Karawang, Lintaskarawang.com – Uji coba implementasi Platform Digital Ketenagakerjaan Provinsi Jawa Barat resmi digelar di Aula Lt. 3 Gedung Singaperbangsa, Karawang, Selasa (10/6/2025). Acara ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karawang, H. Asep Aang Rahmatullah, S.STP, M.P., dan dihadiri oleh Sekda Provinsi Jawa Barat, Dr. Drs. Herman Suryatman, M.Si.
Dalam sambutannya, Sekda Karawang menyampaikan bahwa Kabupaten Karawang telah memiliki komitmen kuat dalam memanfaatkan teknologi untuk menurunkan angka pengangguran. “Kami sudah mengembangkan aplikasi Infoloker selama lima tahun. Di Karawang terdapat 1.400 perusahaan, namun tingkat pengangguran terbuka masih 8,04%. Kami berharap dengan adanya job fair tahun 2025 dan sistem digital ini, angka pengangguran bisa turun signifikan,” ujar H. Asep Aang.
Sementara itu, Sekda Jawa Barat menekankan pentingnya pemerataan pemanfaatan teknologi digital di seluruh wilayah. “Hari ini bukan sekadar rapat biasa, tapi panggilan patriotisme. Kita harus pastikan bahwa platform digital ini merata di 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat,” tegas Herman Suryatman.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga menginstruksikan agar semua unsur pemerintah di Karawang, mulai dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), camat hingga pemerintah desa, bersinergi dalam memperbarui data pengangguran. “Dengan pembaruan data by name by address, para pencari kerja bisa diarahkan tepat sasaran,” tambahnya.
Data terbaru menunjukkan bahwa tingkat pengangguran di Provinsi Jawa Barat berada di angka 6,75% dan tingkat kemiskinan mencapai 7,08%. Dengan hadirnya Platform Digital Ketenagakerjaan, diharapkan angka tersebut dapat ditekan secara signifikan.
Langkah integrasi sistem ini merupakan tindak lanjut dari arahan dan kebijakan Gubernur Jawa Barat yang mendukung transformasi digital sebagai solusi ketenagakerjaan. Sekda Karawang dan Sekda Provinsi pun menyatakan kesiapan penuh untuk mengintegrasikan sistem dan mendorong implementasi secara masif di tingkat daerah.
Uji coba ini sekaligus menjadi momentum penting dalam menyongsong era baru ketenagakerjaan yang lebih modern, transparan, dan berbasis data. Pemerintah daerah berharap, teknologi dapat menjadi jembatan bagi para pencari kerja menuju lapangan kerja yang lebih luas dan layak. (LK)













Tinggalkan Balasan