Wartawan Karawang Serukan Penolakan Kriminalisasi Narasumber: Petisi Diteken, Petaka Demokrasi Dikecam

- Penulis

Minggu, 8 Juni 2025 - 10:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Kasus kriminalisasi terhadap Yusuf Saputra, warga yang pernah menjadi narasumber media dan kini duduk di kursi terdakwa karena mengkritik Kepala Desa Pinayungan, terus memicu gelombang protes dari kalangan jurnalis. Jelang sidang lanjutan pada Selasa, 10 Juni 2025, puluhan wartawan Karawang menyatukan suara dalam Forum diskusi bertajuk “Tolak Kriminalisasi Narasumber!”

Bertempat di Das Kafe, Minggu (8/6), para jurnalis berkumpul bukan sekadar untuk ngopi. Di sana, mereka menandatangani sebuah petisi perlawanan yang menolak upaya pemidanaan terhadap narasumber media. Aksi ini menjadi simbol kuat bahwa dunia pers tidak akan tinggal diam ketika kebebasan berekspresi terancam.

Hartono, wartawan senior yang akrab disapa Romo, memimpin forum tersebut dan menegaskan bahwa ini bukan perkara membela Yusuf secara personal. Lebih dari itu, kata Romo, ini adalah soal menjaga marwah kebebasan pers dan melindungi siapa pun yang berani bersuara melalui media.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kritik Yusuf sudah masuk dalam produk jurnalistik. Kalau narasumber bisa dijerat pidana seperti ini, besok-besok siapa pun bisa kena. Ini preseden buruk bagi demokrasi,” ujar Romo di hadapan para peserta forum.

Menurut Romo, kasus ini semestinya tidak dibawa ke ranah pidana. Ia menilai penyelesaiannya lebih tepat dilakukan melalui mekanisme Dewan Pers. “Jika setiap kritik dipidanakan, kita sedang berjalan mundur ke era kegelapan informasi,” tambahnya.

Baca Juga:  Wakil Bupati Karawang Hadiri Nuzulul Quran di Ponpes Asshiddiqiyah Cilamaya Kulon

Sementara itu, Nurdin Syam atau yang lebih dikenal dengan nama Mr. Kim, CEO media Lintas Karawang, menyampaikan bahwa petisi ini akan dikirimkan langsung kepada para pemangku kebijakan, mulai dari Kapolres, Kejari, Pengadilan Negeri Karawang, hingga Bupati, DPRD, DPMD, dan Inspektorat Karawang.

“Kami ingin kasus ini jadi pelajaran bersama, bahwa kebebasan pers bukan untuk dikriminalkan. Justru harus dilindungi,” tegas Mr. Kim. Ia juga meminta agar Inspektorat Karawang segera mengaudit Dana Desa Pinayungan karena diduga terdapat indikasi penyimpangan yang patut diperiksa lebih lanjut.

Aksi ini menjadi penanda bahwa solidaritas insan pers di Karawang masih menyala. Mereka tidak hanya peduli pada sesama wartawan, tetapi juga pada hak warga untuk bersuara — termasuk ketika suara itu muncul dalam bentuk kritik.

Sidang lanjutan Yusuf pada 10 Juni mendatang akan menjadi momen penting. Bukan hanya bagi Yusuf, tapi juga bagi masa depan kebebasan berekspresi dan perlindungan narasumber media di Indonesia. Dunia jurnalistik menunggu: akankah suara kebenaran dibungkam, atau justru diberi ruang untuk hidup? (LK)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian
GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA
JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG
MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu
MIRIS! Di Mana Pengawasan? Dugaan Pelanggaran Terjadi, Keselamatan dan Kepentingan Publik Dipertaruhkan!
Ketum BARAK Indonesia Tantang KIM Buka Data: Jangan Asal Kaitkan Ormas dengan Gangguan Investasi
Ketum Banaspati Minta KIM Tak Cap Ormas dan LSM sebagai Gangguan Investasi
KIM Dikritik KOMPAK: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Gangguan Keamanan
Berita ini 138 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:54

FMSB Gelar Seminar Lingkungan Hidup, Soroti Tantangan Industrialisasi di Kabupaten Subang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:27

JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:51

Novia Nurfitriani, S.H. Resmi Dilantik Jadi Anggota BPD Rengasdengklok Selatan

Selasa, 29 September 2026 - 11:28

Gema Maulid Nabi Menggema di Karyasari, Tabligh Akbar Hadirkan Ustaz Nana Gerhana

Sabtu, 19 September 2026 - 04:32

Ketua DPRD Karawang Hadiri Helaran Budaya “Karawang dari Masa ke Masa” Hari Jadi ke-393

Rabu, 9 September 2026 - 05:52

Bina Sandra Tantang Peta Politik Cikampek Timur, Ratusan Pendukung Antar Daftar Pilkades

Senin, 7 September 2026 - 10:19

Temuan Fragmen Batu Bata Kuno di Lemahduhur Dilaporkan, Diduga Berkaitan dengan Cagar Budaya

Kamis, 3 September 2026 - 04:23

Ahmad Basuni Mantap Maju di Pilkades Sampalan, Diantar Relawan dari Berbagai Dusun

Berita Terbaru

Berita

Kejurkab PBSI Pengkab Karawang 2026, Tuai Protes

Senin, 12 Okt 2026 - 03:15