LMP Mada Jabar Soroti Dugaan Praktik Mafia Pokir DPRD Karawang, Minta Eksekutif Tegas Tolak Titipan Proyek

- Penulis

Minggu, 4 Mei 2025 - 03:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com — Terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD disambut dengan langkah pengawasan ketat terhadap belanja pembangunan, termasuk usulan proyek Pokok Pikiran (Pokir) DPRD yang selama ini dianggap rawan penyimpangan.

Meski belanja pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan dan drainase tetap diprioritaskan sebagai kebutuhan dasar publik, Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi mulai memproteksi secara ketat penggunaan anggaran. Bahkan, Kang Dedi tak segan menyindir praktik kotor pengelolaan hibah Pokir dengan menyebutnya sebagai “mafia hibah”.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Laskar Merah Putih (LMP) Markas Daerah Jawa Barat, Andri Kurniawan, memperingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang agar berhati-hati dalam menyikapi program pembangunan dari usulan Pokir DPRD. Ia menilai masih ada praktik-praktik lama yang kembali muncul menjelang pelaksanaan program Pokir tahun ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“LMP Mada Jabar sudah mulai mendeteksi adanya kasak-kusuk pengurusan pembagian proyek Pokir oleh oknum terduga anggota DPRD Karawang. Mereka diduga masih menggunakan pola lama, menunjuk langsung calon penyedia jasa. Padahal itu jelas bukan kewenangan mereka,” tegas Andri Minggu (4/5/2025).

Ia menambahkan, intervensi legislatif dalam penunjukan penyedia jasa sudah masuk ranah pidana, apalagi jika disertai praktik jual beli fee proyek. Karena itu, kunci pencegahan ada pada pihak eksekutif, terutama OPD yang menjadi pelaksana program.

Baca Juga:  SPPG Desa Sarijaya Salurkan 2.768 Porsi MBG, Komposisi Menu Siswa SMA Dipertanyakan

“Kalau OPD tidak bisa diajak kompromi, tidak akan ada celah bagi praktik semacam ini. Kalau sampai terjadi, PA, KPA, PPK, sampai Pokja pun akan ikut terseret hukum,” katanya, mengingatkan kasus serupa di Kabupaten OKU, Sumatera Selatan, yang menjerat enam orang tersangka dalam OTT KPK pada Maret 2025 lalu.

Andri juga menyebut bahwa mayoritas usulan Pokir DPRD Karawang berada di Dinas PUPR, dan LMP Mada Jabar telah membentuk tim khusus untuk mengawasi proses pelaksanaan proyek-proyek tersebut. Ia menegaskan tidak akan segan melaporkan jika ditemukan adanya indikasi proyek titipan oknum.

“Kalau nanti terbukti ada pemborong yang merupakan titipan oknum legislator, kami langsung tindak lanjuti ke Aparat Penegak Hukum. Ini bentuk komitmen kami dalam mengawal anggaran publik,” ujarnya.

Sebagai bentuk pencegahan, LMP Mada Jabar juga mengimbau kepada seluruh PA, KPA, PPK dan Pokja agar berani menolak intervensi dari pihak mana pun. “Kecuali kalau mereka juga mau menanggung akibat hukum di kemudian hari,” pungkasnya. (LK)

Berita Terkait

Hari Tani Nasional, PPTK dan SETAKAR Desak Pemblokiran SHGB Perusahaan di Kawasan Hutan KIIC
Tiga RSUD Karawang Raih Terbaik I Helaran Budaya, Bukti Kekompakan Layanan Publik
Diduga Kain Tampon Tertinggal di Rongga Hidung Pasien, Kuasa Hukum Soroti Penanganan RS Citra Sari Husada dan Minta DPRD Karawang Turun Tangan
Diduga Ada Mark-Up Anggaran Rehabilitasi SDN Solokan I Pakisjaya, Proyek Rp327 Juta Disorot
Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus
Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang
Optimalkan Kolaborasi, DPRD dan Pemkab Karawang Gelar Paripurna Istimewa HUT ke-393
Wakil Abo Bongkar Polemik Beras Bapanas di Rengasdengklok Selatan: Beras 90 karung di GOR, Warga Mengaku Belum Kebagian
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:45

DPRD Karawang Terima Aspirasi Pedagang Pasar Telagasari, Revitalisasi Diminta Ditunda

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:11

2.251 Anggota BPD Karawang Dilantik, Masa Keanggotaan 2026–2034

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:25

Konsolidasi 234 SC Jabar di Karawang, Bahas Penguatan Kader dan Persiapan Konvencab

Jumat, 2 Oktober 2026 - 04:06

Hadapi Kemarau Panjang, Pemkab Karawang Gelar Salat Istisqa dan Perkuat Penanganan Krisis Air

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:50

Bukan Sekadar Simbol Sejarah, Paguyuban Tugu Kebulatan Tekad Buktikan Perawatan Nyata Sejak 2019

Rabu, 30 September 2026 - 12:57

Gebyar Paten Kutawaluya Hadirkan Layanan Publik dan Bantuan Sosial bagi Warga

Rabu, 30 September 2026 - 05:50

Dua Bakal Calon Kades Sampalan Lolos Pemeriksaan Administrasi, Ahmad Basuni dan Jaenudin Siap Ikuti Tahapan Selanjutnya

Selasa, 29 September 2026 - 06:32

Ata Saju Bawa Visi “Sabajaya Maju, Aman dan Bermartabat”, Siap Bertarung di Pilkades 2026–2034

Berita Terbaru