Refleksi 30 Tahun Kudatuli, DPC PDI Perjuangan Karawang Gelar Teatrikal “Suara Diponegoro” dan Renungan Malam

- Penulis

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Karawang menggelar malam refleksi memperingati 30 tahun Tragedi Kudatuli 27 Juli 1996 melalui pertunjukan teatrikal bertajuk “Suara Diponegoro”, yang dipadukan dengan renungan serta doa bersama, Yang di Laksanakan Di Halaman Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karawang Pada, Sabtu malam (27/07/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang salah satu peristiwa penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia sekaligus mengajak kader agar tidak melupakan sejarah perjuangan partai.

Sebelum malam refleksi digelar, DPC PDI Perjuangan Karawang terlebih dahulu melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Pengurus Anak Cabang (PAC) dari 30 kecamatan se-Kabupaten Karawang pada sore harinya.Rakor tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan yang dilaksanakan serentak berdasarkan mandat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pertunjukan teatrikal “Suara Diponegoro”, para kader menampilkan kembali suasana perjuangan dan peristiwa penyerangan Kantor DPP PDI di Jalan Diponegoro, Jakarta, pada 27 Juli 1996. Melalui pementasan tersebut, peserta diajak memahami kembali makna perjuangan, pengorbanan, serta pentingnya menjaga nilai-nilai demokrasi yang telah diperjuangkan selama puluhan tahun.

Ketua DPC PDI Perjuangan Karawang Dr.Anwar Hidayat S.H., M.H., Dengan di Dampingi Oleh Sekjen DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karawang Toto Suripto S.E., menegaskan bahwa peringatan Kudatuli bukan sekadar agenda seremonial, melainkan upaya merawat ingatan kolektif terhadap sejarah perjuangan bangsa.

Baca Juga:  LSM Laskar NKRI Napak Tilas di Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok

“Sebagai anak-anak ideologis Bung Karno dan kader PDI Perjuangan, siapa lagi yang akan merawat ingatan sejarah ini kalau bukan kita? Peristiwa Kudatuli bukan sekadar untuk dikenang, melainkan menjadi pesan moral penting agar kita jangan sekali-kali melupakan sejarah atau Jasmerah,” ujarnya Pada saat di Wawancarai Oleh media Dengan di Dampingi Oleh Sekjen PDI Perjuangan Kabupaten Toto Suripto S.E.

Menurutnya, tragedi Kudatuli menjadi pengingat bahwa demokrasi harus terus dijaga agar tidak kembali mengalami penyempitan ruang seperti yang pernah terjadi di masa lalu. Nilai-nilai konstitusi, kebebasan berpendapat, dan semangat perjuangan harus tetap menjadi pijakan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Melalui peringatan 30 tahun Kudatuli ini, DPC PDI Perjuangan Karawang berharap seluruh kader semakin memperkuat komitmen menjaga ideologi partai, merawat semangat perjuangan, serta terus mengawal demokrası demi terwujudnya kehidupan politik yang lebih adil, terbuka, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

Penulis : Wahid

Berita Terkait

Dijanjikan Kerja di Turki, Malah Berujung di Irak: Dua PMI Asal Jabar Menanti Jalan Pulang
Resmi! Polres Karawang Naik Status Jadi Polresta, Kombes Mario Prahatinto Resmi Pimpin
Warga Perum Karawang Jaya Gotong Royong Sambut HUT ke-81 RI, Semangat Nasionalisme dan Kebersamaan Menggema
Dewan Pers Tegur Ucapan yang Merendahkan Wartawan, Hotman Paris Akhirnya Minta Maaf
Di Harkopnas ke-79 Presiden Prabowo Euweuh Pangaruhna Pemerintah Tetap Fokus Jalankan Program Rakyat
Harkopnas Ke – 79 Karawang Mobilisasi 2.050 Anggota KDPMP Siap Wujudkan Koperasi Berdaya
Wamensos Lepas Kontingen Garuda Baru, Indonesia Siap Berlaga di Street Child World Cup Meksiko
Kemenpora dan Kemenperin Teken PKS, Perkuat Industri Olahraga Nasional
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:30

Rehabilitasi SDN Ciptamarga II Karawang Disorot, Kusen Kropos Diduga Belum Tersentuh

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:10

Dugaan Eksploitasi Seragam dan Bangunan di MTs Mursidul Falah Karawang Capai Rp1,3 Juta per Siswa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:24

Musyawarah Kekeluargaan Dugaan Pelecehan Anak di Karawang Berakhir Buntu, Keluarga Korban Pertimbangkan Jalur Hukum

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:24

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Jayakerta Masuk Tahap Klarifikasi, Korban hingga Saksi Dipanggil Polresta Karawang

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:36

Diduga Cemarkan Nama Baik FWJI, Mantan Ketua Korwil Bekasi RSP alias Ros Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:32

Monev Disdikbud Karawang Jangan Sekadar Formalitas: Hasil, Temuan dan Tindak Lanjut Harus Terukur

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:24

Dari ARKAS ke Penyedia: Dugaan Pengondisian Pengadaan dan Tagihan Sekolah Dasar di Karawang Dipertanyakan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:38

Diduga Asal Jadi, Proyek Pagar TPU Bangkuang Rp198 Juta Disorot, Pondasi Dipertanyakan, Pengawas Diminta Turun ke Lapangan

Berita Terbaru