleh bawahannya dan bisa membuat gaduh. Mr. Kim mendesak agar Gubernur fokus pada tugas dan janji politiknya yang belum sepenuhnya terealisasi.

Baca Juga:  500 Insan Pers Hadiri Silaturahmi Akbar di Karawang, Kartunis Legendaris Hedot Jadi Sorotan

Senada dengan itu, Jurnalis Senior Romo juga mengecam pernyataan Dedi Mulyadi yang dianggap tidak bijak dan berpotensi merusak hubungan baik antara pemerintah dan media. Ia mengimbau agar sang gubernur menjaga sikap dan ucapan, serta fokus pada peningkatan kinerja.

“Saya hanya ingin Gubernur fokus memperbaiki kinerja yang sudah baik menjadi lebih baik lagi. Media itu dilindungi oleh undang-undang, gubernur pun punya wewenangnya. Tapi jangan sampai membuat gaduh dengan statement yang jelas kita tidak tahu tujuannya. Artinya saat ini kami meminta Siapa yang memulai, dia juga harus menyelesaikan,” ujar Romo.

Romo juga menegaskan bahwa pihaknya bersama insan media lainnya akan tetap konsisten pada hasil kesepakatan diskusi sebelumnya, yakni melakukan boikot publikasi terhadap Dedi Mulyadi jika tidak ada pencabutan dan klarifikasi resmi.

Sebagai bentuk keseriusan, keduanya menyatakan bahwa permasalahan ini akan dibawa ke tingkat nasional, termasuk ke Kementerian terkait bahkan hingga ke Presiden RI, Prabowo Subianto. Langkah ini diambil untuk mencari titik temu dan keadilan atas persoalan yang dianggap mencederai kebebasan pers tersebut.

“Kami akan tempuh jalur yang lebih tinggi, ini bukan hanya soal media, tapi soal demokrasi,” pungkas Mr. Kim. (LK)

 

Berita Terkait

NAMA SAMBAS MUNCUL DALAM PENGADAAN RAPAT K3S, STATUS ASN KORWIL DIPERTANYAKAN: ADA POTENSI KONFLIK KEPENTINGAN?
Diduga Ada Pembiayaan Ganda Operasional Korwil Cambidik, Transparansi Disdik Karawang Dipertanyakan
Bupati Aep Wujudkan Janji, Modul Belajar Gratis Hadir untuk Siswa SD dan SMP se-Karawang
Bhabinkamtibmas Polsek Rengasdengklok Bersama Masyarakat dan Mahasiswa KKN Unsika Gelar Kerja Bakti Bersihkan Eceng gondok
Tasyakuran Milad Karang Taruna Guruh Raja Gumilang Jadi Momentum Perkuat Kepedulian Sosial dan Persatuan Pemuda
Pipik Taufik Ismail Serap Aspirasi Warga Telukbango, Tegaskan Pengawasan Anggaran Harus Berdampak untuk Masyarakat.
Serap Aspirasi Warga Rengasdengklok, Pipik Taufik Tegaskan Pengawasan Anggaran Harus Berdampak Nyata
NOBAR JUARA Gairahkan Ekonomi Karawang, Pemkab Bidik Transaksi UMKM Tembus Rp1 Miliar Selama Piala Dunia 2026
Berita ini 35 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:18

Pahami Sistem Triase di IGD, RSUD Jatisari: Prioritas Berdasarkan Tingkat Kegawatan Pasien

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:41

RSUD Jatisari Hadirkan Dokter Spesialis Urologi, Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat Karawang

Kamis, 21 Mei 2026 - 05:58

Berawal dari Orang Tua Sakit, Akang Abdol Dirikan Tabib Karawang dengan Pengobatan Seikhlasnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 01:40

Sosialisasi Pencegahan Kusta Digelar di Karees, Empat Warga Palumbonsari Terdata Pernah Mengidap

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:15

Karawang Darurat HIV? 188 Kasus Baru Muncul dalam Tiga Bulan, Remaja Mulai Terpapar

Sabtu, 25 April 2026 - 01:29

ANCAMAN NYATA PENYALAHGUNAAN TRAMADOL, GENERASI MUDA TERANCAM GANGGUAN MENTAL

Jumat, 17 April 2026 - 10:33

Wabup Karawang Maslani Sidak RSUD Jatisari Pastikan Pelayanan Kesehatan Berjalan Optimal

Rabu, 15 April 2026 - 04:20

Aparatur Kecamatan Rengasdengklok Jalani Cek Kesehatan, Dukung Penanganan Stunting dan TBC

Berita Terbaru